Firman Jaya Daeli Dorong Pemajuan Kejaksaan sebagai Pilar Supremasi Hukum dan Geostrategis Indonesia

Detik Aceh

- Writer

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:06 WIB

50182 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Upaya memperkuat institusi penegakan hukum terus dilakukan oleh Kejaksaan Republik Indonesia melalui pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Kuliah Umum bertema **“Pemajuan Institusi Kejaksaan dalam Konteks Pembangunan Supremasi Hukum dan Geostrategis Indonesia” yang digelar oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia, *Firman Jaya Daeli*, hadir sebagai narasumber sekaligus dosen tamu untuk memberikan pandangan strategis kepada lebih dari 500 peserta Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Kuliah umum ini menjadi ruang pembelajaran penting bagi para calon jaksa dalam memahami tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks, sekaligus memperkuat pemahaman mengenai hubungan erat antara supremasi hukum, pembangunan nasional, dan kepentingan geostrategis Indonesia di tengah dinamika global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pemaparannya, Firman Jaya Daeli menegaskan bahwa Kejaksaan memiliki posisi yang sangat strategis dalam menjaga tegaknya hukum, keadilan, serta stabilitas nasional. Menurutnya, institusi Kejaksaan tidak hanya berfungsi sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung pembangunan bangsa dan menjaga kepentingan negara.

Ia menilai bahwa berbagai capaian yang diraih Kejaksaan RI saat ini menunjukkan adanya kemajuan yang signifikan di bawah kepemimpinan *Jaksa Agung Prof. Dr. Sanitiar Burhanuddin, S.H., M.H.* Transformasi kelembagaan yang terus berjalan dinilai telah meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperkuat peran Kejaksaan dalam sistem hukum nasional.

Firman juga memberikan apresiasi terhadap peran Badiklat Kejaksaan RI yang terus mendorong lahirnya sumber daya manusia penegak hukum yang profesional, berintegritas, dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. Menurutnya, pendidikan dan pelatihan menjadi fondasi utama dalam membangun kualitas institusi yang mampu menjawab tantangan masa depan.

Sementara itu, perkembangan positif di lingkungan Badiklat Kejaksaan RI turut dikaitkan dengan kepemimpinan *Kepala Badiklat Dr. Leonard Eben Ezer Simanjuntak, S.H., M.H.* yang dinilai berhasil mengakselerasi berbagai program pembinaan dan pengembangan kompetensi secara reformatif dan transformatif.

Kegiatan kuliah umum tersebut dipandu oleh *Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional Badiklat Kejaksaan RI, Rini Hartatie, S.H., M.H.*, yang bertindak sebagai moderator. Dalam suasana yang interaktif dan akademis, para peserta memperoleh pemahaman komprehensif mengenai pentingnya membangun institusi Kejaksaan yang adaptif, profesional, dan responsif terhadap perkembangan hukum serta dinamika geopolitik global.

Melalui kegiatan ini, Badiklat Kejaksaan RI menegaskan komitmennya untuk terus mencetak jaksa-jaksa berkualitas yang tidak hanya menguasai aspek teknis penegakan hukum, tetapi juga memiliki perspektif strategis dalam menjaga kedaulatan hukum dan mendukung cita-cita Indonesia sebagai negara hukum yang maju, adil, dan berdaya saing global.

Berita Terkait

Ketika Sungai Penetai Berubah Keruh dan Tebing Runtuh, Kerinci Membayar Mahal Harga Pembiaran PETI
Kuatkan Tali Kasih di Perantauan, Antoni Silaban Panggil Keluarga Besar PPBJS Jabodetabek Saling Menopang
Prof Dr Sutan Nasomal Harapkan Presiden Perintahkan BNN Polri TNI Bersatu Brantas Narkoba. Indonesia Harus Bebas Narkotika, Lembaga Intitusi Harus Bersih !!!
Tanggapan Jokowi Soal Ijazah Gibran Diuji: Hormati MK, Tapi Publik Butuh Jawaban Pasti
Panggung MK Memanas: Denny Indrayana Pimpin Aksi Tuntut Pemakzulan Gibran
Jerry Massie Kembali Serang Narasi Politik Jokowi, Ungkit Esemka, IKN, Impor, Tiga Periode dan Polemik Ijazah
Pakar Hukum Internasional, Prof Sutan Nasomal Menyakini Menkeu Baru RI Mampu Mengalahkan Dollar Selamat Menkeu Baru!!
Bola Panas Pilkades Lae Mbersih: Pelanggaran Diakui, Sanksi Masih Abu-Abu

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Dengan Total Sekitar 1.300 PPPK Paruh Waktu di Gayo Lues, Audiensi ke DPRK Tekankan Urgensi Kejelasan Status, Kesejahteraan, dan Perpanjangan Kontrak yang Konsisten

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:26 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:33 WIB

13 Ekskavator Bantuan Presiden Dikerahkan untuk Normalisasi Sungai Aih Bobo, Pemerintah Tinjau Efektivitas Pekerjaan di Blangkejeren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:19 WIB

16 Unit Alat Berat Dikerahkan ke Gayo Lues untuk Dukung Percepatan Rehabilitasi, Rekonstruksi, dan Pembangunan Huntap Pascabanjir

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Satgas TMMD ke-130 Pasang Gorong-gorong pada Pembukaan Jalan Menuju Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Program TMMD, Jalan Utama Menuju Huntara Kampung Pepelah Dibuka

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:05 WIB

Bupati Gayo Lues Kunjungi Desa Ume Lah Blang Pegayon, Dialog Penuh Keakraban Bahas Masa Depan Kopi Gayo Lues

Berita Terbaru