Tak Beri Celah bagi Pengedar Narkoba, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Intensifkan Penyelidikan dan Penindakan

Detik Aceh

- Writer

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:28 WIB

50153 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, 30 Mei 2026 – Upaya pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu terus dilakukan secara maksimal oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Aceh Tenggara. Di bawah pimpinan Iptu Hengki Harianto, jajaran Satresnarkoba bertekad tak memberi ruang aman bagi para pelaku tindak pidana narkotika di wilayah yang dikenal sebagai Bumi Sepakat Segenep ini. Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Iptu Hengki Harianto saat memberikan keterangan di Kutacane, Sabtu (30/5/2026), di tengah gencarnya operasi penindakan yang terus berlanjut hingga saat ini.

Kasat Narkoba menyampaikan, tugas memberantas narkoba bukan perkara sederhana dan tidak bisa berjalan tanpa kolaborasi. Setiap pekan, Satresnarkoba melakukan pengembangan penyelidikan berdasarkan informasi yang diterima baik dari masyarakat maupun dari hasil operasi lapangan. Hengki memastikan, seluruh personel akan tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab sesuai amanat undang-undang. Keberhasilan penindakan terhadap peredaran sabu di Aceh Tenggara selama ini ikut didorong oleh keaktifan warga memberikan laporan dan keterangan akurat. Ia mengingatkan kembali kepada masyarakat, siapa pun yang melihat, mendengar, atau mengetahui adanya peredaran narkotika di lingkungannya agar segera melapor ke pihak berwajib. Kepolisian menjamin setiap laporan akan langsung ditindaklanjuti, dan identitas pelapor dipastikan aman dari segala bentuk risiko.

Sementara itu, Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhenderi menambahkan bahwa keberhasilan menekan angka peredaran sabu tak lepas dari sinergi seluruh unsur masyarakat. Menurutnya, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terjaga dengan baik jika seluruh elemen aktif bekerja sama, termasuk dalam mengawasi lingkungan sekitar. Pihak kepolisian memberikan apresiasi kepada masyarakat Aceh Tenggara atas kepercayaan dan kerjasama yang telah terjalin selama ini. Dukungan yang diberikan, baik dalam bentuk informasi maupun kolaborasi aksi, menjadi salah satu faktor terpenting sehingga penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana narkotika bisa berjalan efektif dan memberikan efek jera.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berkaca pada data dan fakta lapangan, peredaran sabu di beberapa kecamatan memang masih menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Selama Januari hingga Mei 2026, Polres Aceh Tenggara telah menangani puluhan kasus narkotika, mayoritas di antaranya adalah jenis sabu. Kasus ini rata-rata terbongkar karena adanya peran serta masyarakat yang tidak segan melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungannya, baik melalui jalur resmi maupun secara langsung kepada personel di lapangan. Selain penindakan hukum, Polres Aceh Tenggara juga terus melakukan sosialisasi hingga ke desa-desa, melibatkan tokoh agama, tokoh adat, dan pemuda agar bahaya narkotika tidak menjadi tabu untuk dibicarakan. Diharapkan melalui edukasi, masyarakat kian sadar akan ancaman narkoba dan terdorong aktif menciptakan lingkungan yang bersih serta tertib.

Kerja keras dan konsistensi Satresnarkoba bersama warga membuahkan harapan besar bagi masa depan Aceh Tenggara. Pemerintah daerah dan aparat penegak hukum percaya, dengan komitmen dan partisipasi semua pihak, wilayah ini bisa terbebas dari jerat narkotika. Polres Aceh Tenggara pun menegaskan akan terus memperkuat langkah, menambah intensitas patroli dan razia, serta mendukung penuh siapa pun yang ingin membantu lewat informasi atau aksi nyata dalam memerangi peredaran narkoba.

Dengan jalinan sinergi dan komitmen yang telah terbangun, pemberantasan sabu di Aceh Tenggara diyakini akan semakin efektif dan membawa dampak positif bagi keamanan, kesehatan, dan masa depan masyarakat. Harapannya, lingkungan yang bersih dari narkoba bukan sekadar wacana, melainkan dapat benar-benar diwujudkan demi generasi yang lebih baik dan Aceh Tenggara yang aman serta sejahtera. (RED)

Berita Terkait

Polres Aceh Tenggara Ungkap Peredaran Sabu di Lawe Alas, 30 Paket Diamankan
Atap Bocor, Ruang Kelas MTsN 2 Aceh Tenggara Butuh Perhatian Pemerintah
Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM
Manajemen BSI Kutacane Dibungkam Isu Pelecehan dan Intimidasi, Pegawai Ancam Adukan ke Penegak Hukum Jika Tidak Diusut Tuntas
Rp134 Juta Dana Ketahanan Pangan Lembah Haji Diduga Tak Jelas Penggunaannya
Gaungkan Sportivitas di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tenggara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026
Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan
Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 00:27 WIB

Kongkalikong Setoran Alat Berat di Geumpang Dipersoalkan, Aparat Didesak Telusuri Jalur Modal dan Pemilik Tambang

Selasa, 22 September 2026 - 07:48 WIB

Tambang Emas Geumpang Tak Cukup Ditertibkan dengan Membakar Peralatan, Publik Minta Bongkar Aktor dan Aliran Modalnya

Selasa, 22 September 2026 - 02:45 WIB

Tenda Penambang Lokal Dibumi Hanguskan, Ekskavator Diduga Terhubung Pemodal Asing Tetap Berdiri, Siapa di Baliknya?

Senin, 21 September 2026 - 05:49 WIB

3 Pekerja Ditangkap, Alat Berat Kembali Beroperasi, Aktor Besar di Balik Tambang Ilegal Geumpang Dipertanyakan

Minggu, 20 September 2026 - 02:46 WIB

Isu PETI Geumpang Pidie Kembali Memanas di Media Sosial, Warganet Pertanyakan Tambang Ilegal yang Disebut Berulang

Minggu, 20 September 2026 - 00:43 WIB

Tambang Ilegal Geumpang Jadi Perbincangan Panas, Nama Wakil Bupati Disebut dalam Komentar, LLA Siapkan Pengaduan ke Polda Aceh

Sabtu, 12 September 2026 - 18:16 WIB

Geumpang Terancam Bencana Ekologi akibat Tambang Emas Ilegal, Menteri ESDM hingga Aparat Penegak Hukum Didesak Bertindak

Sabtu, 5 September 2026 - 01:23 WIB

Pungli SIM C di Satpas Polres Pidie Tembus Rp600 Ribu: Tanpa Ujian Teori, Diduga Melibatkan Oknum

Berita Terbaru