Sudah Lama Butuh Perhatian, Kondisi Jalan Pertanian Desa Air Dingin Ditinjau Jamaluddin Idham

REDAKSI NAGAN RAYA - ACEH BARAT

- Writer

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:30 WIB

5014 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIMEULUE — Anggota DPR RI, Jamaluddin Idham, meninjau langsung kondisi jalan pertanian di Desa Air Dingin, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, Minggu (25/10/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi infrastruktur yang selama ini menjadi akses penting bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas pertanian dan perkebunan.

Dalam peninjauan itu, Jamaluddin didampingi kepala desa setempat serta sejumlah warga. Kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan untuk menyerap aspirasi masyarakat yang berharap adanya perhatian dan penanganan terhadap kondisi jalan pertanian yang dinilai sudah cukup lama membutuhkan perbaikan.

Jalan pertanian memiliki peran strategis bagi masyarakat pedesaan. Selain menjadi akses menuju lahan pertanian dan perkebunan, jalan tersebut juga menunjang kelancaran pengangkutan hasil produksi masyarakat. Karena itu, kondisi infrastruktur yang memadai sangat dibutuhkan untuk mendukung produktivitas dan aktivitas ekonomi warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jamaluddin mengatakan, jalan pertanian bukan sekadar sarana penghubung, melainkan bagian penting dari roda perekonomian masyarakat. Kondisi jalan yang kurang memadai dapat menyulitkan mobilitas petani, meningkatkan biaya pengangkutan, serta menghambat distribusi hasil pertanian.

“Jalan ini bukan sekadar akses biasa. Ini merupakan jalur ekonomi masyarakat. Kalau kondisi jalannya tidak memadai, tentu akan berdampak pada biaya angkut, hasil pertanian, dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat,” ujar Jamaluddin.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan perlu mendapat perhatian serius, terutama pada akses yang secara langsung menunjang mata pencaharian dan kebutuhan ekonomi masyarakat.

Ia menegaskan, peninjauan langsung dilakukan agar dirinya dapat mengetahui kondisi nyata di lapangan sekaligus memahami kebutuhan warga secara lebih jelas.

“Saya datang langsung supaya bisa melihat kondisi sebenarnya. Masyarakat menyampaikan bahwa jalan ini sudah sangat lama membutuhkan perhatian. Aspirasi seperti ini harus kita dengarkan dan kita perjuangkan sesuai kewenangan yang ada,” katanya.

Jamaluddin juga meminta pemerintah daerah dan instansi terkait untuk melakukan pendataan serta mengkaji langkah penanganan yang memungkinkan terhadap jalan pertanian tersebut.

Menurutnya, koordinasi antarpihak diperlukan agar persoalan infrastruktur yang dikeluhkan masyarakat dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan, kebutuhan, dan kemampuan anggaran.

Ia menambahkan, kunjungan tersebut tidak hanya bertujuan melihat kondisi jalan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyerap aspirasi masyarakat untuk selanjutnya dikomunikasikan kepada pihak-pihak terkait.

“Kita tidak ingin masyarakat hanya menyampaikan keluhan tanpa ada tindak lanjut. Saya akan coba komunikasikan persoalan ini dengan pemerintah dan pihak terkait agar dapat dicarikan solusi dan skema penanganannya,” tegasnya.

Sementara itu, kepala desa setempat menyampaikan bahwa masyarakat sangat berharap adanya perhatian terhadap pembangunan dan peningkatan jalan pertanian di Desa Air Dingin.

Akses tersebut telah lama dimanfaatkan warga untuk menunjang kegiatan pertanian dan perkebunan, termasuk membawa hasil produksi dari lahan menuju tempat pengumpulan maupun pemasaran.

Masyarakat berharap adanya langkah konkret dari pemerintah dan instansi terkait agar kondisi jalan tersebut dapat ditangani secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan.

Jamaluddin berharap pembangunan infrastruktur pertanian di Kabupaten Simeulue dapat terus ditingkatkan dan menjangkau wilayah pedesaan secara lebih merata, terutama daerah yang masih membutuhkan perhatian terhadap akses penunjang perekonomian masyarakat.

Menurutnya, infrastruktur yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong kemajuan sektor pertanian, memperlancar distribusi hasil produksi, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan.

Melalui peninjauan tersebut, diharapkan aspirasi warga Desa Air Dingin dapat menjadi perhatian bersama dan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak terkait, sehingga kebutuhan infrastruktur pertanian masyarakat dapat memperoleh solusi yang tepat. (*)

Berita Terkait

Sudah Lama Butuh Perhatian, Kondisi Jalan Pertanian Desa Air Dingin Ditinjau Jamaluddin Idham
Abrasi Sungai Krueng Cut Kian Mengkhawatirkan, Ali Sadikin Desak Pemerintah Turun Tangan
Temu Kader di Simeulue, Jamaluddin Idham Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat
Aris Wandi Sampaikan Selamat dan Sukses untuk Kapolri Baru Jenderal Suyudi Ario Seto
Jumat Berkah, Polres Nagan Raya Dekatkan Polri dengan Masyarakat Seunagan Timur
Listrik Sering Padam Pengolahan Gabah Terganggu Di Nagan Raya Petani Minta PLN Serius Tanganinya 
Pemindahan Dapur MBG ke Sekolah Dinilai Perlu Dikaji, Efisiensi Anggaran Harus Jadi Pertimbangan
Saleh Ali PJ Keuchik Gampong Blang Baro Rambong Serahkan Stempel Keuchik Kepada Mustafa

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:39 WIB

Belum 24 Jam Ditangkap, Buron Lapas Kutacane Tewas di RSUD, Penanganan Kesehatan Dipertanyakan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Kandidat Bakal Calon Kades Kutambaru Bencawan Kecewa, Persoalan Domisili Muncul Jelang Penetapan

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:58 WIB

Jembatan Dinilai Tak Optimal dan Penerangan Minim, Sukri Win Bangsu Kritik Penanganan Banjir Kuning I yang Belum Tuntas

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Diduga Kurang Pengawasan Proyek Peningkatan Ruas Jalan Muara Setulen – Gelombang Asal Jadi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Dampak Tanggul Jebol di Kali Alas, Ratusan Hektare Perkebunan Hilang dan Regulasi Lingkungan Dipertaruhkan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:07 WIB

Anggaran Dana Desa Dipertanyakan, Pendaftaran Pilkades di Aceh Tenggara Diduga Dipungut hingga Rp30 Juta

Selasa, 29 September 2026 - 20:48 WIB

Bantuan Pemda Aceh Rp 323,5 Juta, Untuk Kebakaran Agara. Diduga Meguap Kemana sekitar Rp 240 Juta.

Minggu, 13 September 2026 - 22:25 WIB

Polres Aceh Tenggara Ungkap Peredaran Sabu di Lawe Alas, 30 Paket Diamankan

Berita Terbaru