Desa Kuning Pascabanjir, BPJN Aceh 3.5 Tuntaskan Pembersihan Jalan Nasional dari Lumpur dan Sedimen

Detik Aceh

- Writer

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:13 WIB

50214 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE |  Upaya pembersihan material lumpur pascabanjir di ruas jalan nasional lintas Aceh Tenggara–Medan, tepatnya di Desa Kuning, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara telah dilakukan pada Jumat, 22 Mei 2026. Pembersihan ini merupakan respons cepat atas dampak banjir yang menerjang wilayah tersebut dua hari sebelumnya dan meninggalkan endapan lumpur yang menutupi permukaan jalan utama.

Dalam pantauan di lapangan, petugas gabungan dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Aceh 3.5 mengerahkan alat berat, kendaraan water tank, hingga dump truck untuk membersihkan sedimen lumpur yang menumpuk di badan jalan. Proses penyemprotan air dan pengangkatan lumpur dilakukan secara bertahap, dimulai dari lokasi paling parah terdampak banjir menuju titik-titik yang masih rawan selip dan licin.

PPK Jalan Nasional Wilayah Aceh BPJN.3.5, Jaya Yuliadi,ST menjelaskan bahwa pekerjaan ini difokuskan pada pengembalian fungsi jalan agar arus lalu lintas kembali normal serta mencegah kecelakaan akibat kondisi jalan berlumpur dan rusak setelah banjir. “Kami berupaya semaksimal mungkin membersihkan seluruh ruas yang terdampak. Dengan pembersihan secara berkala menggunakan water tank dan alat berat, jalur nasional kini sudah dapat dilalui dengan lebih aman,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain Desa Kuning, pembersihan serupa juga dilakukan di wilayah Lawe Tua Persatuan dan sekitarnya yang mengalami kondisi serupa akibat luapan air banjir. Proses ini, lanjut Jaya Yuliadi, diutamakan terlebih dahulu untuk lokasi yang banyak dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas tanpa terganggu lumpur maupun debu yang ditinggalkan pasca banjir.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana untuk menjaga keselamatan masyarakat pengguna jalan nasional. Dengan pembersihan yang telah selesai dilaksanakan, mobilitas warga dan angkutan dapat kembali berlangsung dengan lancar. BPJN Aceh juga mengajak masyarakat untuk tetap berhati-hati selama masa transisi pemulihan, serta segera melaporkan jika ada titik jalan yang masih perlu penanganan lebih lanjut.

Pemerintah daerah bersama BPJN Aceh 3.5 menegaskan komitmennya untuk melakukan pemeliharaan berkelanjutan pada infrastruktur jalan, termasuk usulan perbaikan menyeluruh untuk meminimalkan risiko banjir di masa datang. Masyarakat diimbau tetap waspada, namun kini harapan pulihnya jalur utama penghubung Aceh Tenggara dan Medan semakin dekat, seiring rampungnya pekerjaan pembersihan lumpur dan sedimen pascabencana. (*)

Berita Terkait

Belum 24 Jam Ditangkap, Buron Lapas Kutacane Tewas di RSUD, Penanganan Kesehatan Dipertanyakan
Kandidat Bakal Calon Kades Kutambaru Bencawan Kecewa, Persoalan Domisili Muncul Jelang Penetapan
Jembatan Dinilai Tak Optimal dan Penerangan Minim, Sukri Win Bangsu Kritik Penanganan Banjir Kuning I yang Belum Tuntas
Diduga Kurang Pengawasan Proyek Peningkatan Ruas Jalan Muara Setulen – Gelombang Asal Jadi
Dampak Tanggul Jebol di Kali Alas, Ratusan Hektare Perkebunan Hilang dan Regulasi Lingkungan Dipertaruhkan
Anggaran Dana Desa Dipertanyakan, Pendaftaran Pilkades di Aceh Tenggara Diduga Dipungut hingga Rp30 Juta
Bantuan Pemda Aceh Rp 323,5 Juta, Untuk Kebakaran Agara. Diduga Meguap Kemana sekitar Rp 240 Juta.
Polres Aceh Tenggara Ungkap Peredaran Sabu di Lawe Alas, 30 Paket Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Dengan Total Sekitar 1.300 PPPK Paruh Waktu di Gayo Lues, Audiensi ke DPRK Tekankan Urgensi Kejelasan Status, Kesejahteraan, dan Perpanjangan Kontrak yang Konsisten

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:26 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:33 WIB

13 Ekskavator Bantuan Presiden Dikerahkan untuk Normalisasi Sungai Aih Bobo, Pemerintah Tinjau Efektivitas Pekerjaan di Blangkejeren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:19 WIB

16 Unit Alat Berat Dikerahkan ke Gayo Lues untuk Dukung Percepatan Rehabilitasi, Rekonstruksi, dan Pembangunan Huntap Pascabanjir

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Satgas TMMD ke-130 Pasang Gorong-gorong pada Pembukaan Jalan Menuju Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Program TMMD, Jalan Utama Menuju Huntara Kampung Pepelah Dibuka

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:05 WIB

Bupati Gayo Lues Kunjungi Desa Ume Lah Blang Pegayon, Dialog Penuh Keakraban Bahas Masa Depan Kopi Gayo Lues

Berita Terbaru