21 DPC Merapat, Sayuti Abubakar Jadi Kandidat Kuat Ketua Demokrat Aceh

Detik Aceh

- Writer

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:30 WIB

50118 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Nama Sayuti Abubakar semakin menguat dalam bursa calon Ketua DPD Partai Demokrat Aceh menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah. Wali Kota Lhokseumawe itu resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua dan mengklaim memperoleh dukungan dari 21 DPC Partai Demokrat di Aceh, sebuah angka yang menunjukkan kuatnya konsolidasi dukungan di tingkat daerah.

Sayuti dikenal sebagai figur yang memiliki pendekatan humanis dan dekat dengan kader. Dalam berbagai kegiatan organisasi, ia disebut lebih mengedepankan komunikasi, kebersamaan, dan membangun hubungan tanpa sekat. Gaya tersebut menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi dinamika internal partai yang membutuhkan figur pemersatu sekaligus mampu menjaga hubungan dengan kader senior maupun generasi muda.

Rekam jejak organisasinya juga cukup panjang. Sayuti dipercaya sebagai Ketua Umum Alumni Fakultas Hukum Universitas Pancasila periode 2026–2030, Ketua Umum Perkumpulan Alumni Dayah Ulumuddin (PADU) periode 2024–2027, serta Ketua Umum Ikatan Keluarga Kabupaten Bireuen Jabodetabek, Banten, dan Jawa Barat periode 2022–2026. Sebelumnya, ia juga pernah memimpin Ikatan Mahasiswa Pascasarjana Aceh Jakarta periode 2010–2013 dan kemudian menjadi Ketua Dewan Penasihat organisasi tersebut pada 2013–2018.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengalaman memimpin berbagai organisasi tersebut memperlihatkan kemampuan Sayuti dalam membangun jaringan lintas daerah, komunitas, alumni, kalangan dayah, hingga kelompok masyarakat. Jejaring yang luas dinilai menjadi salah satu kekuatan strategis jika nantinya ia dipercaya memimpin Partai Demokrat Aceh, terutama dalam memperkuat struktur partai dan memperluas basis dukungan menjelang agenda politik mendatang.

Selain pengalaman organisasi, posisi Sayuti sebagai kepala daerah juga memberi pengalaman langsung dalam tata kelola pemerintahan, komunikasi politik, serta pelayanan publik. Pengalaman tersebut dinilai dapat menjadi bekal dalam membangun organisasi partai yang lebih terukur, disiplin, responsif, dan mampu menghadirkan kerja politik yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Sayuti sendiri menegaskan bahwa keputusannya maju merupakan bagian dari ikhtiar bersama para ketua DPC yang memberikan dukungan kepadanya. Ia juga memastikan proses pendaftarannya dilakukan secara terbuka, dengan kehadiran para ketua DPC dan sebagian sekretaris DPC yang ikut mendampingi penyerahan berkas pencalonan.

Ke depan, tantangan terbesar bagi figur yang memimpin Demokrat Aceh bukan hanya memenangkan kontestasi internal, tetapi juga menyatukan seluruh elemen partai setelah Musda. Karena itu, sosok yang mampu merangkul kader, menghormati senior, membuka ruang bagi generasi muda dan perempuan, serta menjaga kekompakan struktur hingga tingkat akar rumput akan menjadi kebutuhan utama partai.

Dengan rekam jejak organisasi yang kuat, pengalaman sebagai kepala daerah, serta dukungan mayoritas DPC yang diklaim telah dikantongi, Sayuti Abubakar kini menjadi salah satu figur paling diperhitungkan dalam kontestasi Ketua DPD Partai Demokrat Aceh. Namun keputusan akhir tetap berada dalam mekanisme partai dan kewenangan DPP sesuai AD/ART Demokrat. (*)

Berita Terkait

Taruna Poltekpel Malahayati Meninggal, Kampus Bungkam Tanpa Penjelasan Resmi
Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Ucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kapolda Aceh
Bea Cukai Aceh Turut Bahas Sekuritas Bandara Sultan Iskandar Muda
Bea Cukai Aceh Musnahkan Barang Hasil Penindakan Senilai Rp1,83 Miliar
Nomor 0811683833 Milik Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Diduga Diretas, Masyarakat Diminta Waspada
Getar Desak APH Usut Tuntas Administrasi Pengangkatan Irban Inspektorat Aceh
Pergantian Inspektur Aceh Disorot, Publik Desak Pemerintah Buka Alasan dan Proses Penunjukan Plt
MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:27 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Harapkan Presiden Perintahkan BNN Polri TNI Bersatu Brantas Narkoba. Indonesia Harus Bebas Narkotika, Lembaga Intitusi Harus Bersih !!!

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Tanggapan Jokowi Soal Ijazah Gibran Diuji: Hormati MK, Tapi Publik Butuh Jawaban Pasti

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Panggung MK Memanas: Denny Indrayana Pimpin Aksi Tuntut Pemakzulan Gibran

Rabu, 30 September 2026 - 01:10 WIB

Jerry Massie Kembali Serang Narasi Politik Jokowi, Ungkit Esemka, IKN, Impor, Tiga Periode dan Polemik Ijazah

Jumat, 18 September 2026 - 23:48 WIB

Pakar Hukum Internasional, Prof Sutan Nasomal Menyakini Menkeu Baru RI Mampu Mengalahkan Dollar Selamat Menkeu Baru!!

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Bola Panas Pilkades Lae Mbersih: Pelanggaran Diakui, Sanksi Masih Abu-Abu

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:13 WIB

Sanggahan Belum Final, Berita Sudah Terbit! Tim Suryadi Pertanyakan Transparansi P2K Lae Ikan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Masyarakat Bisa Ajukan Sanggahan bagi Masyarakat yang Terdata di Desil 10

Berita Terbaru