Prof Dr Sutan Nasomal Harapkan Presiden Perintahkan BNN Polri TNI Bersatu Brantas Narkoba. Indonesia Harus Bebas Narkotika, Lembaga Intitusi Harus Bersih !!!

Detik Aceh

- Writer

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:27 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Masalah Obat obatan terlarang di Indonesia jangan hanya rakyat yang dijadikan sobyek obyek pengkonsumsi Narkoba tetapi perlu juga dilingkungan Kementerian Badan lembaga negara di lingkungan kantor gubernur bupati Walikota kecamatan desa kelurahan sangat perlu sekali secara rutin dilakukan kegiatan tes urine oleh kalangan yang berwenang BNN Pusat BNK Provinsi Kota Kab dengan bersinerginya TNI POLRI dalam kegiatan pencegahan berbagai kasus narkoba yang juga menjadi prioritas memberhasihkan pengkonsumsi pengguna narkoba dari kalangan APH ASN diberbagai link tentunya “, ujar Prof Dr Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID) Assotion Of Young Indonesian Advocates menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin Redaksi media cetak onlen sekitar narkoba yang mewabah keberbagai link akhir akhir ini di Indonesia dikantornya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka(POM) dibilangan Cijantung Jakarta 9/10/2026, via telpon selulernya

Prof DR Sutan Nasomal : Indonesia Bisa Maju Bila Sering Dadakan Tes Urine Narkotika (STOP DRUGS) dan ini sangat wajib. Prof DR Sutan Nasomal meminta Presiden RI Perintahkan BNN Polri TNI setiap saat dadakan Tes Urine Narkoba di semua kantor Pemerintah serta DPR RI, DPRD, DPD sebulan dua kali. Kemudian Semua Sekolah dan Universitas. Menurut Prof DR Sutan Nasomal sesuai aduan masyarakat bahwa setiap kejahatan saat ini karena narkoba telah mengakar.

Prof DR Sutan Nasomal SH, MH meminta Presiden RI Perang melawan Narkoba dengan semua kekuatan di instrumen di negara Indonesia. Masuknya narkoba baik di Ibu Kota serta semua Wilayah Provinsi, Kabupaten dan Kota adalah dari dorongan kepentingan oknum jaringan besar atau kuat yang tidak tersentuh jerat hukum. Seret semua oknum yang terlibat Narkoba di dalam kursi Pemerintah agar tidak ada lagi memiliki jabatan apapun.
Semua pejabat tinggi Mapolda Mapolres Mapolsek Kejari Kejati harus membuat pernyataan Bersih Narkoba di wilayah kerjanya. Bila dalam waktu 6 bulan masih ada Narkoba beredar merusak generasi anak bangsa maka wajib para pejabat tersebut di pecat dengan tidak hormat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak ada maaf bagi Oknum yang memainkan narkoba untuk menghancurkan generasi Indonesia. Presiden RI harus hukum mati bila oknum penegak hukum terlibat penyedia narkoba atau ikut bussines Diseluruh Indonesia.

Libatkan semua satgas anti narkoba bersama BNN untuk sapu bersih jaringan pengedaran Narkoba.
Prof DR Sutan Nasomal SH,MH melihat Indonesia menjadi pasar besar Narkoba yang makin kuat di serbu dari dalam dan luar Negri.
Bila tahun 2027 masih ada kasus Narkoba yang menghancurkan generasi bangsa. Kasih hadiyah 10 milyar untuk semua masyarakat yang bisa menangkap bos besar narkoba hidup hidup.

Prof DR Sutan Nasomal menilai banyak oknum yang menyelamatkan Bos Narkoba dari pada menangkapnya selama 26 tahun ini. Mungkin karena di duga saweran uang besar sehingga banyak oknum yang melindungi para bos besar narkoba.

Dengan adanya BNN yang bisa melaksanakan dadakan tes narkotika di semua badan pemerintahan akan menyelamatkan Indonesia dari para oknum yang memperkaya diri dari jaringan Narkotika.

Narasumber : Prof DR Sutan Nasomal SH,MH

Berita Terkait

Kuatkan Tali Kasih di Perantauan, Antoni Silaban Panggil Keluarga Besar PPBJS Jabodetabek Saling Menopang
Tanggapan Jokowi Soal Ijazah Gibran Diuji: Hormati MK, Tapi Publik Butuh Jawaban Pasti
Panggung MK Memanas: Denny Indrayana Pimpin Aksi Tuntut Pemakzulan Gibran
Jerry Massie Kembali Serang Narasi Politik Jokowi, Ungkit Esemka, IKN, Impor, Tiga Periode dan Polemik Ijazah
Pakar Hukum Internasional, Prof Sutan Nasomal Menyakini Menkeu Baru RI Mampu Mengalahkan Dollar Selamat Menkeu Baru!!
Bola Panas Pilkades Lae Mbersih: Pelanggaran Diakui, Sanksi Masih Abu-Abu
Sanggahan Belum Final, Berita Sudah Terbit! Tim Suryadi Pertanyakan Transparansi P2K Lae Ikan
Masyarakat Bisa Ajukan Sanggahan bagi Masyarakat yang Terdata di Desil 10

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 01:24 WIB

Kejari Aceh Timur Tangkap Buronan Korupsi Aset PT KAI Rp6,5 Miliar, Publik Tagih Transparansi

Rabu, 30 September 2026 - 19:47 WIB

Kapolres Aceh Timur Ngopi Bareng Bersama Elemen Masyarakat Peudawa, Bahas Narkoba Hingga Tertib Berlalu Lintas

Rabu, 30 September 2026 - 19:41 WIB

Subuh Keliling, Langkah Kapolres Aceh Timur Merawat Harkamtibmas

Minggu, 20 September 2026 - 19:43 WIB

Sudah Diresmikan, Saluran Proyek Rp7,25 Miliar di Aceh Timur Malah Retak: Ada Apa?

Jumat, 18 September 2026 - 23:42 WIB

Pohon Lapuk Lintas Medan-Banda Aceh Ancam Keselamatan Warga, Aktivis BAI Kecam Sikap Acuh Plt Kadis BPBD Aceh Timur

Selasa, 1 September 2026 - 21:01 WIB

JANGAN BERMIMPI!” 10 Bulan Pascabanjir, Jalan Idi Tunong–Banda Alam Belum Juga Diperbaiki

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:59 WIB

Ketua DPW Fast Respon Counter Polri Nusantara Aceh Apresiasi Kepedulian Sosial Medco kepada Masyarakat Aceh Timur

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:31 WIB

Polres Aceh Timur Jalani Tes Urine dan Pemeriksaan Ponsel

Berita Terbaru