Jalan Nasional Berlubang di Jantung Kota Subulussalam, Pemuda Turun Tangan Tambal Pakai Swadaya

SYAHBUDDIN PJ

- Writer

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:42 WIB

5060 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBULUSSALAM—detikaceh.com.  Perhatian publik kembali tertuju pada kondisi jalan nasional di Kota Subulussalam. Lubang berukuran cukup besar di jalur dua, tepatnya di Desa Subulussalam Barat, Dusun Rahmah, Kecamatan Simpang Kiri, dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan pengguna jalan.

Kondisi tersebut mendorong puluhan pemuda setempat turun tangan melakukan penambalan secara swadaya. Aksi itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat yang setiap hari melintasi ruas jalan tersebut.

Lokasi jalan berlubang itu berada tidak jauh dari RSUD Kota Subulussalam, sehingga dinilai cukup vital karena menjadi salah satu akses yang ramai dilalui masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hamzah, selaku perwakilan pemuda Subulussalam Barat, mengatakan penambalan dilakukan karena lubang yang berada di tengah badan jalan dinilai sudah membahayakan pengendara.

> “Kami selaku warga dan pemuda setempat melakukan penambalan jalan jalur dua ini, tepatnya dekat dengan RSUD Kota Subulussalam. Di tempat ini sudah sering para pengemudi berjatuhan akibat besarnya lubang di tengah jalan nasional jalur dua,” ujar Hamzah.

Hamzah menjelaskan, dalam aksi tersebut pemuda bersama warga melakukan penambalan di lokasi. Adapun material semen yang digunakan mendapat bantuan dari Syukran/Gunung serta Geuchik/Pj. Kepala Desa Subulussalam Barat.

> “Untuk semen, ada bantuan dari Syukran/Gunung dan Geuchik Pj. Subulussalam Barat. Kami bersama pemuda melakukan penambalan di lokasi agar lubang tersebut tidak lagi membahayakan pengguna jalan,” katanya.

Menurut Hamzah, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian masyarakat sembari menunggu adanya penanganan dari pemerintah terkait.

> “Ini kami lakukan bersama puluhan pemuda sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat. Kami tidak ingin terus melihat pengendara menjadi korban karena kondisi jalan yang berlubang,” ujarnya.

Pemuda Minta Pemerintah Tak Tinggal Diam Meski masyarakat dan pemuda telah berinisiatif melakukan penambalan sementara, Hamzah berharap Pemerintah Kota Subulussalam maupun Pemerintah Aceh segera mengambil langkah perbaikan secara permanen.

Menurutnya, keberadaan lubang di kawasan pusat kota, terlebih lokasinya berada tidak jauh dari rumah sakit, seharusnya menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan pengguna jalan.

> “Kami berharap kepada Pemerintah Kota Subulussalam dan Pemerintah Provinsi Aceh agar bisa memperbaiki jalan ini secara permanen. Jalan tersebut sudah lama menjadi perhatian masyarakat, apalagi lokasinya berada di tengah kota dan dekat dengan Rumah Sakit Umum Kota Subulussalam,” ujar Hamzah.

Aksi pemuda tersebut menjadi gambaran bahwa persoalan infrastruktur jalan bukan hanya menyangkut kenyamanan, tetapi juga berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat.

Warga berharap pemerintah dan instansi yang memiliki kewenangan terhadap ruas jalan nasional tersebut segera turun ke lapangan, melihat kondisi secara langsung, serta melakukan perbaikan permanen agar lubang yang selama ini dikeluhkan tidak kembali membahayakan para pengendara.

Redaksi 1Kabar.com — Syahbudin Padang

Berita Terkait

Geger di Deah Baro, Jasad Bayi Diduga Korban Aborsi Ditemukan Terkubur
Gelorakan Semangat Kemerdekaan, Nagan Raya Bagikan 3.000 Bendera Merah Putih
Atap Bocor, Ruang Kelas MTsN 2 Aceh Tenggara Butuh Perhatian Pemerintah
Instruksi Mualem, Dinsos Aceh Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Jeget Ayu
Kapolres Bireuen Terima Penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026
H. Ramilin Capah, Calon Kepala Kampong Panji Nomor Urut 03: Bawa Gagasan Kampong Maju, Mandiri dan Sejahtera
Dana Desa Kutereje Disorot: Balai Desa Dianggarkan Berulang, Program Covid-19 2025 dan Drainase Rp 126 Juta Dipertanyakan
Resmi! Ketua DPD LSM Trinusa Aceh Berhentikan Adi Saputra dari Jabatan Kadiv Pengamanan

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 02:08 WIB

Panitia SPMB UNIKI Gelar Rapat Persiapan Ujian CAT Mahasiswa Baru

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:55 WIB

Terdata Desil 8, Balita Korban Kecelakaan di Bireuen Sulit Berobat, Bupati Turun Tangan

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:10 WIB

25 Korban Banjir di Bireuen Diduga Setor Rp500 Ribu Usai Terima Bantuan, Keuchik Klaim Inisiatif Warga

Berita Terbaru