Sosok Parman Jadi Perbincangan Warga, Usung Semangat Amanah dan Transparansi untuk Kampong Tualang

SYAHBUDDIN PJ

- Writer

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:51 WIB

50400 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam – Menjelang Pemilihan Kepala Kampong (Pilkades) Tualang, nama Parman, Calon Kepala Kampong Nomor Urut 01, mulai menjadi perhatian masyarakat. Dengan mengusung semangat amanah, transparan, dan melayani masyarakat, Parman menawarkan visi membangun pemerintahan desa yang terbuka, adil, dan berpihak kepada kepentingan seluruh warga.

Bagi Parman, jabatan kepala kampong bukanlah simbol kekuasaan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa seorang pemimpin desa harus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi warga, serta memberikan pelayanan yang cepat, ramah, dan tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan politik.

> “Kepala kampong adalah pelayan masyarakat. Amanah rakyat harus dijaga dengan kerja nyata, kejujuran, dan keterbukaan,” ujar Parman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu komitmen yang menjadi perhatian masyarakat adalah tekadnya mewujudkan tata kelola pemerintahan kampong yang transparan, khususnya dalam pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). Menurutnya, setiap rupiah anggaran desa harus digunakan sesuai kebutuhan masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka.

Parman juga ingin membangun budaya pemerintahan yang mengedepankan musyawarah. Ia menilai keputusan penting di desa seharusnya melibatkan tokoh masyarakat, pemuda, kaum perempuan, dan seluruh unsur masyarakat agar pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan warga.

Selain pembangunan fisik, Parman menaruh perhatian pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi, dukungan terhadap petani, pembinaan generasi muda, serta peningkatan pelayanan sosial dan keagamaan.

Ia berharap Kampong Tualang menjadi desa yang aman, nyaman, maju, dan harmonis, di mana masyarakat dapat menyampaikan kritik maupun saran tanpa rasa takut. Menurutnya, pemerintahan yang baik adalah pemerintahan yang terbuka terhadap masukan dan siap menerima evaluasi demi kemajuan bersama.

Dengan mengusung slogan “Amanah dalam Memimpin, Transparan dalam Mengelola, dan Melayani dengan Hati,” Parman optimistis dapat membawa perubahan positif apabila dipercaya masyarakat memimpin Kampong Tualang.

Menutup penyampaiannya, Parman mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan dan menjadikan Pilkades sebagai pesta demokrasi yang damai.

> “Saya memohon doa restu dan dukungan seluruh masyarakat. Apa pun pilihan nanti, mari kita tetap menjaga persaudaraan. Bersama kita bangun Kampong Tualang yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat,” tutupnya.

 

Berita Terkait

Polemik Perusahaan Tambang di Samadua Memanas, Ketua DPRK Aceh Selatan Dinilai Tak Konsisten
Sorot Rekomendasi DPRK Soal Perusahaan Tambang Samadua, GerPALA : “Tak Ada Power, Nggak Jelas Poin”
Penuh Keceriaan, SDN Babah Krung Tutup Rangkaian Lomba HUT ke-81 RI dengan Pembagian Hadiah
Bola Panas Pilkades Lae Mbersih: Pelanggaran Diakui, Sanksi Masih Abu-Abu
Sanggahan Belum Final, Berita Sudah Terbit! Tim Suryadi Pertanyakan Transparansi P2K Lae Ikan
Polres Bireuen Tebar Berkah di Kota Juang, Warga Membutuhkan Mendapat Paket Sembako
Polemik Lahan Singgersing: Warga Minta Musyawarah, Jangan Sampai Konflik Meledak di Tengah Masyarakat
Kampanye Akbar Sudomo Cibro Nomor Urut 1 Dibanjiri Masyarakat Desa Lae Mbersih, Serukan Pilkades Damai dan Bersatu

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:53 WIB

Profesor Sutan Nasomal Minta Presiden Prabowo Perintahkan Wapres Gibran Audit 32 Ribu korban BB

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:41 WIB

Kapolres Bireuen Terima Penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 02:08 WIB

Panitia SPMB UNIKI Gelar Rapat Persiapan Ujian CAT Mahasiswa Baru

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:55 WIB

Terdata Desil 8, Balita Korban Kecelakaan di Bireuen Sulit Berobat, Bupati Turun Tangan

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:10 WIB

25 Korban Banjir di Bireuen Diduga Setor Rp500 Ribu Usai Terima Bantuan, Keuchik Klaim Inisiatif Warga

Berita Terbaru