Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Alibasyah Tegaskan Insiden Krueng Mane Akibat Miskomunikasi, Fokus Utama Tetap Penanganan Banjir

SYAHBUDDIN PJ

- Redaksi

Jumat, 26 Desember 2025 - 20:38 WIB

50363 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh —detikaceh.com.  Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Alibasyah, menegaskan bahwa insiden kerusuhan yang terjadi di kawasan Jembatan Krueng Mane, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, pada Kamis malam, disebabkan oleh miskomunikasi di lapangan antara warga dan aparat keamanan.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolda Aceh kepada awak media usai menghadiri peringatan 21 tahun tsunami Aceh, Jumat (26/12/2025). Menurutnya, situasi yang sempat memanas kini telah berhasil dikendalikan, dan kedua belah pihak sepakat untuk menjaga stabilitas keamanan demi kepentingan masyarakat luas.

“Baik, tadi malam memang ada kejadian miskomunikasi saja di lapangan. Namun dari kedua pihak sudah bersepakat untuk tetap menjaga keadaan kondusif dan bersama-sama membantu masyarakat menyelesaikan persoalan banjir ini,” ujar Irjen Pol Marzuki Alibasyah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fokus pada Keamanan dan Penanganan Banjir Kapolda menekankan bahwa saat ini fokus utama aparat gabungan TNI dan Polri adalah memastikan situasi keamanan tetap terkendali, sekaligus mempercepat penanganan dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.

Ia mengingatkan bahwa kondisi darurat akibat banjir menuntut semua pihak untuk menahan diri, menjaga komunikasi yang baik, serta mengedepankan kepentingan kemanusiaan. Menurut Marzuki, aparat keamanan berada di lapangan untuk membantu masyarakat, bukan sebaliknya.

“Situasi banjir ini membutuhkan kerja sama semua pihak. Aparat TNI-Polri hadir untuk menjaga keamanan, mengatur lalu lintas, dan memastikan distribusi bantuan kemanusiaan berjalan lancar,” katanya.

Dugaan Korban Kekerasan di Lokasi Kejadian Sebelumnya, beredar informasi adanya dugaan kekerasan yang dialami seorang warga Kabupaten Bireuen bernama Hermansyah (35). Ia mengaku menjadi korban pemukulan oleh oknum aparat saat melintas di kawasan Jembatan Krueng Mane sekitar pukul 21.30 WIB.

Hermansyah, yang merupakan warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, menuturkan bahwa dirinya saat itu tengah dalam perjalanan bersama rombongan relawan dari berbagai daerah. Mereka menuju Kabupaten Aceh Tamiang untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir.

Ia mengendarai mobil pikap jenis Panther yang mengangkut logistik bantuan. Setibanya di lokasi, kendaraan mereka dihentikan oleh aparat gabungan TNI dan Polri yang sedang melakukan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas akibat kemacetan di sekitar jembatan.

“Karena kondisi macet dan melihat kendaraan lain sedang dirazia, saya turun dari mobil. Tiba-tiba saya didatangi beberapa pria berpakaian loreng dan bersenjata lengkap. Salah satu dari mereka memukul kepala saya menggunakan popor senjata,” ujar Hermansyah.

Akibat kejadian tersebut, Hermansyah mengalami luka di bagian kepala hingga mengeluarkan darah. Ia kemudian dibawa oleh rekan satu rombongan ke Puskesmas Muara Batu untuk mendapatkan perawatan medis.

“Saat ini saya masih menjalani penanganan medis di Puskesmas Muara Batu,” katanya.

Imbauan Kapolda: Jaga Kondusivitas dan Komunikasi Menanggapi insiden tersebut, Kapolda Aceh kembali mengimbau masyarakat dan relawan untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan, terutama di wilayah-wilayah rawan banjir dan kemacetan.

Irjen Pol Marzuki Alibasyah juga menegaskan bahwa pihaknya terbuka untuk menindaklanjuti setiap laporan masyarakat secara profesional dan transparan, guna memastikan tidak ada pihak yang dirugikan.

“Kami ingin semua persoalan diselesaikan dengan komunikasi yang baik. Yang terpenting sekarang adalah keselamatan masyarakat dan kelancaran penanganan bencana,” pungkasnya.

Hingga saat ini, aparat gabungan TNI-Polri masih disiagakan di sejumlah titik rawan banjir dan kemacetan untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif, sekaligus mendukung distribusi bantuan kemanusiaan ke wilayah-wilayah terdampak.

Redaksi: Syahbudin Padank FRN Fast Respon counter Polri Nusantara provinsi aceh

Berita Terkait

Spanduk Fitnah, Simbol Politik Bangkrut dan Mentalitas Pecundang di Tahun Politik
Kompol Usman Danyon C Pelopor Sambut Program E-mas Buka Jalan Personel Menuju Tanah Suci
BAS Cabang Jeuram Tepung Tawari 58 CJH Nagan Raya Yang Akan Berangkat Ke Tanah Suci Pekan Depan
Panitia Pelantikan DPD TMI Nagan Raya Ucap Terimakasih Atas Suksesnya Acara Pelantikan Pengurus Periode 2026 – 2031
Cut Muhammad Ketua DPW TMI Aceh Lantik Puluhan Pengurus DPD TMI Nagan Raya Periode 2026 – 2031
SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA
Rabusin Tekankan Kepastian Hak dalam Sengketa Agraria di Tengah Proses Hukum di Pengadilan Negeri Blangkejeren
Puluhan Siswa MIN 5 Nagan Raya Sambut Luluk Williams Selaku, Ny Principal Director

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:04 WIB

Serikat Pekerja PT Pegadaian Aceh Hadirkan Senyum Bersama Anak Yatim Borong Baju Lebaran

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:02 WIB

Serikat Pekerja PT Pegadaian Aceh Hadirkan Senyum Bersama Anak Yatim Borong Baju Lebaran Banda Aceh : Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan kembali diwujudkan oleh Serikat Pekerja PT Pegadaian Area Aceh melalui kegiatan sosial bertajuk “Ramadhan Berbagi Keceriaan” yang dilaksanakan pada Sabtu, 14 Maret 2026 di Suzuya Mall Banda Aceh. Kegiatan ini menghadirkan momen kebahagiaan bagi anak-anak yatim melalui program belanja pakaian Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Sejumlah anak yatim diajak langsung untuk memilih pakaian yang mereka inginkan untuk dikenakan pada hari raya nanti. Suasana haru dan bahagia terlihat jelas ketika anak-anak dengan antusias memilih baju baru yang akan menjadi bagian dari kebahagiaan mereka saat menyambut Idul Fitri. Program sosial ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Serikat Pekerja PT Pegadaian terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari lingkungan sekitar. Ketua DPC Serikat Pekerja PT Pegadaian Area Aceh, M. Raul Putra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi merupakan bentuk nyata komitmen organisasi dalam menumbuhkan budaya kepedulian sosial di lingkungan Pegadaian. “Bulan Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperkuat nilai-nilai solidaritas dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim agar mereka juga dapat merasakan kegembiraan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri,” ujar Raul. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan Ramadhan Berbagi Keceriaan akan terus menjadi program tahunan Serikat Pekerja PT Pegadaian Area Aceh, bahkan diharapkan dapat terus berkembang dengan jangkauan yang lebih luas. “Kegiatan berbagi kebahagiaan seperti ini akan terus kita agendakan setiap tahun. Harapan kami, ke depan skalanya bisa semakin besar sehingga semakin banyak anak-anak yatim yang dapat merasakan manfaat dan kebahagiaan dari kegiatan ini,” tambahnya. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari manajemen Pegadaian. Turut hadir dalam acara tersebut Deputy Area Banda Aceh, Sahputra Andriansyah, yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif sosial yang dilakukan oleh Serikat Pekerja. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan di lingkungan Pegadaian. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Serikat Pekerja PT Pegadaian Area Aceh. Ini merupakan contoh nyata bagaimana Pegadaian tidak hanya berfokus pada pelayanan bisnis, tetapi juga hadir memberikan kontribusi sosial bagi masyarakat,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa pihak manajemen akan terus mendukung berbagai kegiatan sosial yang diinisiasi oleh Serikat Pekerja maupun karyawan Pegadaian, karena kegiatan tersebut sejalan dengan semangat perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat. Kegiatan Ramadhan Berbagi Keceriaan ini juga dihadiri oleh seluruh anggota Serikat Pekerja PT Pegadaian Area Aceh yang turut terlibat langsung dalam mendampingi anak-anak yatim selama kegiatan berlangsung. Menariknya, kegiatan sosial ini tidak hanya dilaksanakan di Aceh, tetapi juga menjadi bagian dari program yang dilakukan secara serentak di tingkat DPD Medan, sehingga semangat berbagi kepada masyarakat dapat dirasakan secara lebih luas di berbagai wilayah. Adapun dana kegiatan berasal dari kas DPP Serikat Pekerja PT Pegadaian serta kontribusi sedekah dari para karyawan dan karyawati PT Pegadaian di wilayah Aceh. Partisipasi para pegawai ini menunjukkan tingginya semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan Pegadaian. Melalui kegiatan tersebut, Pegadaian tidak hanya ingin berbagi secara materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan, perhatian, serta semangat kebersamaan bagi anak-anak yatim yang menjadi bagian dari masyarakat. Dengan kegiatan sosial yang terus digelar secara berkelanjutan, Pegadaian berharap dapat semakin memperkuat perannya sebagai institusi yang tidak hanya hadir memberikan layanan keuangan bagi masyarakat, tetapi juga berkomitmen untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Semangat berbagi di bulan Ramadhan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial, sehingga kebahagiaan dapat dirasakan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat.[*]

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:55 WIB

Instruksi Mualem, Pemerintah Aceh Gelar Operasi Pasar Tanggap Inflasi di Lima Kabupaten/Kota

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:01 WIB

Tekankan Pentingnya Kearifan Lokal, Kapolda Perkuat Sinergi Polda Aceh dan KPP Pratama Banda Aceh

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:57 WIB

Buka Puasa di Rumah Dinas Sekda Aceh Berlangsung Hangat, Gubernur Mualem dan Wakapolda Turut Hadir

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:41 WIB

Polda Aceh Gelar Pasar Murah Gerakan Pangan Murah Polri Serentak

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:36 WIB

Wakapolda Aceh Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:30 WIB

THR 41.410 ASN Pemerintah Aceh Mulai Dicairkan, Total Capai Rp205,7 Miliar

Berita Terbaru