Dekan Fakultas Hukum dan Pendidikan UMSU Apresiasi Komitmen Kalapas Labuhan Ruku Kembangkan Ketahanan Pangan Melalui Penanaman Jagung 10 Hektar

Detik Aceh

- Writer

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:40 WIB

50122 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuhan Ruku  | Dekan Fakultas Hukum dan Pendidikan Universitas Muhammadiyah Asahan , Sofian, SH, MH, mengapresiasi komitmen Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku , Dr. Hamdi Hasibuan, ST, SH, MH, dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif seluas 10 hektar di wilayah Air Joman untuk penanaman jagung.

Menurut Sofian, langkah yang dilakukan Kalapas Labuhan Ruku menunjukkan adanya paradigma kepemimpinan yang progresif dan berorientasi pada pemberdayaan. Program pemanfaatan lahan pertanian tersebut dinilai tidak hanya memiliki nilai strategis dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan, namun juga menjadi bentuk nyata implementasi sistem pembinaan masyarakat yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan.

Dalam keterangannya, Sofian menyampaikan bahwa kebijakan Dr. Hamdi Hasibuan dalam mengembangkan sektor pertanian di lingkungan masyarakat merupakan langkah inovatif yang patut diapresiasi oleh berbagai pihak. Menurutnya, pemanfaatan lahan untuk penanaman jagung mencerminkan adanya sinergi antara pembinaan warga binaan dengan kebutuhan pembangunan nasional, khususnya dalam sektor pangan dan pemberdayaan sumber daya manusia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program ini menunjukkan bahwa lembaga pemasyarakatan tidak hanya berfungsi sebagai wadah pembinaan secara hukum, tetapi juga mampu menjadi pusat pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan produktif yang memberikan manfaat sosial dan ekonomi,” ujar Sofian, SH, MH

Ia juga menilai bahwa keterlibatan warga binaan dalam pengelolaan lahan pertanian dapat membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, serta meningkatkan keterampilan kerja yang berguna setelah mereka kembali ke lingkungan masyarakat. Dengan demikian, program ketahanan pangan yang dijalankan oleh Lapas Labuhan Ruku memiliki nilai rehabilitatif sekaligus edukatif dalam mendukung tujuan sistem masyarakat di Indonesia.

Lebih lanjut, Sofian berharap program pengembangan pertanian berbasis ketahanan pangan tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjadi contoh bagi lembaga pemasyarakatan lainnya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan Dr. Hamdi Hasibuan yang dinilai memiliki komitmen yang kuat dalam membangun sistem pelatihan masyarakat yang humanis, produktif, dan adaptif terhadap kebutuhan serta pembangunan nasional.  (AVID )

Berita Terkait

BPK Sumsel Bantah Larang Sekolah Berlangganan Media, Lalu Siapa yang Hentikan Kemitraan di Ogan Ilir?
VIRAL! Aksi Sederhana Mantan Wali Kota Subulussalam H. Affan Alfian Bintang SE Hadir di Pesta Masyarakat Penanggalan
Uji Keabsahan Pencalonan Nasti! Syarat Domisili dan Dokumen Kependudukan Jadi Pokok Keberatan
Bola Panas Pilkades Lae Mbersih: Pelanggaran Diakui, Sanksi Masih Abu-Abu
Sanggahan Belum Final, Berita Sudah Terbit! Tim Suryadi Pertanyakan Transparansi P2K Lae Ikan
Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf, S.I.K. Bangun Sinergi dengan Wartawan Lewat Ngopi Bersama
Pers Jangan Dibungkam! Pemerintah Harus Siap Dikritik, Kapolsek Simpang Kiri Damaikan SWI dan Pj Kepala Desa Buluh Dori
Semarak Hari Damai Aceh ke-21, SMA Negeri 1 Simpang Kiri Gelar Dzikir, Doa dan Aksi Bersih Masjid

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 00:27 WIB

Kongkalikong Setoran Alat Berat di Geumpang Dipersoalkan, Aparat Didesak Telusuri Jalur Modal dan Pemilik Tambang

Selasa, 22 September 2026 - 07:48 WIB

Tambang Emas Geumpang Tak Cukup Ditertibkan dengan Membakar Peralatan, Publik Minta Bongkar Aktor dan Aliran Modalnya

Selasa, 22 September 2026 - 02:45 WIB

Tenda Penambang Lokal Dibumi Hanguskan, Ekskavator Diduga Terhubung Pemodal Asing Tetap Berdiri, Siapa di Baliknya?

Senin, 21 September 2026 - 05:49 WIB

3 Pekerja Ditangkap, Alat Berat Kembali Beroperasi, Aktor Besar di Balik Tambang Ilegal Geumpang Dipertanyakan

Minggu, 20 September 2026 - 02:46 WIB

Isu PETI Geumpang Pidie Kembali Memanas di Media Sosial, Warganet Pertanyakan Tambang Ilegal yang Disebut Berulang

Minggu, 20 September 2026 - 00:43 WIB

Tambang Ilegal Geumpang Jadi Perbincangan Panas, Nama Wakil Bupati Disebut dalam Komentar, LLA Siapkan Pengaduan ke Polda Aceh

Sabtu, 12 September 2026 - 18:16 WIB

Geumpang Terancam Bencana Ekologi akibat Tambang Emas Ilegal, Menteri ESDM hingga Aparat Penegak Hukum Didesak Bertindak

Sabtu, 5 September 2026 - 01:23 WIB

Pungli SIM C di Satpas Polres Pidie Tembus Rp600 Ribu: Tanpa Ujian Teori, Diduga Melibatkan Oknum

Berita Terbaru