Anak Mualem Tampil Gemilang di Final DBL Jakarta, Meski Jubilee Harus Puas Jadi Runner-up

DETIK ACEH

- Redaksi

Selasa, 25 November 2025 - 00:58 WIB

50264 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pertarungan sengit di laga puncak DBL Jakarta 2025 menutup gemerlap turnamen basket pelajar paling bergengsi di ibu kota dengan cerita penuh drama. Tim basket putra SMA Jubilee Jakarta harus mengakui keunggulan lawannya, SMA Bukit Sion Jakarta, dalam final yang berlangsung intens di Indonesia Arena, Jakarta Pusat, Jumat (21/11/2025), dan harus puas sebagai runner-up.

Walau gagal mempersembahkan gelar juara, Jubilee tetap mencuri perhatian, terutama lewat penampilan bintangnya, Paniro Azmil Manaf. Pemain yang mengenakan jersey bernomor 15 ini tampil menonjol sepanjang pertandingan dengan performa konsisten dan kepercayaan diri tinggi. Dengan tinggi badan 189 cm dan berat 95 kg, Paniro menjadi salah satu pemain paling dominan di lapangan dan disebut-sebut sebagai prospek cerah di dunia basket pelajar Tanah Air.

Sosok Paniro makin jadi sorotan setelah identitasnya terungkap sebagai putra dari Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, atau yang lebih dikenal dengan nama Mualem, dan Kumalasari. Dukungan penuh keluarga terlihat jelas ketika Paniro dipanggil naik ke atas panggung seusai laga berakhir. Viral di media sosial, momen haru itu memperlihatkan ia berdiri di antara kedua orang tuanya yang hadir langsung memberikan semangat dari tribun VIP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dibalik euforia pertandingan, publik memberi perhatian khusus pada penampilan Paniro. Banyak yang menilai kehadirannya bukan sekadar membawa nama besar keluarga, namun juga memperlihatkan kualitas teknis dan mental bertanding yang mumpuni. Terlepas dari hasil akhir, kehadiran Paniro menjadi pembuktian bahwa Aceh punya talenta muda yang siap bersaing di pentas nasional, bahkan ke level lebih tinggi.

Di atas lapangan, Jubilee berjuang keras menjaga momentum. Mereka saling kejar poin dengan Bukit Sion, namun ketatnya pertahanan serta beberapa kesalahan kecil di menit-menit krusial membuat peluang mereka menyamakan kedudukan pupus jelang akhir pertandingan. Bukit Sion akhirnya berhasil menyegel kemenangan dan mengangkat trofi juara, sementara Jubilee tetap mendapat apresiasi tinggi dari para pendukungnya.

Sejumlah pecinta basket remaja mengungkapkan bahwa kekuatan Jubilee musim ini menunjukkan kemajuan pesat, apalagi dengan hadirnya pemain seperti Paniro yang memberikan dampak nyata. Performanya disebut bukan hanya mengandalkan postur fisik, tapi juga visi bermain, defense yang kuat, hingga ketenangan dalam tekanan.

“Dia punya potensi untuk jadi pemain nasional suatu saat nanti. Kalau terus diasah dengan tepat, Paniro bisa jadi nama besar di PON atau bahkan IBL,” ujar salah satu pelatih basket junior yang menyaksikan laga tersebut.

Selain itu, kehadiran langsung Mualem dan istri pada laga final turut menciptakan sentimen positif di kalangan masyarakat Aceh, terutama yang bangga melihat wakil daerah mereka tampil di panggung sebesar DBL Jakarta. Di tengah isu-isu tentang minimnya representasi olahraga dari daerah, kiprah Paniro dianggap sebagai suntikan optimisme bahwa dengan latihan keras dan dukungan keluarga, atlet muda dari provinsi manapun punya peluang untuk bersinar.

Final DBL Jakarta 2025 menjadi tonggak penting, tidak hanya dalam catatan kompetisi antar-SMA, tetapi juga dalam memperkenalkan talenta muda seperti Paniro ke radar nasional. Meski hanya membawa pulang status runner-up, SMA Jubilee Jakarta pulang dengan kepala tegak dan segudang pengalaman, sementara Paniro pulang dengan status sebagai rising star baru dari ujung barat Indonesia. (*)

Berita Terkait

Sosok Sederhana di Balik Jabatan: Ramadhan, SE Mulai Langkah Baru untuk Simpang Kiri
Wilson Lalengke: Take Down Berita adalah Kejahatan Jurnalistik
“Tak Ada Ampun! Dugaan Pungli JADUP Siperkas Menggila, Warga Kepung Oknum dan Siapkan Bukti Hukum”
“Vonis dari Skenario Busuk: Aktivis Dijebak, Keadilan Diperkosa di Ruang Sidang”
Tinjau Arus Mudik di Pelabuhan Merak, Kapolri Pastikan Beri Pelayanan Maksimal
Cek Kesiapan Arus Mudik Pelabuhan Merak, Kapolri, Panglima hingga Menko PMK Patroli Naik Heli
Pernyataan Pedas Mahmud Padang Viral: Serukan Perlawanan terhadap Budaya Penjilat dan Praktik Nepotisme
Hukum Jangan Jadi Alat Fitnah! Netap Ginting Tantang Pembuktian di Pengadilan

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 18:05 WIB

Puluhan Siswa MIN 5 Nagan Raya Sambut Luluk Williams Selaku, Ny Principal Director

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:05 WIB

Ketua RAPI Nagan Raya Apresiasi Kinerja Polres Nagan Raya Amankan Perayaan Idul Fitri Secara Humanis dan Profesional

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:10 WIB

Sosok Sederhana di Balik Jabatan: Ramadhan, SE Mulai Langkah Baru untuk Simpang Kiri

Senin, 23 Maret 2026 - 17:34 WIB

Apresiasi Kinerja PT Fajar Baizury & Brothers. Ketua DPP Lembaga RKCA Ajak Warga Nagan Raya Dukung Program CSR

Senin, 23 Maret 2026 - 17:03 WIB

Ternak Warga Mati : Bukan Gara Gara Limbah PT Fajar Baizuri. Ini Penjelasan Humas

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:06 WIB

“Tak Ada Ampun! Dugaan Pungli JADUP Siperkas Menggila, Warga Kepung Oknum dan Siapkan Bukti Hukum”

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:25 WIB

TRK Bupati Nagan Raya Salurkan Bantuan Sapi/Kerbau dari Presiden RI kepada Warga Terdampak Bencana

Kamis, 19 Maret 2026 - 03:20 WIB

Kapolres Nagan Raya, AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K, Bagi Takjil Untuk Warga Penguna Jalan

Berita Terbaru

BANDA ACEH

SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:22 WIB