Firman Jaya Daeli Dorong Pemajuan Kejaksaan sebagai Pilar Supremasi Hukum dan Geostrategis Indonesia

Detik Aceh

- Writer

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:06 WIB

50149 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Upaya memperkuat institusi penegakan hukum terus dilakukan oleh Kejaksaan Republik Indonesia melalui pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Kuliah Umum bertema **“Pemajuan Institusi Kejaksaan dalam Konteks Pembangunan Supremasi Hukum dan Geostrategis Indonesia” yang digelar oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia, *Firman Jaya Daeli*, hadir sebagai narasumber sekaligus dosen tamu untuk memberikan pandangan strategis kepada lebih dari 500 peserta Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Kuliah umum ini menjadi ruang pembelajaran penting bagi para calon jaksa dalam memahami tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks, sekaligus memperkuat pemahaman mengenai hubungan erat antara supremasi hukum, pembangunan nasional, dan kepentingan geostrategis Indonesia di tengah dinamika global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pemaparannya, Firman Jaya Daeli menegaskan bahwa Kejaksaan memiliki posisi yang sangat strategis dalam menjaga tegaknya hukum, keadilan, serta stabilitas nasional. Menurutnya, institusi Kejaksaan tidak hanya berfungsi sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung pembangunan bangsa dan menjaga kepentingan negara.

Ia menilai bahwa berbagai capaian yang diraih Kejaksaan RI saat ini menunjukkan adanya kemajuan yang signifikan di bawah kepemimpinan *Jaksa Agung Prof. Dr. Sanitiar Burhanuddin, S.H., M.H.* Transformasi kelembagaan yang terus berjalan dinilai telah meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperkuat peran Kejaksaan dalam sistem hukum nasional.

Firman juga memberikan apresiasi terhadap peran Badiklat Kejaksaan RI yang terus mendorong lahirnya sumber daya manusia penegak hukum yang profesional, berintegritas, dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. Menurutnya, pendidikan dan pelatihan menjadi fondasi utama dalam membangun kualitas institusi yang mampu menjawab tantangan masa depan.

Sementara itu, perkembangan positif di lingkungan Badiklat Kejaksaan RI turut dikaitkan dengan kepemimpinan *Kepala Badiklat Dr. Leonard Eben Ezer Simanjuntak, S.H., M.H.* yang dinilai berhasil mengakselerasi berbagai program pembinaan dan pengembangan kompetensi secara reformatif dan transformatif.

Kegiatan kuliah umum tersebut dipandu oleh *Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional Badiklat Kejaksaan RI, Rini Hartatie, S.H., M.H.*, yang bertindak sebagai moderator. Dalam suasana yang interaktif dan akademis, para peserta memperoleh pemahaman komprehensif mengenai pentingnya membangun institusi Kejaksaan yang adaptif, profesional, dan responsif terhadap perkembangan hukum serta dinamika geopolitik global.

Melalui kegiatan ini, Badiklat Kejaksaan RI menegaskan komitmennya untuk terus mencetak jaksa-jaksa berkualitas yang tidak hanya menguasai aspek teknis penegakan hukum, tetapi juga memiliki perspektif strategis dalam menjaga kedaulatan hukum dan mendukung cita-cita Indonesia sebagai negara hukum yang maju, adil, dan berdaya saing global.

Berita Terkait

Jerry Massie Kembali Serang Narasi Politik Jokowi, Ungkit Esemka, IKN, Impor, Tiga Periode dan Polemik Ijazah
Pakar Hukum Internasional, Prof Sutan Nasomal Menyakini Menkeu Baru RI Mampu Mengalahkan Dollar Selamat Menkeu Baru!!
Bola Panas Pilkades Lae Mbersih: Pelanggaran Diakui, Sanksi Masih Abu-Abu
Sanggahan Belum Final, Berita Sudah Terbit! Tim Suryadi Pertanyakan Transparansi P2K Lae Ikan
Masyarakat Bisa Ajukan Sanggahan bagi Masyarakat yang Terdata di Desil 10
Pajri Manik Buka Suara soal Pilkades Bawan: Khairul Sahri Disebut Sah, Persoalan PAW BPG Dinilai “Salah Kamar
Sosok Unggul Cibro Jadi Perbincangan Warga, Rendah Hati, Murah Senyum, dan Dekat dengan Masyarakat
Sudomo Cibro Nomor Urut 1, Sosok Muda yang Siap Membawa Perubahan untuk Desa Lae Bersih

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:35 WIB

Uji Keabsahan Pencalonan Nasti! Syarat Domisili dan Dokumen Kependudukan Jadi Pokok Keberatan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Bola Panas Pilkades Lae Mbersih: Pelanggaran Diakui, Sanksi Masih Abu-Abu

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:13 WIB

Sanggahan Belum Final, Berita Sudah Terbit! Tim Suryadi Pertanyakan Transparansi P2K Lae Ikan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Pers Jangan Dibungkam! Pemerintah Harus Siap Dikritik, Kapolsek Simpang Kiri Damaikan SWI dan Pj Kepala Desa Buluh Dori

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Pajri Manik Buka Suara soal Pilkades Bawan: Khairul Sahri Disebut Sah, Persoalan PAW BPG Dinilai “Salah Kamar

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:18 WIB

Kejar Jaringan Pemasok Ganja, Bea Cukai Lhokseumawe dan Bareskrim Polri Tangkap Kurir di Nagan Raya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Polres Lhokseumawe Tangkap Dua Pelaku Penculikan Warga Kaltim diduga Akibat Utang Rp124 Juta

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Kuasa Hukum Yakarim Munir Tegaskan Kliennya Tempuh PK, Dodi Candra: “Perkara Ini Lebih Tepat Ranah Perdata

Berita Terbaru