Pernyataan Pedas Mahmud Padang Viral: Serukan Perlawanan terhadap Budaya Penjilat dan Praktik Nepotisme

SYAHBUDDIN PJ

- Redaksi

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:13 WIB

50271 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam —detikaceh.com. Pernyataan keras dan penuh keberanian disampaikan Mahmud,Padang Ketua DPW Alampes . Dalam sebuah pernyataan yang kini ramai diperbincangkan, Mahmud secara terbuka mengkritik keras budaya “penjilat” dan praktik nepotisme yang dinilainya semakin merusak sistem, organisasi, bahkan masa depan negeri.

Dalam penyampaiannya, Mahmud menegaskan bahwa ancaman terbesar bagi sebuah organisasi atau pemerintahan bukan selalu datang dari musuh yang terlihat jelas, tetapi dari orang-orang di dalam yang hanya pandai memuji demi kepentingan pribadi.

“Musuh kita hari ini bukan yang menyerang dari depan. Musuh kita jauh lebih halus. Mereka tersenyum, menunduk hormat, memuji setinggi langit—bukan karena kebenaran, tetapi karena kepentingan,” tegas Mahmud.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut para penjilat sebagai racun yang berbahaya bagi kejujuran dan akal sehat dalam kepemimpinan. Menurutnya, budaya menjilat membuat pemimpin merasa selalu benar, sementara kritik yang jujur justru dianggap sebagai bentuk pengkhianatan.

“Penjilat tidak hidup dari kerja keras. Mereka hidup dari pujian berlebihan. Ketika atasan salah, mereka tetap mengatakan itu keputusan bijak. Ketika kebijakan merugikan rakyat, mereka bilang itu demi kebaikan bersama,” katanya.

Mahmud menilai kondisi tersebut sangat berbahaya karena dapat menenggelamkan kebenaran dan melemahkan sistem yang seharusnya berdiri di atas kejujuran serta integritas.

Tidak hanya itu, Mahmud juga melontarkan kritik tajam terhadap praktik nepotisme yang menurutnya masih menjadi penyakit lama dalam banyak institusi.

Ia menjelaskan bahwa nepotisme terjadi ketika jabatan diberikan bukan berdasarkan kemampuan atau integritas, melainkan karena hubungan keluarga, kedekatan, atau kepentingan pribadi.

“Nepotisme adalah pengkhianatan terhadap keadilan. Bayangkan anak muda yang sudah belajar bertahun-tahun dan bekerja keras, tetapi ketika kesempatan datang pintu itu tertutup karena kursi sudah disiapkan untuk orang dalam,” ujarnya.

Menurut Mahmud, jika nepotisme terus dibiarkan, dampaknya akan sangat serius bagi masa depan bangsa.

“Yang terjadi adalah orang yang tidak kompeten memimpin, kebijakan dibuat untuk kelompok sendiri, dan generasi muda kehilangan harapan terhadap keadilan,” katanya.

Karena itu ia menyerukan agar masyarakat berani bersuara dan tidak lagi diam terhadap praktik yang merusak sistem tersebut.

“Kita harus berani berkata cukup! Cukup dengan budaya menjilat. Cukup dengan pujian kosong yang mematikan akal sehat. Kita butuh orang yang berani berkata benar, meski pahit,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Mahmud mengingatkan bahwa negeri ini bukan milik segelintir kelompok atau keluarga tertentu, melainkan milik seluruh rakyat.

“Negeri ini bukan milik keluarga tertentu. Negeri ini milik seluruh rakyat. Mari kita lawan nepotisme, jaga keadilan, dan bangun masa depan yang memberi kesempatan yang sama bagi semua anak bangsa,” tutupnya.

Pernyataan tegas tersebut kini memicu berbagai respons dari masyarakat dan dinilai sebagai kritik keras terhadap budaya kekuasaan yang selama ini dianggap masih sarat kepentingan.

Red// Syahbudin Padank //

Berita Terkait

Warga Gunong Reubo Kuala Terima Bantuan Masa Panik Dari Polsek Kuala
HUT Singa Nagan Ke -16 Pon Bintang Santuni Puluhan Anak Yatim.
Dua Pemuda di Aceh Tenggara Dibekuk, Tsk dan Barang Bukti Diamankan Sat Resnarkoba Polres Agara
Gerak Cepat Satresnarkoba Polres Agara, Kasus Ganja 203 Gram Terungkap dalam Hitungan Jam
Berkedok Aktivitas Menjahit Sepatu, Polres Agara Ungkap 123 Paket Ganja Siap Edar
Polres Nagan Raya Terima Kunjungan Dirreskrimum Polda Aceh, Perkuat Fungsi Reskrim
Spanduk Fitnah, Simbol Politik Bangkrut dan Mentalitas Pecundang di Tahun Politik
Kompol Usman Danyon C Pelopor Sambut Program E-mas Buka Jalan Personel Menuju Tanah Suci

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 15:35 WIB

Warga Gunong Reubo Kuala Terima Bantuan Masa Panik Dari Polsek Kuala

Minggu, 26 April 2026 - 11:16 WIB

HUT Singa Nagan Ke -16 Pon Bintang Santuni Puluhan Anak Yatim.

Kamis, 23 April 2026 - 00:59 WIB

Kompol Usman Danyon C Pelopor Sambut Program E-mas Buka Jalan Personel Menuju Tanah Suci

Selasa, 21 April 2026 - 14:29 WIB

BAS Cabang Jeuram Tepung Tawari 58 CJH Nagan Raya Yang Akan Berangkat Ke Tanah Suci Pekan Depan

Senin, 20 April 2026 - 18:46 WIB

Panitia Pelantikan DPD TMI Nagan Raya Ucap Terimakasih Atas Suksesnya Acara Pelantikan Pengurus Periode 2026 – 2031

Senin, 20 April 2026 - 18:25 WIB

Cut Muhammad Ketua DPW TMI Aceh Lantik Puluhan Pengurus DPD TMI Nagan Raya Periode 2026 – 2031

Selasa, 14 April 2026 - 18:05 WIB

Puluhan Siswa MIN 5 Nagan Raya Sambut Luluk Williams Selaku, Ny Principal Director

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:05 WIB

Ketua RAPI Nagan Raya Apresiasi Kinerja Polres Nagan Raya Amankan Perayaan Idul Fitri Secara Humanis dan Profesional

Berita Terbaru

NAGAN RAYA

HUT Singa Nagan Ke -16 Pon Bintang Santuni Puluhan Anak Yatim.

Minggu, 26 Apr 2026 - 11:16 WIB