Perkuat Sinergi dan Pelayanan, Bea Cukai Meulaboh Gelar Forum Konsultasi Publik

Detik Aceh

- Writer

Kamis, 25 Juni 2026 - 02:25 WIB

5054 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH BARAT | Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, Bea Cukai Meulaboh mengundang seluruh pengguna jasa dalam kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) yang dilaksanakan pada Selasa, 23 Juni 2026, bertempat di Ruang Activity-Based Workplace (ABW), Gedung Kantor Bea Cukai Meulaboh.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas hasil pelaksanaan Survei Kepuasan Pengguna Layanan (SKPL). Selain itu, FKP menjadi wadah bagi pengguna jasa untuk menyampaikan saran, masukan, dan kritik secara langsung kepada Bea Cukai Meulaboh.

Acara dibuka oleh Kepala KPPBC TMP C Meulaboh, Ahmad Yudi Fevrianto. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para responden atas penilaian yang telah diberikan. Beliau juga mengimbau seluruh pengguna jasa agar tidak sungkan menyampaikan saran, masukan, maupun kritik terhadap layanan Bea Cukai Meulaboh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beliau turut mengimbau pengguna jasa untuk melaporkan setiap dugaan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan Bea Cukai Meulaboh melalui saluran pengaduan yang tersedia.

“Saya mengimbau kepada Bapak dan Ibu sekalian, apabila terdapat pegawai kami yang terindikasi melakukan tindak pidana korupsi, agar dapat melaporkannya melalui saluran pengaduan yang telah disediakan,” ujarnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan penyampaian masukan secara langsung oleh pengguna jasa. Diskusi ini dimoderatori oleh Andi Suhendra selaku Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan.

“Melalui forum ini, kami berharap Bapak dan Ibu pengguna jasa tidak segan untuk menyampaikan hal-hal yang masih perlu kami perbaiki dalam memberikan layanan. Setiap masukan akan menjadi dorongan bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan,” tuturnya.

Dalam sesi diskusi tersebut, Bea Cukai Meulaboh memperoleh apresiasi yang tinggi dari pengguna jasa atas pelayanan yang telah diberikan. Di sisi lain, pengguna jasa juga menyampaikan masukan agar Bea Cukai Meulaboh dapat melaksanakan bimbingan teknis apabila terdapat ketentuan baru dalam proses bisnis kepabeanan dan cukai.

Melalui pelaksanaan FKP ini, Bea Cukai Meulaboh berharap hubungan kemitraan dengan pengguna jasa dapat terus terjalin dengan baik. Forum ini juga menjadi ruang bersama untuk memperkuat komunikasi, menerima masukan, dan mendorong peningkatan layanan yang lebih berkualitas, transparan, dan berintegritas. (*)

Berita Terkait

Ketua DIVOS HIMAKESMAS FIK UTU dan Wakil UKM RI-PENA Soroti Pelaporan terhadap Penolak Jalur Angkutan Limbah FABA: Kritik Tidak Boleh Dipidanakan
Menwa UTU Gelar Latihan Menembak di Lapangan Tembak Yonif 116/GS Lapang Meulaboh
Petugas Temukan Senjata Tajam dan HP di Lapas Kelas IIB Meulaboh.

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:19 WIB

Kapolda Aceh Pimpin Sertijab 7 Pejabat Utama dan 9 Kapolres Jajaran Polda Aceh

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:09 WIB

Prosesi Adat Meriah, LAMR Meranti Serahkan Datuk AKBP Aldi Alfa Faroqi ke LAMR Rokan Hilir

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:41 WIB

Ketua DIVOS HIMAKESMAS FIK UTU dan Wakil UKM RI-PENA Soroti Pelaporan terhadap Penolak Jalur Angkutan Limbah FABA: Kritik Tidak Boleh Dipidanakan

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:07 WIB

Calon Kepala Desa Subulussalam Barat Ikuti Tes Baca Al-Qur’an di Masjid Al-Munawarah

Minggu, 12 Juli 2026 - 23:24 WIB

Semangat Harkopnas ke-79, GAMIES Aceh Ajak Perkuat Koperasi dan UMKM Demi Mendorong Ekonomi Kerakyatan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:35 WIB

Jaga Habitat Gajah Sumatera, Polda Riau Siap Kawal Inpres Nomor 8 Tahun 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:22 WIB

Jadi Sorotan! H. Affan Alfian Bintang dan Ketua DPRK Subulussalam Ade Fadly Pranata Bintang Hadiri Pelantikan Ketua DPD I Partai Golkar Aceh

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:40 WIB

Rp134 Juta Dana Ketahanan Pangan Lembah Haji Diduga Tak Jelas Penggunaannya

Berita Terbaru