Banjir Setinggi 2,3 Meter Rendam Blang Seunong Aceh Timur, Rumah dan Musala Tenggelam Warga Mengungsi

Detik Aceh

- Writer

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:55 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TIMUR | Banjir dengan ketinggian yang nyaris menenggelamkan atap rumah kembali melanda wilayah timur Aceh. Kawasan Blang Seunong, Kecamatan Pante Beudari, Kabupaten Aceh Timur hingga ke Buket Linteung, Aceh Utara, dilaporkan terendam banjir cokelat pekat, membuat aktivitas warga lumpuh total.

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial dan dilansir dari dokumentasi warga, banjir tersebut merendam sebuah rumah dan musala dengan ketinggian air mencapai 2,3 meter. Air meluap dengan cepat hingga menutupi halaman dan masuk ke dalam bangunan. Dalam dokumentasi yang beredar, terlihat bangunan dengan atap merah marun terendam hampir setengah dinding, sementara pepohonan dan vegetasi di sekitarnya hanya menyisakan pucuk yang terlihat di atas permukaan air yang keruh.

Peristiwa itu terjadi pada Senin, 12 Oktober 2026. Titik lokasi banjir tercatat berada di koordinat 4.883209°N, 97.514260°E, yang selama ini memang dikenal sebagai kawasan rawan banjir langganan setiap memasuki musim penghujan. Debit air yang terus meningkat membuat warga tidak memiliki banyak waktu untuk menyelamatkan barang-barang berharga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apa yang terjadi di Blang Seunong ini kembali menegaskan bahwa banjir di Aceh Timur bukan lagi bencana musiman yang mengejutkan, melainkan bencana yang dipelihara oleh pembiaran. Setiap tahun wilayah yang sama terendam, dengan ketinggian yang sama, dengan alasan yang sama, namun solusi permanen tak kunjung terlihat. Normalisasi sungai, perbaikan drainase, dan sistem peringatan dini seolah hanya menjadi jargon dalam rapat, bukan kerja nyata di lapangan.

Hingga informasi ini dihimpun, belum ada laporan korban jiwa. Namun sejumlah warga dilaporkan telah mengungsi ke dataran yang lebih tinggi untuk menyelamatkan diri. Mereka kini membutuhkan bantuan mendesak, terutama dari BPBD Aceh Timur dan pemerintah setempat, berupa logistik, perahu karet, dan tempat pengungsian yang layak.

Warga berharap pemerintah tidak hanya hadir saat air sudah surut untuk sekadar mendata kerugian. Kehadiran negara dibutuhkan saat air sedang naik, saat warga membutuhkan evakuasi. Jika kawasan dengan koordinat yang sudah jelas rawan ini terus dibiarkan tanpa penanganan serius, maka warga Blang Seunong dan Buket Linteung akan terus menjadi langganan banjir tahunan yang menguras harta dan mengancam keselamatan. (*)

Berita Terkait

– Warga Alue Kul Minta Inspektorat dan Kejaksaan Audit Dana Desa Secara Menyeluruh
Kejari Aceh Timur Tangkap Buronan Korupsi Aset PT KAI Rp6,5 Miliar, Publik Tagih Transparansi
Kapolres Aceh Timur Ngopi Bareng Bersama Elemen Masyarakat Peudawa, Bahas Narkoba Hingga Tertib Berlalu Lintas
Subuh Keliling, Langkah Kapolres Aceh Timur Merawat Harkamtibmas
Sudah Diresmikan, Saluran Proyek Rp7,25 Miliar di Aceh Timur Malah Retak: Ada Apa?
Pohon Lapuk Lintas Medan-Banda Aceh Ancam Keselamatan Warga, Aktivis BAI Kecam Sikap Acuh Plt Kadis BPBD Aceh Timur
JANGAN BERMIMPI!” 10 Bulan Pascabanjir, Jalan Idi Tunong–Banda Alam Belum Juga Diperbaiki
Ketua DPW Fast Respon Counter Polri Nusantara Aceh Apresiasi Kepedulian Sosial Medco kepada Masyarakat Aceh Timur

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 18:57 WIB

Mualem Dicerca di Tengah Banjir Aceh, Siapa Sebenarnya yang Memimpin?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:52 WIB

Aktivis Nasional Kombes Reza Chairul Sosok Tepat Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara

Senin, 13 Juli 2026 - 15:52 WIB

GP Al Washliyah DKI Jakarta Apresiasi Ketegasan Presiden Prabowo Berantas Korupsi Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:10 WIB

PW GP Al Washliyah Jakarta: Stop Sebarkan Hoaks, Jangan Ganggu Fokus Kinerja Kepala BGN Nanik S. Deyang

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:22 WIB

PMAKI Gelar Bimbingan Teknis Pencegahan Korupsi, KPK dan Komisi II DPR RI Tekankan Penguatan Integritas Pendidikan serta Kepemimpinan Berintegritas

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:53 WIB

HIMLAB RAYA Jakarta: Pilkades Labusel Mengikuti Regulasi Nasional, Hentikan Tendensius yang Tidak Berdasarkan Fakta

Senin, 15 Juni 2026 - 04:56 WIB

Profesor Sutan Nasomal Acungi Jempol Atas Upaya Presiden Prabowo Menekan Berkembangbiak Tikus Ekonomi Grogoti Jalur Eksport Import !!

Senin, 15 Juni 2026 - 04:47 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Tetapkan Hukuman Mati Bagi LGBT

Berita Terbaru