Pasar Kuala Simpang Mulai Bangkit Pascabanjir, UMKM Dapat Suntikan Semangat dan Dukungan

DETIK ACEH

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026 - 01:07 WIB

50167 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang – Aktivitas ekonomi di Pasar Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, perlahan kembali menggeliat setelah sempat lumpuh total akibat banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Meski sebagian lapak masih dipenuhi lumpur dan parit-parit pasar belum sepenuhnya bersih, para pedagang mulai kembali membuka usahanya dengan harapan baru.

Salah satu potret ketangguhan pelaku UMKM terlihat dari Surahim, tukang sepatu asal Desa Bukit Rata, Kuala Simpang. Ia menjadi salah satu pedagang yang tidak menyerah ditelan bencana. Ketika air bah datang, toko milik Surahim ikut terdampak. Seluruh akses jalan ke pasar tertutup dan aktivitas perdagangan dihentikan sepenuhnya demi keselamatan semua pihak.

Namun setelah air mulai surut dan proses pembersihan digencarkan oleh tim gabungan, Surahim memberanikan diri kembali ke tokonya untuk mengecek kondisi barang dagangan. Sejumlah sepatu masih bisa diselamatkan, khususnya sepatu pacul dan sepatu bot karet yang kemudian ia jual kepada para petugas kebersihan, relawan, dan warga yang ikut membantu membersihkan pasar dari material lumpur banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hampir seminggu saya bersihkan sendiri toko ini, pelan-pelan saja. Sekarang sudah mulai buka, walau masih sambil bersih-bersih. Alhamdulillah, pembeli ada terus yang datang,” kata Surahim saat ditemui di depan tokonya, Sabtu (3/1/2026).

Sebelumnya, ia sempat berjualan di area luar pasar karena toko masih penuh lumpur, tapi kini memilih kembali ke tokonya agar bisa sekalian melanjutkan pembersihan sambil tetap berdagang. Meski demikian, ia mengakui pasar masih perlu waktu lebih lama untuk pulih total. Parit di beberapa lorong pasar masih tersumbat dan perlu dibersihkan agar aliran air kembali normal.

Di tengah berbagai upaya pemulihan ini, Surahim menyimpan harapan besar kepada pemerintah, khususnya bantuan yang menyasar para pedagang kecil yang juga terdampak secara finansial. Menurutnya, sebagian besar pedagang di Pasar Kuala Simpang masih memiliki utang modal usaha dan belum mampu melunasinya, apalagi setelah dihantam bencana seperti ini.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Aceh Tamiang, Ibnu Azis, menegaskan pemerintah daerah tidak tinggal diam. Selain fokus pada pembersihan fisik pasar, pihaknya juga telah memetakan kebutuhan pemulihan ekonomi untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satu langkah yang sedang disiapkan adalah pembentukan Klinik UMKM Bangkit yang menjadi bagian dari program Kementerian Koperasi dan UKM.

“Melalui Klinik UMKM Bangkit, nanti akan ada pendampingan, fasilitasi bantuan modal, hingga program penghapusan utang bagi UMKM terdampak, sesuai skala kerugian yang dialami masing-masing pelaku usaha,” jelas Ibnu.

Ia berharap dengan berbagai dukungan ini, para pedagang dapat lebih cepat pulih dan kembali menggerakkan roda perekonomian lokal yang sempat terhenti. Pemulihan mental dan motivasi para pelaku usaha juga menjadi perhatian, karena rasa kehilangan pascabencana tidak hanya bersifat fisik tetapi juga berdampak secara psikologis.

Sementara itu, proses pembersihan pasar hingga 1 Januari 2026 telah mencatat progres hingga 90 persen. Jika cuaca cerah dan tidak ada kendala tambahan, pembersihan ditargetkan rampung sepenuhnya pada Sabtu, 3 Januari. Kegiatan tersebut melibatkan lintas sektor, mulai dari instansi daerah hingga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, serta Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) yang ikut membantu penanganan infrastruktur.

Kondisi yang perlahan membaik ini diharapkan bisa mempercepat pulihnya aktivitas ekonomi di Pasar Kuala Simpang. Dukungan nyata dari berbagai pihak menjadi kunci untuk membangkitkan kembali semangat pedagang kecil seperti Surahim dan ribuan UMKM lainnya yang kini sedang berjuang menata ulang usaha mereka dari nol. (*)

buat berita gaya detik Aktivitas ekonomi di Pasar Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, perlahan kembali hidup pascabanjir yang sempat melumpuhkan aktivitas perdagangan. Di balik lumpur yang belum sepenuhnya kering dan parit-parit yang masih dibersihkan, semangat para pedagang untuk bangkit mulai terlihat.
Surahim, seorang tukang sepatu asal Kuala Simpang, Desa Bukit Rata, menjadi salah satu potret ketangguhan pedagang kecil di pasar tersebut. Ia menceritakan bagaimana saat banjir melanda, kondisi pasar nyaris lumpuh total, akses jalan tidak bisa dilalui, dan pedagang diminta untuk tidak mendekati lokasi demi keselamatan.
Namun seiring surutnya air dan upaya pembersihan material yang dilakukan terus menerus, Surahim memberanikan diri kembali ke tokonya dan memeriksa kembali barang-barang yang dapat diselamatkan.
Beruntungnya terdapat beberapa barang masih dalam kondisi baik dan layak jual, Surahim menjual sepatu pacul atau sepatu bot karet untuk satuan tugas maupun masyarakat yang melakukan aktivitas pembersihan material lumpur pascabanjir.
Selama hampir sepekan, Surahim membersihkan tokonya secara bertahap. Bantuan kebutuhan dasar seperti makanan telah diterimanya, baik dari pemerintah, perangkat desa maupun pihak terkait lainnya.
Kini, tokonya mulai dibuka secara perlahan. Sambil membereskan sisa lumpur, ia tetap melayani pembeli yang datang silih berganti. Surahim juga mengungkapkan dirinya sempat berjualan di area depan pasar dan sangat ramai dikunjungi pembeli. Namun dirinya memutuskan kembali ke toko untuk tetap berjualan sambil melakukan pembersihan lanjutan.
Meski demikian, Surahim mengakui masih dibutuhkan waktu untuk membersihkan parit-parit di lorong lainnya agar aktivitas pasar bisa pulih sepenuhnya.
Di tengah upaya bangkit tersebut, Surahim menaruh harapan besar kepada pemerintah, baik daerah maupun pusat, terus memberikan dukungan nyata kepada para pedagang, khususnya terkait dengan utang modal yang dimiliki para pedagang di tengah kondisi krisis pascabencana ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Aceh Tamiang, Ibnu Azis menyatakan tidak hanya fokus pada pembersihan fisik, pemerintah juga menyiapkan langkah pemulihan ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terdampak.
Melalui Kementerian Koperasi dan UKM, telah disiapkan Klinik UMKM Bangkit yang akan memberikan pendampingan, suntikan modal, serta program penghapusan utang bagi UMKM terdampak, disesuaikan dengan skala kerugian yang dialami.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi Pasar Kuala Simpang sekaligus menguatkan kembali semangat para pedagang kecil untuk bangkit, menata ulang usahanya, dan kembali menggerakkan roda perekonomian daerah.
Dirinya juga menjelaskan bahwa pembersihan pasar hingga 1 Januari progresnya telah mencapai 90 persen. Jika kondisi cuaca cerah dan mendukung, pembersihan ditargetkan selesai pada Sabtu, 3 Januari 2026.
Upaya pemulihan pasar turut melibatkan lintas sektor, mulai dari dinas daerah terkait, TNI, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) da

Berita Terkait

Satpol PP Provinsi Riau Pulihkan Lingkungan SMKN 1 Karang Baru Aceh Tamiang, Sekolah Kembali Aktif Pasca Banjir
PMI Bangun Harapan Pascabanjir: 3 Unit MCK Hadir untuk Penyintas Aceh Tamiang
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Aceh, Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengintai hingga 28 Desember 2025
Luar Biasa Partai PDI -P Aceh : Tak Henti Henti Kunjungi Korban Banjr Dan Longsor Di Aceh
Tim Kesehatan PDI Perjuangan Provinsi Aceh Keliling Aceh Tamiang Layani Korban Banjir
Jamaluddin Idham dan DPD PDI Perjuangan Aceh Kerahkan Truk Logistik untuk Korban Banjir Aceh Tamiang
Menko Polkam Kirim Bantuan Darurat untuk Korban Bencana Aceh Tamiang

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 18:05 WIB

Puluhan Siswa MIN 5 Nagan Raya Sambut Luluk Williams Selaku, Ny Principal Director

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:05 WIB

Ketua RAPI Nagan Raya Apresiasi Kinerja Polres Nagan Raya Amankan Perayaan Idul Fitri Secara Humanis dan Profesional

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:10 WIB

Sosok Sederhana di Balik Jabatan: Ramadhan, SE Mulai Langkah Baru untuk Simpang Kiri

Senin, 23 Maret 2026 - 17:34 WIB

Apresiasi Kinerja PT Fajar Baizury & Brothers. Ketua DPP Lembaga RKCA Ajak Warga Nagan Raya Dukung Program CSR

Senin, 23 Maret 2026 - 17:03 WIB

Ternak Warga Mati : Bukan Gara Gara Limbah PT Fajar Baizuri. Ini Penjelasan Humas

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:06 WIB

“Tak Ada Ampun! Dugaan Pungli JADUP Siperkas Menggila, Warga Kepung Oknum dan Siapkan Bukti Hukum”

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:25 WIB

TRK Bupati Nagan Raya Salurkan Bantuan Sapi/Kerbau dari Presiden RI kepada Warga Terdampak Bencana

Kamis, 19 Maret 2026 - 03:20 WIB

Kapolres Nagan Raya, AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K, Bagi Takjil Untuk Warga Penguna Jalan

Berita Terbaru

BANDA ACEH

SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:22 WIB