Kapolri Tegaskan Polisi Harus Mencintai Masyarakat dan Asta Cita, PW FRN: Ini Arah Tepat Reformasi Polri

SYAHBUDDIN PJ

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:31 WIB

50217 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta |detikaceh.com Komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk terus memperkuat reformasi internal kembali ditegaskan oleh Kapolri. Dalam arahannya, Kapolri menekankan bahwa setiap anggota Polri wajib mencintai masyarakat dan menjadikan Asta Cita sebagai pedoman utama dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

Pesan tersebut dinilai sebagai penegasan penting di tengah tantangan kepercayaan publik dan dinamika sosial yang terus berkembang. Kapolri menegaskan bahwa polisi bukan sekadar aparat penegak hukum, melainkan pelayan masyarakat yang harus hadir dengan sikap humanis, profesional, dan berintegritas.

> “Untuk mengabdi kepada bangsa dan negara, anggota Polri harus mencintai masyarakat. Tidak boleh ada jarak, tidak boleh ada penyalahgunaan kewenangan,” menjadi inti pesan yang disampaikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak Ada Ruang bagi Oknum Menyimpang

Kapolri juga menegaskan sikap zero tolerance terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh oknum anggota Polri. Ia memerintahkan seluruh jajaran untuk bertindak tegas, cepat, dan tanpa pandang bulu terhadap anggota yang membangkang, melanggar hukum, atau mencederai nama baik institusi.

> “Jika ada oknum yang membangkang, kalian yang bertindak tegas!”
> Pernyataan ini menjadi simbol keseriusan pimpinan Polri dalam menjaga marwah dan kehormatan institusi.

FAST RESPON, Cerminan Polri Presisi
Semangat tersebut sejalan dengan penguatan konsep FAST RESPON yakni pendekatan respons cepat dan tepat terhadap aduan masyarakat, yang mengedepankan loyalitas kepada institusi Polri dan kepentingan bangsa.

FAST RESPON diharapkan menjadi wajah baru Polri yang lebih terbuka, solutif, dan hadir langsung di tengah masyarakat, bukan sekadar reaktif setelah persoalan membesar.

PW FRN Dukung Tegas Arahan Kapolri
Menanggapi arahan Kapolri tersebut, Ketua Umum PW FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara, Agus Flores, menyampaikan dukungan penuh dan menilai kebijakan ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.

Agus Flores menegaskan bahwa pesan Kapolri harus menjadi pegangan moral dan komando nyata bagi seluruh jajaran kepolisian di lapangan.

> “Apa yang disampaikan Kapolri adalah arah yang sangat tepat. Polisi harus mencintai masyarakat, bukan sebaliknya. Jika masih ada oknum yang menyimpang, maka memang harus ditindak tegas demi menjaga kehormatan institusi Polri,” tegas Agus Flores dalam keterangan resminya.

Ia juga menekankan bahwa FAST RESPON bukan hanya slogan, melainkan komitmen kerja nyata untuk memastikan setiap keluhan masyarakat ditangani secara cepat, transparan, dan bertanggung jawab.

> “PW FRN siap menjadi mitra kritis dan konstruktif Polri. Kami mendukung penuh kebijakan Kapolri dalam membersihkan oknum dan memperkuat Polri yang Presisi, humanis, dan dicintai rakyat,” tambahnya.

Asta Cita sebagai Kompas Pengabdian
Dengan menjadikan Asta Cita sebagai kompas, Polri diharapkan tidak hanya kuat dalam penegakan hukum, tetapi juga adil, beradab, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas. Sinergi antara ketegasan hukum dan pendekatan kemanusiaan menjadi kunci utama keberhasilan transformasi Polri ke depan.

Harapan Publik: Polri yang Dicintai Rakyat
Arahan Kapolri yang didukung berbagai elemen masyarakat, termasuk PW FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara, menjadi harapan baru bagi terwujudnya Polri yang profesional, berintegritas, dan benar-benar hadir sebagai pelindung rakyat.

Ketegasan terhadap oknum, dibarengi pelayanan yang cepat dan humanis, diyakini akan semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri sebagai garda terdepan penjaga keamanan dan ketertiban nasional.

Berita Terkait

SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA
Rabusin Tekankan Kepastian Hak dalam Sengketa Agraria di Tengah Proses Hukum di Pengadilan Negeri Blangkejeren
Puluhan Siswa MIN 5 Nagan Raya Sambut Luluk Williams Selaku, Ny Principal Director
Ketua RAPI Nagan Raya Apresiasi Kinerja Polres Nagan Raya Amankan Perayaan Idul Fitri Secara Humanis dan Profesional
Bupati TRK Sidak Hari Pertama Kerja Usai Idulfitri, Pastikan Pelayanan Publik Berjalan Optimal
Sosok Sederhana di Balik Jabatan: Ramadhan, SE Mulai Langkah Baru untuk Simpang Kiri
Wilson Lalengke: Take Down Berita adalah Kejahatan Jurnalistik
Apresiasi Kinerja PT Fajar Baizury & Brothers. Ketua DPP Lembaga RKCA Ajak Warga Nagan Raya Dukung Program CSR

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 18:05 WIB

Puluhan Siswa MIN 5 Nagan Raya Sambut Luluk Williams Selaku, Ny Principal Director

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:05 WIB

Ketua RAPI Nagan Raya Apresiasi Kinerja Polres Nagan Raya Amankan Perayaan Idul Fitri Secara Humanis dan Profesional

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:10 WIB

Sosok Sederhana di Balik Jabatan: Ramadhan, SE Mulai Langkah Baru untuk Simpang Kiri

Senin, 23 Maret 2026 - 17:34 WIB

Apresiasi Kinerja PT Fajar Baizury & Brothers. Ketua DPP Lembaga RKCA Ajak Warga Nagan Raya Dukung Program CSR

Senin, 23 Maret 2026 - 17:03 WIB

Ternak Warga Mati : Bukan Gara Gara Limbah PT Fajar Baizuri. Ini Penjelasan Humas

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:06 WIB

“Tak Ada Ampun! Dugaan Pungli JADUP Siperkas Menggila, Warga Kepung Oknum dan Siapkan Bukti Hukum”

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:25 WIB

TRK Bupati Nagan Raya Salurkan Bantuan Sapi/Kerbau dari Presiden RI kepada Warga Terdampak Bencana

Kamis, 19 Maret 2026 - 03:20 WIB

Kapolres Nagan Raya, AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K, Bagi Takjil Untuk Warga Penguna Jalan

Berita Terbaru

BANDA ACEH

SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:22 WIB