TK Negeri 2 Blangkejeren Gelar Festival Ceria Anak Bangsa, Tampilkan Tari Saman hingga Busana Muslim Anak

Detik Aceh

- Writer

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:24 WIB

50162 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Suasana penuh keceriaan dan antusias begitu terasa di halaman TK Negeri 2 Blangkejeren, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, pada Sabtu, 23 Mei 2026. Pagi itu, seluruh siswa, guru, dan sejumlah orang tua mengikuti rangkaian kegiatan bertajuk “Festival Ceria Anak Bangsa”, sebuah agenda tahunan yang digagas oleh pihak sekolah untuk memberikan ruang ekspresi bagi anak-anak usia dini.

Kepala TK Negeri 2 Blangkejeren, Sarlinda, S.Pd.Gr., menjelaskan latar belakang penyelenggaraan kegiatan ini tidak hanya sekadar menghadirkan hiburan, namun juga sebagai upaya menanamkan pemahaman tentang pentingnya kreativitas dan kebahagiaan dalam proses pendidikan. Pihak sekolah berharap melalui festival ini, anak-anak tidak hanya mengenal konsep festival sebagai perayaan, melainkan juga memahami makna di balik kolaborasi, seni, dan kebersamaan. “Kami sangat berharap siswa-siswi memahami apa itu festival. Apalagi beberapa bulan lagi, anak-anak kami akan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Maka, melalui forum ini, mereka belajar nilai-nilai penting sejak dini,” kata Sarlinda.

Acara berlangsung tertib sejak pagi, sebelum memasuki lapangan Pancasila, seluruh siswa didampingi guru dan orang tua agar tetap terjaga keamanannya. Ragam hiburan dan pertunjukan mengisi kegiatan, mulai dari persembahan tari Saman, Bines, hingga peragaan busana muslim anak. Para peserta tampak antusias, menampilkan bakat seni dan kreativitas yang dikemas dengan nuansa edukatif. Selain itu, festival juga menjadi ajang mengenalkan beragam permainan tradisional, serta menumbuhkan rasa percaya diri setiap siswa melalui unjuk penampilan di depan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dewan guru mengapresiasi semangat para siswa yang dinilai mampu menyerap nilai kebersamaan, sportivitas, dan keberanian untuk tampil. Guru-guru meyakini, festival semacam ini merupakan investasi yang akan berdampak positif pada peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh. “Kami berharap Festival Ceria ini dapat terus berlangsung setiap tahun. Anak yang sehat dan ceria akan lebih semangat belajar, baik di sekolah maupun di rumah. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pun diyakini bisa meningkat jika dimulai dengan kebahagiaan siswa sejak dini,” ujar salah seorang guru.

Dukungan pun datang dari aktivis sosial setempat, Khandar Usman, yang ikut memantau jalannya acara. Ia menilai, kegiatan literasi dan festival anak seperti ini sangat penting untuk mengasah perkembangan otak, cara pikir, dan daya ingat anak-anak usia dini. “Festival ini adalah langkah baik dalam melatih literasi dan kreativitas. Anak-anak tidak hanya belajar di dalam kelas, namun juga belajar dari pengalaman nyata yang akan membekas pada ingatan mereka,” jelasnya.

Seluruh rangkaian acara Festival Ceria Anak Bangsa di TK Negeri 2 Blangkejeren diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi sekolah lain khususnya di kawasan Gayo Lues, untuk menerapkan pendekatan serupa demi memperkuat karakter anak sejak dini. Pihak sekolah pun membuka pintu bagi siapa saja orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya ke TK Negeri 2 Blangkejeren. Informasi pendaftaran dan persyaratan bisa diperoleh langsung di sekolah pada jam kerja. Melalui kegiatan seperti ini, upaya membangun generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia diyakini akan lebih mudah terwujud di masa mendatang. (*)

Berita Terkait

Dengan Total Sekitar 1.300 PPPK Paruh Waktu di Gayo Lues, Audiensi ke DPRK Tekankan Urgensi Kejelasan Status, Kesejahteraan, dan Perpanjangan Kontrak yang Konsisten
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja
Pembangunan Gorong-gorong Titik 1 Siap 90 Persen
TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara
13 Ekskavator Bantuan Presiden Dikerahkan untuk Normalisasi Sungai Aih Bobo, Pemerintah Tinjau Efektivitas Pekerjaan di Blangkejeren
16 Unit Alat Berat Dikerahkan ke Gayo Lues untuk Dukung Percepatan Rehabilitasi, Rekonstruksi, dan Pembangunan Huntap Pascabanjir
Satgas TMMD ke-130 Pasang Gorong-gorong pada Pembukaan Jalan Menuju Huntara
Program TMMD, Jalan Utama Menuju Huntara Kampung Pepelah Dibuka

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Dengan Total Sekitar 1.300 PPPK Paruh Waktu di Gayo Lues, Audiensi ke DPRK Tekankan Urgensi Kejelasan Status, Kesejahteraan, dan Perpanjangan Kontrak yang Konsisten

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:26 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:33 WIB

13 Ekskavator Bantuan Presiden Dikerahkan untuk Normalisasi Sungai Aih Bobo, Pemerintah Tinjau Efektivitas Pekerjaan di Blangkejeren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:19 WIB

16 Unit Alat Berat Dikerahkan ke Gayo Lues untuk Dukung Percepatan Rehabilitasi, Rekonstruksi, dan Pembangunan Huntap Pascabanjir

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Satgas TMMD ke-130 Pasang Gorong-gorong pada Pembukaan Jalan Menuju Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Program TMMD, Jalan Utama Menuju Huntara Kampung Pepelah Dibuka

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:05 WIB

Bupati Gayo Lues Kunjungi Desa Ume Lah Blang Pegayon, Dialog Penuh Keakraban Bahas Masa Depan Kopi Gayo Lues

Berita Terbaru