Ketua DPRA jangan Cengeng Respon Evaluasi APBA oleh KPK

Detik Aceh

- Writer

Senin, 1 Juni 2026 - 14:44 WIB

50150 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Kepala Perwakilan (Kaperwil) Media Mitrapol Aceh, Teuku Indra Yoesdiansyah, SKM, S.H menyoroti persoalan pelanggaran syariat Islam dan pengelolaan APBA 2026 yang kini terkesan dibiarkan oleh pemangku kepentingan di Aceh, padahal dinamika tersebut menyangkut kepentingan dan harga diri masyarakat Aceh di mata nasional.

Ia menegaskan implementasi syariat Islam harus tegas, jangan hanya menjadi narasi politik di kertas. Kita semua sudah kampanyekan dan ikhlas menerima syariat Islam sebagai hukum positif yang mengatur tatanan sosial di Aceh.

“Jujur kami sangat simpati dengan Pemerintah Kota Banda Aceh yang selama ini optimis dengan penegakan syariat Islam, sesuai visi dan misi kampanye Illiza- Afdal 2024 silam. Namun terkait kasus yang melibatkan oknum terdepat Ketua DPRA justru terlihat adem saja tanpa penangan serius,” tegasnya usia diskusi dilema kekinian Aceh, di Banda Aceh, Senin, 1 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Teuku Indra Yoesdiansyah berharap semua elemen, ulama, tokoh masyarakat dan organisasi Islam bersama-sama mendukung syariat Islam, yang telah lama diperjuangkan dengan darah dan air mata.

Bila perlu, tegasnya, seandainya terbukti bersalah di pengadilan maka pelaksanaan cambuk oknum ajudan Ketua DPRA dilakukan di Simpang Lima, supaya masyarakat luas dapat menyaksikan. Penindakan ini penting dilakukan agar masyarakat percaya kepada pemerintah terhadap komitmen realisasi qanun jinayah.

Teuku Indra menyebutkan pelaksanaan cambuk di ruang publik bukan hanya untuk disaksikan, tapi benar-benar menjadi pelajaran bagi masyarakat, khususnya pejabat di Aceh sebagai pelaku utama pelaksanaan hukum jinayah.

“Jangan gara-gara abai terhadap pelanggaran syariat yang dilakukan oknum dekat pejabat, justru qanun syariat Islam yang diharapkan masyakarat Aceh akan dicabut pemerintah pusat. Kami tidak membela Satpol PP dan WH yang selama ini terlihat serius menangani pelanggaran syariat. Tapi yang lebih penting lagi bawah semua keputusan komando penegakan hukum ada di tangan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal. Tunjukkan bunda, di mana mental harimaumu untuk menegakkan syariat Islam?” tegasnya.

Terkait Pokir DPRA, ujar Teuku Indra, semua pengelolaan uang rakyat Aceh harus benar-benar transparan dan terbuka. Ketua DPRA jangan cengeng terhadap kehadiran KPK di Aceh yang ingin mengevaluasi pengelolaan Pokir. KPK harus tegas mengusut tuntas jika memang ada indikasi korupsi di Aceh. Sebaliknya, KPK jangan seperti instansi pembina Ketua DPRA, yang cuma bisa menasihati ketika lembaga terhormat itu melakukan penyelewengan kekuasaan.

“KPK harus paham, masyarakat Aceh sudah lama merindukan kehadiran lembaga anti rasuah agar uang rakyat Aceh dikelola secara transparan demi kemajuan daerah bekas konflik bersenjata ini,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Sorotan Pengadaan Distanbun Aceh: Temuan BPK Rp614,9 Juta, Paket Bibit, hingga Genset Rp320 Juta
Taruna Poltekpel Malahayati Meninggal, Kampus Bungkam Tanpa Penjelasan Resmi
Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Ucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kapolda Aceh
Bea Cukai Aceh Turut Bahas Sekuritas Bandara Sultan Iskandar Muda
Bea Cukai Aceh Musnahkan Barang Hasil Penindakan Senilai Rp1,83 Miliar
Nomor 0811683833 Milik Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Diduga Diretas, Masyarakat Diminta Waspada
Getar Desak APH Usut Tuntas Administrasi Pengangkatan Irban Inspektorat Aceh
Pergantian Inspektur Aceh Disorot, Publik Desak Pemerintah Buka Alasan dan Proses Penunjukan Plt

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Dengan Total Sekitar 1.300 PPPK Paruh Waktu di Gayo Lues, Audiensi ke DPRK Tekankan Urgensi Kejelasan Status, Kesejahteraan, dan Perpanjangan Kontrak yang Konsisten

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:26 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:33 WIB

13 Ekskavator Bantuan Presiden Dikerahkan untuk Normalisasi Sungai Aih Bobo, Pemerintah Tinjau Efektivitas Pekerjaan di Blangkejeren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:19 WIB

16 Unit Alat Berat Dikerahkan ke Gayo Lues untuk Dukung Percepatan Rehabilitasi, Rekonstruksi, dan Pembangunan Huntap Pascabanjir

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Satgas TMMD ke-130 Pasang Gorong-gorong pada Pembukaan Jalan Menuju Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Program TMMD, Jalan Utama Menuju Huntara Kampung Pepelah Dibuka

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:05 WIB

Bupati Gayo Lues Kunjungi Desa Ume Lah Blang Pegayon, Dialog Penuh Keakraban Bahas Masa Depan Kopi Gayo Lues

Berita Terbaru