Kinerja Ekspor Produk Kopi Aceh: Transparansi Data Kepabeanan dan Tren Pergerakan Devisa Daerah

Detik Aceh

- Writer

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:29 WIB

50145 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh mencatat pergerakan nilai devisa ekspor pada komoditas kopi yang dideclare Daerah Asal Barang Provinsi Aceh. Berdasarkan data kepabeanan periode Januari s.d. April 2026, akumulasi nilai devisa ekspor tercatat mencapai Rp440,99 miliar, mengalami penurunan dibanding periode yang sama pada tahun 2025 (Rp619,21 miliar) dan tahun 2024 (Rp925,67 miliar). Untuk Total Devisa Ekspor komoditas kopi dalam satu tahun penuh, pada tahun 2024 tercatat menembus Rp2,45 Triliun, sedangkan di tahun 2025 tercatat mengalami penurunan signifikan yaitu total Rp1,21 Triliun.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Aceh menyampaikan bahwa instansinya berkomitmen penuh untuk memberikan informasi secara periodik mengenai perkembangan ekspor dan impor suatu produk secara transparan kepada publik. “Melalui penyajian data yang readiness criteria ini, kami ingin memberikan gambaran utuh mengenai peta kekuatan komoditas daerah. Data kinerja ekspor kopi ini memberikan informasi faktual di lapangan, di mana secara agregat terjadi penyusutan volume pengiriman barang (netto), meskipun di saat yang bersamaan harga rata-rata kopi di pasar global justru sedang mengalami tren kenaikan,” ujarnya.

Dari hasil analisa terhadap data kepabeanan tahun 2024 dan 2025, penyusutan volume ini turut dipengaruhi oleh dinamika pelaku usaha. Terdapat beberapa perusahaan yang berkontribusi besar dalam ekspor kopi pada tahun 2024, namun tidak lagi tercatat melakukan kegiatan eksportasi pada tahun 2025. Sementara itu, mayoritas perusahaan yang masih konsisten melakukan ekspor juga rata-rata mengalami penurunan volume pengiriman. Selain dinamika pelaku usaha, catatan penting lainnya menunjukkan bahwa 99% kegiatan eksportasi kopi asal Provinsi Aceh tersebut dikirimkan melalui pelabuhan muat di luar wilayah Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menilik fenomena penyusutan volume di tengah tren harga pasar yang menguntungkan ini, sajian data kepabeanan tersebut diharapkan dapat menjadi referensi objektif bagi seluruh pemangku kepentingan. Informasi ini dapat menjadi bahan evaluasi dan kroscek bersama secara lintas sektoral guna memotret dinamika riil rantai pasok komoditas di lapangan, sehingga langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi ekspor kopi Aceh ke depannya dapat dirumuskan secara sinergis.

Melalui penyajian data yang transparan serta pemetaan potensi ekonomi yang akurat, Kanwil DJBC Aceh berkomitmen untuk terus mengawal stabilitas ekonomi wilayah sekaligus memperkuat langkah nyata dalam mengakselerasi pencapaian predikat Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada tahun 2026.

Berita Terkait

Sorotan Pengadaan Distanbun Aceh: Temuan BPK Rp614,9 Juta, Paket Bibit, hingga Genset Rp320 Juta
Taruna Poltekpel Malahayati Meninggal, Kampus Bungkam Tanpa Penjelasan Resmi
Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Ucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kapolda Aceh
Bea Cukai Aceh Turut Bahas Sekuritas Bandara Sultan Iskandar Muda
Bea Cukai Aceh Musnahkan Barang Hasil Penindakan Senilai Rp1,83 Miliar
Nomor 0811683833 Milik Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Diduga Diretas, Masyarakat Diminta Waspada
Getar Desak APH Usut Tuntas Administrasi Pengangkatan Irban Inspektorat Aceh
Pergantian Inspektur Aceh Disorot, Publik Desak Pemerintah Buka Alasan dan Proses Penunjukan Plt

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Dengan Total Sekitar 1.300 PPPK Paruh Waktu di Gayo Lues, Audiensi ke DPRK Tekankan Urgensi Kejelasan Status, Kesejahteraan, dan Perpanjangan Kontrak yang Konsisten

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:26 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:33 WIB

13 Ekskavator Bantuan Presiden Dikerahkan untuk Normalisasi Sungai Aih Bobo, Pemerintah Tinjau Efektivitas Pekerjaan di Blangkejeren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:19 WIB

16 Unit Alat Berat Dikerahkan ke Gayo Lues untuk Dukung Percepatan Rehabilitasi, Rekonstruksi, dan Pembangunan Huntap Pascabanjir

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Satgas TMMD ke-130 Pasang Gorong-gorong pada Pembukaan Jalan Menuju Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Program TMMD, Jalan Utama Menuju Huntara Kampung Pepelah Dibuka

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:05 WIB

Bupati Gayo Lues Kunjungi Desa Ume Lah Blang Pegayon, Dialog Penuh Keakraban Bahas Masa Depan Kopi Gayo Lues

Berita Terbaru