Suryadi Djamil: Mualem Jangan Biarkan Polisi Terbentur dengan Mahasiswa dan Masyarakat

ADMIN

- Writer

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:14 WIB

50201 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH — Tokoh Aceh, Suryadi Djamil atau yang akrab disapa Omsur, meminta Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), agar turun langsung menemui massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Aceh (ARA) guna mencegah terjadinya benturan antara aparat kepolisian dengan mahasiswa maupun masyarakat.

 

Aksi demonstrasi yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 18 Mei 2026 itu akan diikuti oleh mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Aceh (ARA). Mereka menuntut pencabutan Pergub Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) yang dinilai menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam keterangannya, Minggu (17/5/2026), Suryadi Djamil menilai aparat kepolisian selama ini telah bekerja maksimal dalam mengawal dan melayani jalannya berbagai aksi demonstrasi terkait persoalan JKA.

 

“Sudah tiga kali aksi berlangsung, dan kepolisian telah bekerja maksimal melayani massa aksi. Jangan sampai ada pembiaran yang akhirnya menimbulkan benturan antara massa dengan aparat kepolisian,” ujar Omsur.

 

Menurutnya, aspirasi masyarakat harus disikapi dengan dialog terbuka dan pendekatan yang persuasif. Ia meyakini Mualem memiliki komitmen menjaga situasi Aceh tetap aman, damai, dan kondusif.

 

“Saya yakin Mualem mau menjumpai massa aksi besok demi Aceh yang lebih aman, damai, dan sejahtera. Mualem juga seharusnya berterima kasih kepada seluruh rakyat Aceh yang sudah mengingatkan pemerintah. Setiap kritik pasti ada solusi dan saran di dalamnya,” katanya.

 

Omsur mengingatkan, apabila persoalan ini dibiarkan tanpa langkah konkret dari pemerintah, situasi dikhawatirkan dapat semakin membesar.

 

“Percikan api ini bisa menjadi besar apabila gubernur membiarkan semuanya berlarut-larut. Mualem harus berani mengambil sikap demi kebaikan Aceh,” ujarnya.

 

Selain itu, Suryadi juga mendorong adanya langkah-langkah strategis dalam penyelesaian persoalan JKA, termasuk meminta seluruh pihak ikut bertanggung jawab.

 

Ia menyarankan agar anggaran pokok pikiran (pokir) anggota legislatif dapat dialihkan untuk mendukung pembiayaan JKA, mengingat kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat merupakan kepentingan utama rakyat Aceh.

 

“Dewan juga dipilih oleh rakyat. Karena itu, tidak hanya gubernur yang bertanggung jawab, tetapi DPRA juga memiliki kewajiban memberikan kepuasan publik dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat,” katanya.

 

Ia juga menilai Gubernur Aceh perlu segera mengambil langkah-langkah evaluatif di internal pemerintahan, termasuk mempertimbangkan penataan struktur birokrasi demi mempercepat penyelesaian persoalan yang berkembang.

 

Di akhir pernyataannya, Omsur mengimbau mahasiswa dan masyarakat yang akan mengikuti aksi agar tetap menjaga ketertiban serta mengedepankan etika dalam menyampaikan aspirasi.

 

“Silakan menyampaikan pendapat di muka umum, tetapi jangan anarkis. Berikan contoh terbaik kepada masyarakat. Adik-adik mahasiswa harus menunjukkan bahwa mereka memiliki moral, adab, dan perjuangan yang benar-benar untuk kepentingan rakyat,” tutupnya.

Berita Terkait

Polisi Sita 17 Paket Sabu di Blangkejeren, Seorang Pria Diamankan
TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Resmi Dibuka, Satgas Bersama Warga Mulai Pengerjaan Jalan dan Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni di Desa Pepelah
TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Buka Jalan Sepanjang 3.500 Meter dan Bangun RTLH di Desa Pepelah dengan Semangat Gotong Royong
Banjir Setinggi 2,3 Meter Rendam Blang Seunong Aceh Timur, Rumah dan Musala Tenggelam Warga Mengungsi
Jembatan Dinilai Tak Optimal dan Penerangan Minim, Sukri Win Bangsu Kritik Penanganan Banjir Kuning I yang Belum Tuntas
Diduga Kurang Pengawasan Proyek Peningkatan Ruas Jalan Muara Setulen – Gelombang Asal Jadi
– Warga Alue Kul Minta Inspektorat dan Kejaksaan Audit Dana Desa Secara Menyeluruh
Dampak Tanggul Jebol di Kali Alas, Ratusan Hektare Perkebunan Hilang dan Regulasi Lingkungan Dipertaruhkan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:27 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Harapkan Presiden Perintahkan BNN Polri TNI Bersatu Brantas Narkoba. Indonesia Harus Bebas Narkotika, Lembaga Intitusi Harus Bersih !!!

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Tanggapan Jokowi Soal Ijazah Gibran Diuji: Hormati MK, Tapi Publik Butuh Jawaban Pasti

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Panggung MK Memanas: Denny Indrayana Pimpin Aksi Tuntut Pemakzulan Gibran

Rabu, 30 September 2026 - 01:10 WIB

Jerry Massie Kembali Serang Narasi Politik Jokowi, Ungkit Esemka, IKN, Impor, Tiga Periode dan Polemik Ijazah

Jumat, 18 September 2026 - 23:48 WIB

Pakar Hukum Internasional, Prof Sutan Nasomal Menyakini Menkeu Baru RI Mampu Mengalahkan Dollar Selamat Menkeu Baru!!

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Bola Panas Pilkades Lae Mbersih: Pelanggaran Diakui, Sanksi Masih Abu-Abu

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:13 WIB

Sanggahan Belum Final, Berita Sudah Terbit! Tim Suryadi Pertanyakan Transparansi P2K Lae Ikan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Masyarakat Bisa Ajukan Sanggahan bagi Masyarakat yang Terdata di Desil 10

Berita Terbaru