Penutupan Sungai Rumah Bundar Hampir Tuntas, Jalan Nasional Aceh Tenggara Segera Normal

DETIK ACEH

- Redaksi

Selasa, 16 Desember 2025 - 00:22 WIB

50106 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara, 15 Desember 2015 — Balai Pelaksanaan Jalan Nasional ruas batas Gayo Lues- Kutacane- Batas Sumut, Upaya penanganan penutupan sungai yang sempat menghambat akses jalan nasional di wilayah Desa Rumah Bundar, Kabupaten Aceh Tenggara, kini memasuki tahap akhir dan dipastikan rampung sesuai target. Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah 3.5 Aceh menargetkan pekerjaan selesai besok siang, sehingga akses vital tersebut dapat kembali dilalui masyarakat.

Hal itu disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BPJN Wilayah 3.5 Aceh, Jaya Yuliadi, S.T., saat dikonfirmasi pada Senin sore sekitar pukul 17.20 WIB di Desa Simpur. Dalam kesempatan tersebut, Media didampingi Jamal B, Sekretaris Jenderal LSM Komando Garuda Sakti Aliansi.

Menurut Jaya Yuliadi, progres pekerjaan penutupan sungai saat ini hanya menyisakan sekitar 10 meter lagi. “Jika kondisi air tidak kembali membesar, insyaallah besok siang pekerjaan penutupan sungai dapat diselesaikan. Setelah itu, kami langsung melanjutkan dengan pembuatan badan jalan agar arus lalu lintas bisa segera normal kembali,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, percepatan penanganan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap masyarakat, mengingat jalan nasional tersebut merupakan jalur utama yang sangat menentukan kelancaran aktivitas warga dan distribusi logistik. “Kami kejar target karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Jika akses ini terputus terlalu lama, roda ekonomi dan distribusi kebutuhan pokok pasti terganggu,” tegasnya.

BPJN Wilayah 3.5 Aceh, lanjut Jaya Yuliadi, memberikan prioritas tinggi terhadap pemulihan infrastruktur di kawasan terdampak bencana, khususnya pada jalur strategis yang menghubungkan antarwilayah di Aceh Tenggara. Kelancaran akses jalan dinilai krusial untuk mendukung aktivitas ekonomi, pelayanan sosial, serta mobilitas masyarakat.

Sementara itu, salah seorang operator alat berat excavator senior di Kabupaten Aceh Tenggara, Jukar, menjelaskan alasan lamanya proses penutupan tanggul yang telah berlangsung hampir empat hari. Menurutnya, kondisi medan di lokasi pekerjaan sangat berat. “Material di lokasi didominasi pasir sedimen dengan lapisan batu besar yang keras. Karena itu, pengerjaan harus dilakukan secara estafet dengan mengerahkan empat unit alat berat,” jelas Jukar.

Penanganan penutupan sungai dan perbaikan jalan nasional di Desa Rumah Bundar ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan BPJN Aceh dalam memastikan infrastruktur jalan dan jembatan nasional tetap berfungsi optimal, aman, dan layak dilalui, khususnya di wilayah yang rawan bencana alam.

liputan :Zulkifli,S.Kom

Berita Terkait

Spanduk Fitnah, Simbol Politik Bangkrut dan Mentalitas Pecundang di Tahun Politik
LSM KOMPAK Aceh Tenggara: Proses Pembangunan Daerah Tidak Bisa Dinilai Hanya dari Satu Tahun Kepemimpinan
Berawal dari Laporan Warga, Polres Agara Amankan Empat Pelaku Penyalahgunaan Sabu di Lawe Sigala-gala
Kapolres Aceh Tenggara Ikuti Zoom Meeting dan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026
Kapolres Aceh Tenggara Bersama PJU dan Polwan Bagikan Takjil kepada Tukang Becak dan Warga Pulonas Baru
Kapolres Aceh Tenggara Lepas Mahasiswa STIK Angkatan ke-83 Lemdiklat Polri Usai Laksanakan Dianmas
Polres Aceh Tenggara bersama STIK 83/WPS Hadirkan Senyum Anak-Anak Salim Pinim Pasca Banjir
Polres Aceh Tenggara dan Mahasiswa STIK 83/WPS Resmikan Sumur Bor, Harapan Baru Pengungsi Simpur Jaya Pasca Banjir

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:04 WIB

Serikat Pekerja PT Pegadaian Aceh Hadirkan Senyum Bersama Anak Yatim Borong Baju Lebaran

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:02 WIB

Serikat Pekerja PT Pegadaian Aceh Hadirkan Senyum Bersama Anak Yatim Borong Baju Lebaran Banda Aceh : Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan kembali diwujudkan oleh Serikat Pekerja PT Pegadaian Area Aceh melalui kegiatan sosial bertajuk “Ramadhan Berbagi Keceriaan” yang dilaksanakan pada Sabtu, 14 Maret 2026 di Suzuya Mall Banda Aceh. Kegiatan ini menghadirkan momen kebahagiaan bagi anak-anak yatim melalui program belanja pakaian Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Sejumlah anak yatim diajak langsung untuk memilih pakaian yang mereka inginkan untuk dikenakan pada hari raya nanti. Suasana haru dan bahagia terlihat jelas ketika anak-anak dengan antusias memilih baju baru yang akan menjadi bagian dari kebahagiaan mereka saat menyambut Idul Fitri. Program sosial ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Serikat Pekerja PT Pegadaian terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari lingkungan sekitar. Ketua DPC Serikat Pekerja PT Pegadaian Area Aceh, M. Raul Putra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi merupakan bentuk nyata komitmen organisasi dalam menumbuhkan budaya kepedulian sosial di lingkungan Pegadaian. “Bulan Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperkuat nilai-nilai solidaritas dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim agar mereka juga dapat merasakan kegembiraan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri,” ujar Raul. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan Ramadhan Berbagi Keceriaan akan terus menjadi program tahunan Serikat Pekerja PT Pegadaian Area Aceh, bahkan diharapkan dapat terus berkembang dengan jangkauan yang lebih luas. “Kegiatan berbagi kebahagiaan seperti ini akan terus kita agendakan setiap tahun. Harapan kami, ke depan skalanya bisa semakin besar sehingga semakin banyak anak-anak yatim yang dapat merasakan manfaat dan kebahagiaan dari kegiatan ini,” tambahnya. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari manajemen Pegadaian. Turut hadir dalam acara tersebut Deputy Area Banda Aceh, Sahputra Andriansyah, yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif sosial yang dilakukan oleh Serikat Pekerja. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan di lingkungan Pegadaian. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Serikat Pekerja PT Pegadaian Area Aceh. Ini merupakan contoh nyata bagaimana Pegadaian tidak hanya berfokus pada pelayanan bisnis, tetapi juga hadir memberikan kontribusi sosial bagi masyarakat,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa pihak manajemen akan terus mendukung berbagai kegiatan sosial yang diinisiasi oleh Serikat Pekerja maupun karyawan Pegadaian, karena kegiatan tersebut sejalan dengan semangat perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat. Kegiatan Ramadhan Berbagi Keceriaan ini juga dihadiri oleh seluruh anggota Serikat Pekerja PT Pegadaian Area Aceh yang turut terlibat langsung dalam mendampingi anak-anak yatim selama kegiatan berlangsung. Menariknya, kegiatan sosial ini tidak hanya dilaksanakan di Aceh, tetapi juga menjadi bagian dari program yang dilakukan secara serentak di tingkat DPD Medan, sehingga semangat berbagi kepada masyarakat dapat dirasakan secara lebih luas di berbagai wilayah. Adapun dana kegiatan berasal dari kas DPP Serikat Pekerja PT Pegadaian serta kontribusi sedekah dari para karyawan dan karyawati PT Pegadaian di wilayah Aceh. Partisipasi para pegawai ini menunjukkan tingginya semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan Pegadaian. Melalui kegiatan tersebut, Pegadaian tidak hanya ingin berbagi secara materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan, perhatian, serta semangat kebersamaan bagi anak-anak yatim yang menjadi bagian dari masyarakat. Dengan kegiatan sosial yang terus digelar secara berkelanjutan, Pegadaian berharap dapat semakin memperkuat perannya sebagai institusi yang tidak hanya hadir memberikan layanan keuangan bagi masyarakat, tetapi juga berkomitmen untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Semangat berbagi di bulan Ramadhan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial, sehingga kebahagiaan dapat dirasakan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat.[*]

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:55 WIB

Instruksi Mualem, Pemerintah Aceh Gelar Operasi Pasar Tanggap Inflasi di Lima Kabupaten/Kota

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:01 WIB

Tekankan Pentingnya Kearifan Lokal, Kapolda Perkuat Sinergi Polda Aceh dan KPP Pratama Banda Aceh

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:57 WIB

Buka Puasa di Rumah Dinas Sekda Aceh Berlangsung Hangat, Gubernur Mualem dan Wakapolda Turut Hadir

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:41 WIB

Polda Aceh Gelar Pasar Murah Gerakan Pangan Murah Polri Serentak

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:36 WIB

Wakapolda Aceh Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:30 WIB

THR 41.410 ASN Pemerintah Aceh Mulai Dicairkan, Total Capai Rp205,7 Miliar

Berita Terbaru