Jalan Nasional Berlubang di Jantung Kota Subulussalam, Pemuda Turun Tangan Tambal Pakai Swadaya

SYAHBUDDIN PJ

- Writer

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:42 WIB

50216 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBULUSSALAM—detikaceh.com.  Perhatian publik kembali tertuju pada kondisi jalan nasional di Kota Subulussalam. Lubang berukuran cukup besar di jalur dua, tepatnya di Desa Subulussalam Barat, Dusun Rahmah, Kecamatan Simpang Kiri, dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan pengguna jalan.

Kondisi tersebut mendorong puluhan pemuda setempat turun tangan melakukan penambalan secara swadaya. Aksi itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat yang setiap hari melintasi ruas jalan tersebut.

Lokasi jalan berlubang itu berada tidak jauh dari RSUD Kota Subulussalam, sehingga dinilai cukup vital karena menjadi salah satu akses yang ramai dilalui masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hamzah, selaku perwakilan pemuda Subulussalam Barat, mengatakan penambalan dilakukan karena lubang yang berada di tengah badan jalan dinilai sudah membahayakan pengendara.

> “Kami selaku warga dan pemuda setempat melakukan penambalan jalan jalur dua ini, tepatnya dekat dengan RSUD Kota Subulussalam. Di tempat ini sudah sering para pengemudi berjatuhan akibat besarnya lubang di tengah jalan nasional jalur dua,” ujar Hamzah.

Hamzah menjelaskan, dalam aksi tersebut pemuda bersama warga melakukan penambalan di lokasi. Adapun material semen yang digunakan mendapat bantuan dari Syukran/Gunung serta Geuchik/Pj. Kepala Desa Subulussalam Barat.

> “Untuk semen, ada bantuan dari Syukran/Gunung dan Geuchik Pj. Subulussalam Barat. Kami bersama pemuda melakukan penambalan di lokasi agar lubang tersebut tidak lagi membahayakan pengguna jalan,” katanya.

Menurut Hamzah, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian masyarakat sembari menunggu adanya penanganan dari pemerintah terkait.

> “Ini kami lakukan bersama puluhan pemuda sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat. Kami tidak ingin terus melihat pengendara menjadi korban karena kondisi jalan yang berlubang,” ujarnya.

Pemuda Minta Pemerintah Tak Tinggal Diam Meski masyarakat dan pemuda telah berinisiatif melakukan penambalan sementara, Hamzah berharap Pemerintah Kota Subulussalam maupun Pemerintah Aceh segera mengambil langkah perbaikan secara permanen.

Menurutnya, keberadaan lubang di kawasan pusat kota, terlebih lokasinya berada tidak jauh dari rumah sakit, seharusnya menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan pengguna jalan.

> “Kami berharap kepada Pemerintah Kota Subulussalam dan Pemerintah Provinsi Aceh agar bisa memperbaiki jalan ini secara permanen. Jalan tersebut sudah lama menjadi perhatian masyarakat, apalagi lokasinya berada di tengah kota dan dekat dengan Rumah Sakit Umum Kota Subulussalam,” ujar Hamzah.

Aksi pemuda tersebut menjadi gambaran bahwa persoalan infrastruktur jalan bukan hanya menyangkut kenyamanan, tetapi juga berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat.

Warga berharap pemerintah dan instansi yang memiliki kewenangan terhadap ruas jalan nasional tersebut segera turun ke lapangan, melihat kondisi secara langsung, serta melakukan perbaikan permanen agar lubang yang selama ini dikeluhkan tidak kembali membahayakan para pengendara.

Redaksi 1Kabar.com — Syahbudin Padang

Berita Terkait

Ketua Presidium FPII Bersama Pengawas DPI Tinjau Sarana Asimilasi dan Edukasi, Apresiasi Program Ketahanan Pangan Lapas Cianjur
Quick Response Personel Batalyon D Pelopor Bersama Masyarakat Padamkan Kebakaran Rumah di Gayo Lues
Kebakaran Besar di Pedalaman Gayo Lues, 18 Rumah Warga Telege Jernih Ludes Dilalap Api Senin Siang dan Satu Personel Damkar Jatuh dari Mobil Saat Operasi Pemadaman
Sambut HUT Brimob ke-81, Brimob Aceh Bagikan Paket Sembako untuk Warga Sekitar Mako Kompi
Khairul Muslim Ambil Formulir Pendaftaran Calon Ketua DKP PWI Sumut
Ojahan Sinurat, S.H. Bongkar Polemik Kebun Pucuk Rantau Bersatu 454 Hektare: KSO Sudah Dibatalkan, Mengapa Mantan Pengelola Masih Panen Dan Jual TBS?
Warga Kampung Pepelah Hadiri Wasbang dan Bela Negara di Posko TMMD
Penanganan Sungai Teripe Belum Berujung, DPRK Gayo Lues Desak Tenaga Teknis Profesional dan Intervensi Penuh Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:51 WIB

Ketua Presidium FPII Bersama Pengawas DPI Tinjau Sarana Asimilasi dan Edukasi, Apresiasi Program Ketahanan Pangan Lapas Cianjur

Senin, 2 November 2026 - 14:20 WIB

Sambut HUT Brimob ke-81, Brimob Aceh Bagikan Paket Sembako untuk Warga Sekitar Mako Kompi

Senin, 2 November 2026 - 13:55 WIB

Khairul Muslim Ambil Formulir Pendaftaran Calon Ketua DKP PWI Sumut

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Rayakan HLN ke-81.PLN Dorong Kemudahan Layanan Listrik Lewat Promo Energi Berdikari

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Investigasi Awak Media: Tidak Ditemukan Gelondongan Kayu, yang ada Gudang Bekas Somel yang Sudah Lama Tidak Beraktivitas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Di Tengah Banjir Desa Danau Tras, Brimob Aceh Turun Langsung Membantu Warga Dan Pengendara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:45 WIB

PLN Perkuat Sinergi dengan DPRD Kepulauan Anambas untuk Tingkatkan Layanan Kelistrikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Dialog Kebudayaan Subulussalam Perkuat Persaudaraan, Tokoh Adat Ajak Semua Pihak Lestarikan Warisan Leluhur

Berita Terbaru