Kutacane – Salah satu masyarakat dari Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara, Pindra Ramadani menyesalkan sikap dan pernyataan Ketua IPMAT Banda Aceh, yang menyudutkan pemerintah setempat penanganan bencana lambat.
“Menyudutkan pemerintah tanpa berbuat apapun, saya menduga hanya mencari panggung pernyataan Sabaruddin tersebut,” kata Pindra Ramadani, Selasa (06/01/2025).
Ia menyebutkan, sejak awal kejadian bencana di Aceh Tenggara hanya yang hadir ditengah masyarakat korban Banjir adalah Polri dan TNI serta Pemerintah Daerah dalam membantu penanganan banjir, sedangkan Ketua IPMAT Banda Aceh hanya melihat dari kejauhan malah menyudutkan pemerintah.
“Mana satu bulan setelah terjadi banjir, dan apa yang sudah kalian perbuat untuk korban banjir sehingga mampu menyudutkan pemerintah daerah,” sebutnya.
Menurutnya, pemerintah daerah telah maksimal menangani korban terdampak banjir hingga memberikan bantuan serta memantau kebutuhan pengungsi. Selain itu, pemerintah juga telah berupaya membuka akses desa yang putus agar perekonomian masyarakat dapat berjalan.
“Kami cukup puas penanganan dari pemerintah daerah. Jadi ketua IPMAT Banda Aceh meski kalian tak membantu kami, tapi jangan mengambil manfaat diatas bencana yang kami alami,” pungkasnya.
(Red)
























