BANDA ACEH | Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadhli atau yang akrab disapa Abang Samalanga, menjamu makan malam Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Selasa malam, 11 November 2025, di salah satu restoran ternama di Banda Aceh. Jamuan tersebut digelar menjelang prosesi penganugerahan gelar adat yang akan diberikan kepada Mendagri oleh Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Alhaytar.
Tito Karnavian yang tiba di Banda Aceh pada hari yang sama, langsung disambut hangat oleh Abang Samalanga begitu turun dari kendaraan. Kebersamaan keduanya selama jamuan makan malam turut disaksikan oleh sejumlah tokoh penting Aceh, di antaranya Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Kapolda Aceh Marzuki Ali, dan Wali Kota Banda Aceh Illiza.
Abang Samalanga menyampaikan bahwa jamuan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada tamu penting, sekaligus wujud persahabatan antara pemerintah Aceh dengan pemerintah pusat, khususnya melalui Mendagri. “Lagipula ini kan tradisi dan budaya Aceh untuk pemulia jamee,” ujarnya, merujuk pada nilai luhur masyarakat Aceh dalam memuliakan tamu.
Ia juga menambahkan bahwa Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mualem, berpesan agar Mendagri disambut secara istimewa sesuai budaya Aceh. “Ini juga ada arahan dari Mualem. Selain memang Mendagri ini juga sahabat,” ungkapnya.
Dalam suasana penuh keakraban itu, Abang Samalanga menyampaikan ucapan selamat mewakili pimpinan DPR Aceh atas gelar adat yang diterima Tito Karnavian dari Wali Nanggroe Aceh. Menurutnya, penganugerahan tersebut merupakan simbol kehormatan sekaligus harapan akan semakin eratnya hubungan antara pusat dan daerah, khususnya dalam urusan pemerintahan dan pembangunan di Aceh.
“Semoga anugerah itu membuat hati Pak Tito semakin dekat dan cinta Aceh lebih dalam,” pungkasnya disambut senyum hangat tamu undangan yang hadir dalam jamuan penuh nuansa kekeluargaan tersebut. (*)

























