Geger di Deah Baro, Jasad Bayi Diduga Korban Aborsi Ditemukan Terkubur

ADMIN

- Writer

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:51 WIB

5069 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Warga Gampong Deah Baro, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, digegerkan dengan penemuan jasad bayi yang diduga berkaitan dengan praktik aborsi di kawasan Jalan Rama Setia, Dusun Tgk. A. Jalil, Rabu (12/8/2026). Temuan tersebut langsung mendapat perhatian aparat kepolisian yang turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.

 

Saat Media tiba di lokasi, kawasan penemuan telah dipasangi garis polisi. Petugas meminta awak media tidak mendekati titik pemeriksaan karena proses penyelidikan masih berlangsung. Dari jarak yang diperbolehkan, terlihat petugas melakukan penggalian di lokasi yang diduga menjadi tempat jasad bayi tersebut ditemukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun dari masyarakat sekitar, seorang yang diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa tersebut disebut telah diamankan oleh pihak berwenang untuk menjalani pemeriksaan. Namun, hingga berita ini diturunkan, identitas maupun sejauh mana keterlibatan orang tersebut belum mendapat konfirmasi resmi dari kepolisian.

 

Keuchik Gampong Deah Baro, Mahdali, yang turut berada di lokasi, belum memberikan banyak keterangan terkait peristiwa tersebut. Sementara itu, awak media juga belum memperoleh penjelasan resmi dari petugas penyelidik mengenai kronologi penemuan maupun hasil pemeriksaan awal di lapangan.

 

Proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut terhadap jasad bayi akan menjadi bagian penting untuk memastikan kondisi, penyebab kematian, serta mengungkap fakta lain yang berkaitan dengan kasus tersebut. Tim INAFIS bersama penyidik terkait juga melakukan pendalaman guna mengumpulkan bukti dan keterangan yang diperlukan.

 

Media masih menunggu keterangan resmi dari Ditreskrimum Polda Aceh mengenai perkembangan penyelidikan, termasuk hasil identifikasi serta pihak-pihak yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut. Masyarakat diimbau tidak berspekulasi dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi hingga kepolisian menyampaikan hasil penyelidikan secara resmi.

Berita Terkait

Tambang Ilegal Nagan Raya Bukan Kejahatan Kecil, Ratusan Ekskavator Diduga Jadi Bukti Pembiaran Lama
Aris Wandi Sampaikan Selamat dan Sukses untuk Kapolri Baru Jenderal Suyudi Ario Seto
Kapolres Aceh Timur Ngopi Bareng Bersama Elemen Masyarakat Peudawa, Bahas Narkoba Hingga Tertib Berlalu Lintas
Subuh Keliling, Langkah Kapolres Aceh Timur Merawat Harkamtibmas
Solar Industri Mengalir Lancar Ke Hutan Geumpang, SPBU Dan Jalur BBM Ilegal Tak Pernah Disentuh Aparat
Taruna Poltekpel Malahayati Meninggal, Kampus Bungkam Tanpa Penjelasan Resmi
Banjir Rendam Jalan Utama di Sawang Aceh Utara Pasca Hujan Deras, Akses Warga Terganggu
Tegur Suami Bermesraan dengan Perempuan Lain, Istri Sah Jadi Korban Penganiayaan di Subulussalam

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:35 WIB

Uji Keabsahan Pencalonan Nasti! Syarat Domisili dan Dokumen Kependudukan Jadi Pokok Keberatan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Bola Panas Pilkades Lae Mbersih: Pelanggaran Diakui, Sanksi Masih Abu-Abu

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:13 WIB

Sanggahan Belum Final, Berita Sudah Terbit! Tim Suryadi Pertanyakan Transparansi P2K Lae Ikan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Pers Jangan Dibungkam! Pemerintah Harus Siap Dikritik, Kapolsek Simpang Kiri Damaikan SWI dan Pj Kepala Desa Buluh Dori

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Pajri Manik Buka Suara soal Pilkades Bawan: Khairul Sahri Disebut Sah, Persoalan PAW BPG Dinilai “Salah Kamar

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:18 WIB

Kejar Jaringan Pemasok Ganja, Bea Cukai Lhokseumawe dan Bareskrim Polri Tangkap Kurir di Nagan Raya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Polres Lhokseumawe Tangkap Dua Pelaku Penculikan Warga Kaltim diduga Akibat Utang Rp124 Juta

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Kuasa Hukum Yakarim Munir Tegaskan Kliennya Tempuh PK, Dodi Candra: “Perkara Ini Lebih Tepat Ranah Perdata

Berita Terbaru