Atap Bocor, Ruang Kelas MTsN 2 Aceh Tenggara Butuh Perhatian Pemerintah

Detik Aceh

- Writer

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:49 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Kutacane — Kondisi sejumlah ruang kelas di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Aceh Tenggara, Desa Lawe Sigala Barat, Kecamatan Lawe Sigala-Gala, membutuhkan perhatian serius. Kerusakan terlihat pada bagian atap dan plafon yang mulai mengalami kerusakan, sehingga berpotensi mengganggu kenyamanan proses belajar mengajar.

‎Kondisi tersebut terlihat langsung saat Media media ini melakukan kunjungan ke MTsN 2 Aceh Tenggara pada Selasa, 11 Agustus 2026. Dari hasil peninjauan, tampak sejumlah bagian atap mengalami kebocoran dan beberapa bagian plafon juga membutuhkan perbaikan.



‎Kebocoran menjadi persoalan tersendiri ketika hujan turun. Air dapat masuk ke dalam ruang kelas melalui bagian atap yang rusak sehingga berpotensi mengganggu kegiatan belajar siswa dan aktivitas guru.

‎Pihak madrasah sebenarnya telah berupaya melakukan perbaikan secara bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran yang tersedia. Namun, keterbatasan dana membuat seluruh kerusakan belum dapat ditangani secara menyeluruh.

‎Kepala MTsN 2 Aceh Tenggara, Bustami, S.Pd., mengatakan sebagian seng yang mengalami kerusakan telah diganti oleh pihak madrasah. Namun, perbaikan secara keseluruhan masih terkendala keterbatasan anggaran operasional.

‎“Ada yang kami ganti sengnya, tetapi tidak semua bisa diperbaiki karena dana BOS kami tidak cukup untuk memperbaiki semuanya,” ungkap Bustami.

‎Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan penanganan melalui program rehabilitasi atau renovasi dengan dukungan anggaran yang lebih besar. Karena itu, pihak madrasah berharap pemerintah pusat maupun instansi terkait dapat memberikan perhatian terhadap kondisi sarana dan prasarana pendidikan di MTsN 2 Aceh Tenggara.

‎“Kami berharap pemerintah pusat atau instansi terkait dapat membantu memperbaiki atau merenovasi ruang kelas di MTsN 2 Aceh Tenggara. Dengan adanya bantuan tersebut, kami tentu sangat terbantu dan anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman,” harapnya.

‎Bustami menegaskan, usulan tersebut bukan semata-mata untuk memperbaiki bangunan, tetapi juga sebagai upaya menghadirkan lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi siswa maupun guru.

‎Pihak madrasah berharap kondisi bangunan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam program rehabilitasi atau renovasi madrasah, tentunya berdasarkan hasil peninjauan dan ketentuan yang berlaku.

‎Dengan adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah, kerusakan sejumlah fasilitas di MTsN 2 Aceh Tenggara diharapkan dapat ditangani secara bertahap. Sehingga, proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman dan para siswa dapat mengikuti pembelajaran dengan fasilitas yang lebih layak.

Laporan : Edi Sahputra

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM
Manajemen BSI Kutacane Dibungkam Isu Pelecehan dan Intimidasi, Pegawai Ancam Adukan ke Penegak Hukum Jika Tidak Diusut Tuntas
Rp134 Juta Dana Ketahanan Pangan Lembah Haji Diduga Tak Jelas Penggunaannya
Gaungkan Sportivitas di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tenggara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026
Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan
Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja
Aksi Curat Berakhir di Tangan URC Sat Reskrim Polres Agara, Dua Pelaku Berhasil Dibekuk
80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 02:08 WIB

Panitia SPMB UNIKI Gelar Rapat Persiapan Ujian CAT Mahasiswa Baru

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:55 WIB

Terdata Desil 8, Balita Korban Kecelakaan di Bireuen Sulit Berobat, Bupati Turun Tangan

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:10 WIB

25 Korban Banjir di Bireuen Diduga Setor Rp500 Ribu Usai Terima Bantuan, Keuchik Klaim Inisiatif Warga

Berita Terbaru