Banjir dan Longsor Parah, Mualem: Rumah Rusak di Aceh Tembus 200 Ribu Unit

DETIK ACEH

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025 - 21:48 WIB

50194 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH |  Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem menyebut jumlah rumah warga yang rusak akibat banjir dan tanah longsor di Aceh terus bertambah dan kini diperkirakan telah menembus angka 200 ribu unit. Angka tersebut jauh lebih tinggi dari data resmi sebelumnya dan menurut Mualem kemungkinan besar masih akan terus bertambah seiring laporan terbaru dari berbagai daerah.

“Aceh saja mungkin sudah 200 ribu semuanya, belum lagi Padang dan Sumut. Aceh kan tiap hari laporannya tambah,” kata Mualem saat berkunjung ke Gayo Lues untuk meninjau lokasi bencana sekaligus mengantar bantuan, Sabtu (20/12/2025).

Mualem berharap pemerintah pusat menambah jumlah pembangunan hunian bagi para korban bencana. Saat ini, program pembangunan hunian sementara (huntara) yang dirancang pemerintah pusat menargetkan pembangunan 36.328 unit di provinsi Aceh. Sementara secara nasional, total hunian yang disiapkan untuk korban bencana di Pulau Sumatra sebanyak 44.045 unit yang tersebar di tiga provinsi yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Rinciannya, 36.328 unit di Aceh, 5.158 unit di Sumut, dan 2.559 unit di Sumbar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, angka tersebut masih jauh dari kebutuhan layak huni bagi warga yang terdampak. Dari data terbaru posko tanggap darurat bencana Aceh per Minggu (21/12), tercatat sebanyak 119.219 rumah warga rusak akibat bencana banjir dan longsor. Selain itu, 260 unit kantor, 631 tempat ibadah, 452 sekolah, 502 pondok pesantren, serta 192 fasilitas kesehatan seperti RS dan puskesmas ikut terdampak.

Tidak hanya bangunan rusak, infrastruktur transportasi dan sektor pertanian juga menderita kerusakan parah. Sebanyak 1.098 titik jalan alami kerusakan, 492 jembatan terdampak, dan lebih dari 90.601 hektare sawah tergenang. Bahkan, 23 ribu hektare kebun warga serta 39 ribu hektare tambak juga turut rusak, menambah deretan panjang dampak ekonomi dari bencana tersebut.

Meski begitu, Mualem mengaku bersyukur sudah ada beberapa pihak yang turun tangan membantu pembangunan hunian sementara, baik dari pemerintah pusat maupun donatur swasta. Di antaranya Yayasan Budha Tzu Chi dan Danantara Foundation yang ikut berkomitmen membangun huntara untuk para penyintas.

“Saya rasa buat sementara cukup, tapi untuk keseluruhannya tidak cukup. Kita harap akan ada tambahan lagi,” ujarnya.

Mualem menegaskan saat ini langkah utama pemerintah provinsi bersama kementerian terkait adalah melakukan normalisasi wilayah dan memeriksa lahan yang bisa digunakan untuk pembangunan huntara. Ia mengaku telah mengerahkan alat-alat berat ke sejumlah wilayah terdampak untuk mempercepat proses tersebut.

“Supaya cepat lah. Memang ini harus kita benahi semua. Semua beko-beko kita kerahkan untuk normalisasi,” kata Mualem.

Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh sejak awal Desember ini tercatat sebagai salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Ratusan ribu warga kehilangan tempat tinggal, sekolah harus diliburkan, akses jalan terputus, dan pangan di sejumlah wilayah terganggu. Pemerintah daerah saat ini masih menetapkan status tanggap darurat dan terus melakukan pendataan kerusakan serta penanganan terhadap korban terdampak. (*)

 

Berita Terkait

SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA
Serikat Pekerja PT Pegadaian Aceh Hadirkan Senyum Bersama Anak Yatim Borong Baju Lebaran
Serikat Pekerja PT Pegadaian Aceh Hadirkan Senyum Bersama Anak Yatim Borong Baju Lebaran Banda Aceh : Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan kembali diwujudkan oleh Serikat Pekerja PT Pegadaian Area Aceh melalui kegiatan sosial bertajuk “Ramadhan Berbagi Keceriaan” yang dilaksanakan pada Sabtu, 14 Maret 2026 di Suzuya Mall Banda Aceh. Kegiatan ini menghadirkan momen kebahagiaan bagi anak-anak yatim melalui program belanja pakaian Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Sejumlah anak yatim diajak langsung untuk memilih pakaian yang mereka inginkan untuk dikenakan pada hari raya nanti. Suasana haru dan bahagia terlihat jelas ketika anak-anak dengan antusias memilih baju baru yang akan menjadi bagian dari kebahagiaan mereka saat menyambut Idul Fitri. Program sosial ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Serikat Pekerja PT Pegadaian terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari lingkungan sekitar. Ketua DPC Serikat Pekerja PT Pegadaian Area Aceh, M. Raul Putra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi merupakan bentuk nyata komitmen organisasi dalam menumbuhkan budaya kepedulian sosial di lingkungan Pegadaian. “Bulan Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperkuat nilai-nilai solidaritas dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim agar mereka juga dapat merasakan kegembiraan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri,” ujar Raul. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan Ramadhan Berbagi Keceriaan akan terus menjadi program tahunan Serikat Pekerja PT Pegadaian Area Aceh, bahkan diharapkan dapat terus berkembang dengan jangkauan yang lebih luas. “Kegiatan berbagi kebahagiaan seperti ini akan terus kita agendakan setiap tahun. Harapan kami, ke depan skalanya bisa semakin besar sehingga semakin banyak anak-anak yatim yang dapat merasakan manfaat dan kebahagiaan dari kegiatan ini,” tambahnya. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari manajemen Pegadaian. Turut hadir dalam acara tersebut Deputy Area Banda Aceh, Sahputra Andriansyah, yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif sosial yang dilakukan oleh Serikat Pekerja. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan di lingkungan Pegadaian. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Serikat Pekerja PT Pegadaian Area Aceh. Ini merupakan contoh nyata bagaimana Pegadaian tidak hanya berfokus pada pelayanan bisnis, tetapi juga hadir memberikan kontribusi sosial bagi masyarakat,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa pihak manajemen akan terus mendukung berbagai kegiatan sosial yang diinisiasi oleh Serikat Pekerja maupun karyawan Pegadaian, karena kegiatan tersebut sejalan dengan semangat perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat. Kegiatan Ramadhan Berbagi Keceriaan ini juga dihadiri oleh seluruh anggota Serikat Pekerja PT Pegadaian Area Aceh yang turut terlibat langsung dalam mendampingi anak-anak yatim selama kegiatan berlangsung. Menariknya, kegiatan sosial ini tidak hanya dilaksanakan di Aceh, tetapi juga menjadi bagian dari program yang dilakukan secara serentak di tingkat DPD Medan, sehingga semangat berbagi kepada masyarakat dapat dirasakan secara lebih luas di berbagai wilayah. Adapun dana kegiatan berasal dari kas DPP Serikat Pekerja PT Pegadaian serta kontribusi sedekah dari para karyawan dan karyawati PT Pegadaian di wilayah Aceh. Partisipasi para pegawai ini menunjukkan tingginya semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan Pegadaian. Melalui kegiatan tersebut, Pegadaian tidak hanya ingin berbagi secara materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan, perhatian, serta semangat kebersamaan bagi anak-anak yatim yang menjadi bagian dari masyarakat. Dengan kegiatan sosial yang terus digelar secara berkelanjutan, Pegadaian berharap dapat semakin memperkuat perannya sebagai institusi yang tidak hanya hadir memberikan layanan keuangan bagi masyarakat, tetapi juga berkomitmen untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Semangat berbagi di bulan Ramadhan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial, sehingga kebahagiaan dapat dirasakan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat.[*]
Instruksi Mualem, Pemerintah Aceh Gelar Operasi Pasar Tanggap Inflasi di Lima Kabupaten/Kota
Tekankan Pentingnya Kearifan Lokal, Kapolda Perkuat Sinergi Polda Aceh dan KPP Pratama Banda Aceh
Buka Puasa di Rumah Dinas Sekda Aceh Berlangsung Hangat, Gubernur Mualem dan Wakapolda Turut Hadir
Polda Aceh Gelar Pasar Murah Gerakan Pangan Murah Polri Serentak
Wakapolda Aceh Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 18:05 WIB

Puluhan Siswa MIN 5 Nagan Raya Sambut Luluk Williams Selaku, Ny Principal Director

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:05 WIB

Ketua RAPI Nagan Raya Apresiasi Kinerja Polres Nagan Raya Amankan Perayaan Idul Fitri Secara Humanis dan Profesional

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:10 WIB

Sosok Sederhana di Balik Jabatan: Ramadhan, SE Mulai Langkah Baru untuk Simpang Kiri

Senin, 23 Maret 2026 - 17:34 WIB

Apresiasi Kinerja PT Fajar Baizury & Brothers. Ketua DPP Lembaga RKCA Ajak Warga Nagan Raya Dukung Program CSR

Senin, 23 Maret 2026 - 17:03 WIB

Ternak Warga Mati : Bukan Gara Gara Limbah PT Fajar Baizuri. Ini Penjelasan Humas

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:06 WIB

“Tak Ada Ampun! Dugaan Pungli JADUP Siperkas Menggila, Warga Kepung Oknum dan Siapkan Bukti Hukum”

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:25 WIB

TRK Bupati Nagan Raya Salurkan Bantuan Sapi/Kerbau dari Presiden RI kepada Warga Terdampak Bencana

Kamis, 19 Maret 2026 - 03:20 WIB

Kapolres Nagan Raya, AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K, Bagi Takjil Untuk Warga Penguna Jalan

Berita Terbaru

BANDA ACEH

SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:22 WIB