Detik-detik Excavator Merah Terseret Banjir di Bireuen, Warga Berkerumun di Tepi Tanggul

Detik Aceh

- Writer

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:44 WIB

5045 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN – Sebuah alat berat jenis excavator merek Hitachi Zaxis 200 terjebak di tengah derasnya arus banjir yang meluap di sebuah bendung sungai di Kabupaten Bireuen. Peristiwa menegangkan itu membuat puluhan warga berkumpul di bibir tanggul yang sudah tergerus, menyaksikan upaya penyelamatan alat berat tersebut dari amukan air berlumpur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika excavator tersebut sedang melakukan pekerjaan normalisasi atau pengerukan material di alur sungai. Namun debit air tiba-tiba naik drastis akibat hujan deras di hulu. Dalam hitungan menit, air bah berwarna cokelat pekat meluap melewati bendung dengan ketinggian yang tidak biasa, menghantam langsung badan excavator hingga membuatnya tidak bisa bergerak dan hampir tenggelam.

Posisi excavator saat itu berada tepat di bawah terjunan bendung. Lengan bucket-nya tertancap di dalam air keruh yang berputar kencang. Terlihat dua operator berusaha bertahan di atas kabin dan di dalam kabin, berpegangan erat sementara arus terus mengguncang alat berat seberat belasan ton itu. Di sekitarnya, bongkahan batu bronjong dan material lumpur terseret arus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tepi sungai, suasana berubah menjadi tontonan cemas. Puluhan warga, mulai dari anak-anak hingga orang tua, berdiri dan duduk di tebing yang terkikis banjir. Beberapa warga merekam kejadian dengan telepon genggam sambil berteriak memberi arahan kepada operator. Tidak ada barikade pengaman di lokasi tersebut, sehingga warga berada sangat dekat dengan bibir longsoran yang rawan ambruk.

Beruntung, berdasarkan informasi pada 7 Oktober 2026, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini. Hingga air mulai sedikit surut menjelang petang, excavator masih bertahan di tengah sungai dengan posisi mesin terbuka. Warga berharap alat berat tersebut segera dapat dievakuasi sebelum banjir susulan kembali datang, mengingat kondisi cuaca di kawasan Bireuen dan sekitarnya masih diliputi awan mendung dan hujan. (*)

Berita Terkait

Perkuat Sinergitas, Kapolres Bireuen Hadiri Bazar Pasar Murah Sambut HUT TNI Ke-81
Kapolres Bireuen Hadiri Pembukaan AKSIOMA Kemenag Kabupaten Bireuen Tahun 2026
Peringati HKGB Ke-74, Bhayangkari Cabang Bireuen Gelar Olah Raga dan Donor Darah
Pocil Binaan Polres Bireuen Ikuti Lomba Polisi Cilik Tingkat Jajaran Polda Aceh Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71
Kapolres Bireuen Hadiri Donor Darah Milad Ke-60 Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI)
Murah Senyum, Polisi dari Satlantas Polres Bireuen Ajak Murid TK Mengenal Rambu Lalu Lintas Lewat Permainan
Kapolres Bireuen Tegaskan Polri sebagai Mitra Strategis Organisasi Ulama di Kabupaten Bireuen
Polres Bireuen Tingkatkan Kompetensi Kehumasan untuk Mendukung Penyampaian Informasi Kepolisian yang Transparan

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:47 WIB

Kapolres Aceh Timur Ngopi Bareng Bersama Elemen Masyarakat Peudawa, Bahas Narkoba Hingga Tertib Berlalu Lintas

Minggu, 20 September 2026 - 19:43 WIB

Sudah Diresmikan, Saluran Proyek Rp7,25 Miliar di Aceh Timur Malah Retak: Ada Apa?

Jumat, 18 September 2026 - 23:42 WIB

Pohon Lapuk Lintas Medan-Banda Aceh Ancam Keselamatan Warga, Aktivis BAI Kecam Sikap Acuh Plt Kadis BPBD Aceh Timur

Selasa, 1 September 2026 - 21:01 WIB

JANGAN BERMIMPI!” 10 Bulan Pascabanjir, Jalan Idi Tunong–Banda Alam Belum Juga Diperbaiki

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:59 WIB

Ketua DPW Fast Respon Counter Polri Nusantara Aceh Apresiasi Kepedulian Sosial Medco kepada Masyarakat Aceh Timur

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:31 WIB

Polres Aceh Timur Jalani Tes Urine dan Pemeriksaan Ponsel

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:03 WIB

Dari 1.300 Meter Jadi 1.447 Meter, Haris Nduru Soroti Perbedaan Data Proyek Jalan Aceh Timur

Minggu, 17 Mei 2026 - 03:47 WIB

BNPB, Bangun Huntara Diduga Tak Layak Huni, Korban Banjir Simpang Jernih Mengeluh

Berita Terbaru