Pers Jangan Dibungkam! Pemerintah Harus Siap Dikritik, Kapolsek Simpang Kiri Damaikan SWI dan Pj Kepala Desa Buluh Dori

SYAHBUDDIN PJ

- Writer

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:40 WIB

50162 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBULUSSALAM —detikaceh.com Kebebasan pers kembali menjadi sorotan setelah terjadi persoalan komunikasi antara insan media yang tergabung dalam SWI Kota Subulussalam dengan Pj Kepala Desa Buluh Dori Kilometer 11, Mihardi. Persoalan tersebut akhirnya diselesaikan melalui mediasi yang difasilitasi Kapolsek Simpang Kiri, AKP Evizar Evizarrianto, Sabtu (15/8/2026).

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat keras bagi pemerintah, khususnya aparatur pemerintahan desa, bahwa wartawan bukan musuh pemerintah dan pertanyaan jurnalistik bukan sebuah ancaman.

Ketika seorang wartawan melakukan konfirmasi terhadap suatu persoalan, hal itu merupakan bagian dari tugas jurnalistik untuk memperoleh informasi yang berimbang sebelum sebuah berita diterbitkan. Karena itu, setiap pejabat publik semestinya memahami bahwa keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari pelayanan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kritik boleh berbeda, pertanyaan boleh tajam, tetapi jangan sampai tugas pers justru dianggap sebagai gangguan.

Dalam mediasi yang berlangsung di ruang kerja Kapolsek Simpang Kiri tersebut, hadir Pj Kepala Desa Buluh Dori Mihardi, Ketua SWI Kota Subulussalam Suhendri Solin bersama sejumlah anggota SWI, serta Aiptu Hendro selaku Bhabinkamtibmas Desa Buluh Dori Kilometer 11.

Dalam kesempatan tersebut, Mihardi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh anggota SWI Kota Subulussalam atas kesalahpahaman yang terjadi.

> “Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Desa Buluh Dori memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh anggota SWI Kota Subulussalam. Mudah-mudahan persoalan ini dapat kita selesaikan dengan baik dan tidak menjadi persoalan di kemudian hari,” ujar Mihardi.

Ketua SWI Kota Subulussalam, Suhendri Solin, menyampaikan apresiasi kepada Kapolsek Simpang Kiri dan Bhabinkamtibmas yang telah mengambil langkah bijak dengan mempertemukan kedua belah pihak.

Menurutnya, persoalan antara pers dan pemerintah seharusnya tidak perlu berkembang menjadi konflik apabila komunikasi dan saling menghargai dapat dikedepankan.

Sementara itu, Kapolsek Simpang Kiri AKP Evizar Evizarrianto menegaskan pentingnya komunikasi dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan.

> “Yang terpenting adalah kita saling memahami, menjaga komunikasi dan menghargai tugas masing-masing. Rekan-rekan media memiliki tugas dalam melakukan konfirmasi dan pemberitaan, sementara pemerintah desa juga memiliki kewajiban memberikan penjelasan sesuai dengan kapasitasnya,” ujar AKP Evizar.

Pemerintah Jangan Alergi Kritik Persoalan ini patut menjadi bahan evaluasi bagi seluruh jajaran pemerintahan. Jangan sampai pejabat publik hanya senang ketika diberitakan positif, tetapi merasa terganggu ketika wartawan menyampaikan kritik atau mempertanyakan persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat.

Pemerintah menggunakan anggaran publik, menjalankan pelayanan publik, dan membuat kebijakan yang berdampak langsung kepada masyarakat. Karena itu, transparansi dan keterbukaan bukan kemurahan hati pejabat, melainkan bagian dari tanggung jawab kepada masyarakat.

Jika ada pemberitaan yang dianggap keliru, pemerintah tentu memiliki hak untuk memberikan klarifikasi, hak jawab, maupun penjelasan berdasarkan data dan fakta.

Namun, penyelesaian melalui komunikasi dan mekanisme yang benar jauh lebih baik daripada membangun ketegangan dengan insan pers.

Jangan bungkam wartawan. Jangan takut pada kritik. Dan jangan menganggap pertanyaan jurnalistik sebagai serangan pribadi.

Di sisi lain, insan pers juga wajib menjalankan tugas secara profesional dengan mengedepankan kode etik jurnalistik, verifikasi, keberimbangan, serta memberikan ruang klarifikasi kepada pihak yang diberitakan.

Dengan demikian, hubungan antara pemerintah dan pers bukan hubungan antara “lawan” dan “kawan”, melainkan dua unsur yang sama-sama memiliki tanggung jawab kepada masyarakat.

Mediasi Berakhir Damai Mediasi yang difasilitasi Kapolsek Simpang Kiri akhirnya menghasilkan kesepakatan untuk menyudahi persoalan dan memperbaiki komunikasi ke depan.

Langkah tersebut patut diapresiasi. Namun, pesan yang lebih besar dari peristiwa ini harus menjadi perhatian bersama:

Ketika pers dibungkam, masyarakat kehilangan informasi. Ketika kritik ditakuti, pemerintah kehilangan kontrol sosial. Dan ketika pertanyaan wartawan dianggap sebagai ancaman, demokrasi berada dalam ruang yang tidak sehat.

Karena itu, pemerintah di semua tingkatan diharapkan tidak alergi terhadap kritik. Jabatan adalah amanah, kekuasaan adalah tanggung jawab, dan masyarakat berhak mengetahui bagaimana pemerintahan dijalankan.

Pers yang kritis bukan ancaman bagi pemerintah yang bekerja dengan benar.

Justru pemerintah yang transparan dan bekerja berdasarkan aturan tidak perlu takut terhadap pertanyaan wartawan.

Redaksi//

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Dua Pria, Sita 0,14 Gram Sabu
Dukung Ketahanan Pangan, Polres Aceh Barat Lakukan Penanaman Jagung Perdana dan Serahkan Bantuan Alsintan
Kapolres Pidie Perkuat Sinergi dengan Ulama, MPU Siap Dukung Pemeliharaan Kamtibmas
Daftar Khatib dan Imam Shalat Jum’at se-Aceh Besar, 16 Oktober 2026 / 5 Jumadil Awwal 1448 Hijriah
Warga dan Satgas TMMD Antusias Bangun RTLH Warga Kampung Pepelah
Polisi Sita 17 Paket Sabu di Blangkejeren, Seorang Pria Diamankan
TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Resmi Dibuka, Satgas Bersama Warga Mulai Pengerjaan Jalan dan Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni di Desa Pepelah
TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Buka Jalan Sepanjang 3.500 Meter dan Bangun RTLH di Desa Pepelah dengan Semangat Gotong Royong

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Dua Pria, Sita 0,14 Gram Sabu

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Polisi Sita 17 Paket Sabu di Blangkejeren, Seorang Pria Diamankan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:15 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Resmi Dibuka, Satgas Bersama Warga Mulai Pengerjaan Jalan dan Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni di Desa Pepelah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:47 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Buka Jalan Sepanjang 3.500 Meter dan Bangun RTLH di Desa Pepelah dengan Semangat Gotong Royong

Jumat, 11 September 2026 - 16:38 WIB

Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Aceh Gelar Upacara Penyucian Tunggul dalam Rangka HUT Pasukan Pelopor ke-67

Jumat, 11 September 2026 - 16:28 WIB

Brimob Polda Aceh Gelar Bhakti Sosial di Masjid Ar-Rahman dalam Rangka Menyambut HUT Pasukan Pelopor ke-67

Jumat, 11 September 2026 - 15:54 WIB

Ardian Bongkar Dugaan “Permainan Kotor” Leasing dan Pemilik Mobil di Gayo Lues, STNK Masih di Tangan Penggadai

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Temu Ramah Kapolres Gayo Lues Bersama Insan Pers, Ajak Perkuat Sinergi, Tegaskan Komitmen “SIGAP”

Berita Terbaru