Kapolda Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang, Tekankan Komitmen Pemulihan di Aceh Tenggara

DETIK ACEH

- Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:20 WIB

50175 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE – Kepedulian kepada sesama kembali ditunjukkan Kepolisian Daerah Aceh. Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah menyerahkan bantuan berupa 300 unit kasur kepada korban banjir bandang di Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Selasa (20/1). Bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban korban yang rumahnya hanyut akibat bencana yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.

Bantuan kasur itu berasal dari kerja sama Kapolda Aceh dengan Yayasan PT Mapanbumi, Paramitha Foundation, dan Yayasan HOPE. Seluruh bantuan dibawa langsung ke lokasi terdampak oleh Kapolda Aceh dan jajaran, termasuk didampingi Kapolres Aceh Tenggara dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.

Irjen Pol. Marzuki menyampaikan bahwa pemberian bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang dilanda musibah. Ia juga ingin melihat langsung kondisi dan kebutuhan warga yang terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya bersama pejabat utama Polda Aceh datang langsung ke Ketambe untuk menyerahkan bantuan kasur kepada para korban banjir bandang. Sekaligus saya ingin mendengar langsung dari warga apa saja kebutuhan mereka menjelang bulan suci Ramadan,” ujarnya saat berada di lokasi.

Ia menambahkan, perhatian terhadap korban tidak boleh hanya bersifat sesaat. Menurutnya, seluruh pihak harus terus bersama-sama memberikan dukungan, termasuk pemerintah daerah, instansi vertikal, lembaga sosial, hingga masyarakat umum.

Selain menyerahkan bantuan, Kapolda juga menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran Polres Aceh Tenggara serta Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara yang telah bekerja maksimal dalam penanganan bencana banjir bandang yang terjadi pada 27 November 2025 lalu. Ia menyebutkan, berkat sinergi yang kuat, Aceh Tenggara menjadi wilayah pertama di Aceh yang berhasil keluar dari status tanggap darurat bencana dan memasuki tahap pemulihan.

Marzuki juga menyoroti semangat kebersamaan masyarakat yang dinilainya menjadi kekuatan utama dalam menghadapi bencana. Ia menyebut, filosofi lokal “sepakat segenep” yang dipegang masyarakat Aceh Tenggara telah terbukti mampu mempercepat proses pemulihan dan membangkitkan kembali kehidupan warga terdampak secara bergotong royong.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda terlihat berbincang dengan sejumlah warga dan mendengarkan langsung harapan mereka, terutama terkait kebutuhan dasar seperti tempat tidur, pangan, dan air bersih. Ia menegaskan komitmen Polda Aceh untuk terus hadir dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Kapolda berharap bantuan yang diberikan tidak hanya meringankan beban, tetapi juga menjadi pemicu semangat bagi para korban untuk bangkit dan menjalani kehidupan dengan lebih optimistis. Ia juga mendorong agar berbagai elemen masyarakat terus bersatu memberikan perhatian dan aksi nyata, terutama menjelang datangnya bulan Ramadan yang menjadi momen penting bagi umat Muslim.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Kapolda turut meninjau hunian sementara serta fasilitas umum yang rusak akibat banjir. Ia berpesan agar proses rehabilitasi dilakukan dengan cepat namun tetap memperhatikan kebutuhan warga, termasuk aspek kesehatan, pendidikan, dan ekonomi lokal.

Langkah cepat dan sinergis seluruh pihak dinilai menjadi kunci dalam penanggulangan bencana dan pemulihan pasca peristiwa. Kapolda menegaskan, kehadiran negara dan aparat tidak boleh berhenti di tataran simbolik, namun harus betul-betul dirasakan oleh rakyat yang paling membutuhkan. (Yasir Asbalah)

Berita Terkait

Spanduk Fitnah, Simbol Politik Bangkrut dan Mentalitas Pecundang di Tahun Politik
LSM KOMPAK Aceh Tenggara: Proses Pembangunan Daerah Tidak Bisa Dinilai Hanya dari Satu Tahun Kepemimpinan
Berawal dari Laporan Warga, Polres Agara Amankan Empat Pelaku Penyalahgunaan Sabu di Lawe Sigala-gala
Kapolres Aceh Tenggara Ikuti Zoom Meeting dan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026
Kapolres Aceh Tenggara Bersama PJU dan Polwan Bagikan Takjil kepada Tukang Becak dan Warga Pulonas Baru
Kapolres Aceh Tenggara Lepas Mahasiswa STIK Angkatan ke-83 Lemdiklat Polri Usai Laksanakan Dianmas
Polres Aceh Tenggara bersama STIK 83/WPS Hadirkan Senyum Anak-Anak Salim Pinim Pasca Banjir
Polres Aceh Tenggara dan Mahasiswa STIK 83/WPS Resmikan Sumur Bor, Harapan Baru Pengungsi Simpur Jaya Pasca Banjir

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:04 WIB

Serikat Pekerja PT Pegadaian Aceh Hadirkan Senyum Bersama Anak Yatim Borong Baju Lebaran

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:02 WIB

Serikat Pekerja PT Pegadaian Aceh Hadirkan Senyum Bersama Anak Yatim Borong Baju Lebaran Banda Aceh : Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan kembali diwujudkan oleh Serikat Pekerja PT Pegadaian Area Aceh melalui kegiatan sosial bertajuk “Ramadhan Berbagi Keceriaan” yang dilaksanakan pada Sabtu, 14 Maret 2026 di Suzuya Mall Banda Aceh. Kegiatan ini menghadirkan momen kebahagiaan bagi anak-anak yatim melalui program belanja pakaian Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Sejumlah anak yatim diajak langsung untuk memilih pakaian yang mereka inginkan untuk dikenakan pada hari raya nanti. Suasana haru dan bahagia terlihat jelas ketika anak-anak dengan antusias memilih baju baru yang akan menjadi bagian dari kebahagiaan mereka saat menyambut Idul Fitri. Program sosial ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Serikat Pekerja PT Pegadaian terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari lingkungan sekitar. Ketua DPC Serikat Pekerja PT Pegadaian Area Aceh, M. Raul Putra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi merupakan bentuk nyata komitmen organisasi dalam menumbuhkan budaya kepedulian sosial di lingkungan Pegadaian. “Bulan Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperkuat nilai-nilai solidaritas dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim agar mereka juga dapat merasakan kegembiraan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri,” ujar Raul. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan Ramadhan Berbagi Keceriaan akan terus menjadi program tahunan Serikat Pekerja PT Pegadaian Area Aceh, bahkan diharapkan dapat terus berkembang dengan jangkauan yang lebih luas. “Kegiatan berbagi kebahagiaan seperti ini akan terus kita agendakan setiap tahun. Harapan kami, ke depan skalanya bisa semakin besar sehingga semakin banyak anak-anak yatim yang dapat merasakan manfaat dan kebahagiaan dari kegiatan ini,” tambahnya. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari manajemen Pegadaian. Turut hadir dalam acara tersebut Deputy Area Banda Aceh, Sahputra Andriansyah, yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif sosial yang dilakukan oleh Serikat Pekerja. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan di lingkungan Pegadaian. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Serikat Pekerja PT Pegadaian Area Aceh. Ini merupakan contoh nyata bagaimana Pegadaian tidak hanya berfokus pada pelayanan bisnis, tetapi juga hadir memberikan kontribusi sosial bagi masyarakat,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa pihak manajemen akan terus mendukung berbagai kegiatan sosial yang diinisiasi oleh Serikat Pekerja maupun karyawan Pegadaian, karena kegiatan tersebut sejalan dengan semangat perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat. Kegiatan Ramadhan Berbagi Keceriaan ini juga dihadiri oleh seluruh anggota Serikat Pekerja PT Pegadaian Area Aceh yang turut terlibat langsung dalam mendampingi anak-anak yatim selama kegiatan berlangsung. Menariknya, kegiatan sosial ini tidak hanya dilaksanakan di Aceh, tetapi juga menjadi bagian dari program yang dilakukan secara serentak di tingkat DPD Medan, sehingga semangat berbagi kepada masyarakat dapat dirasakan secara lebih luas di berbagai wilayah. Adapun dana kegiatan berasal dari kas DPP Serikat Pekerja PT Pegadaian serta kontribusi sedekah dari para karyawan dan karyawati PT Pegadaian di wilayah Aceh. Partisipasi para pegawai ini menunjukkan tingginya semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan Pegadaian. Melalui kegiatan tersebut, Pegadaian tidak hanya ingin berbagi secara materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan, perhatian, serta semangat kebersamaan bagi anak-anak yatim yang menjadi bagian dari masyarakat. Dengan kegiatan sosial yang terus digelar secara berkelanjutan, Pegadaian berharap dapat semakin memperkuat perannya sebagai institusi yang tidak hanya hadir memberikan layanan keuangan bagi masyarakat, tetapi juga berkomitmen untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Semangat berbagi di bulan Ramadhan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial, sehingga kebahagiaan dapat dirasakan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat.[*]

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:55 WIB

Instruksi Mualem, Pemerintah Aceh Gelar Operasi Pasar Tanggap Inflasi di Lima Kabupaten/Kota

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:01 WIB

Tekankan Pentingnya Kearifan Lokal, Kapolda Perkuat Sinergi Polda Aceh dan KPP Pratama Banda Aceh

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:57 WIB

Buka Puasa di Rumah Dinas Sekda Aceh Berlangsung Hangat, Gubernur Mualem dan Wakapolda Turut Hadir

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:41 WIB

Polda Aceh Gelar Pasar Murah Gerakan Pangan Murah Polri Serentak

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:36 WIB

Wakapolda Aceh Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:30 WIB

THR 41.410 ASN Pemerintah Aceh Mulai Dicairkan, Total Capai Rp205,7 Miliar

Berita Terbaru