ACEH TENGAH – Pemerintah Aceh bergerak cepat menyalurkan bantuan masa panik kepada masyarakat terdampak kebakaran di Kampung Jeget Ayu, Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, Selasa (11/8/2026). Bantuan tersebut menjadi bentuk respons langsung pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat musibah tersebut.
Atas instruksi Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem, Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal, S.KM., M.KM., turun langsung ke lokasi untuk mengantarkan bantuan. Bantuan Pemerintah Aceh kemudian diserahkan kepada Reje Kampung Jeget Ayu dengan didampingi Kepala Dinas Sosial Aceh Tengah serta Camat Jagong Jeget.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi family kit, kids ware, bantuan pangan, serta perlengkapan dapur. Bantuan tersebut diprioritaskan untuk membantu kebutuhan mendesak masyarakat selama masa tanggap darurat, terutama keluarga yang kehilangan perlengkapan rumah tangga akibat kebakaran.
Budi Afrizal menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Jeget Ayu. Menurutnya, kebakaran tidak hanya menyebabkan kehilangan harta benda, tetapi juga meninggalkan trauma dan rasa kehilangan bagi masyarakat terdampak. Karena itu, kehadiran pemerintah diharapkan dapat memberikan dukungan sekaligus menguatkan warga untuk melewati masa sulit.
“Di tengah musibah ini kita juga melihat indahnya kebersamaan. Bantuan, doa, dan empati yang datang dari berbagai pihak menunjukkan bahwa saudara-saudara kita di Jeget Ayu tidak sendiri. Pemerintah Aceh akan terus hadir bersama masyarakat,” ujar Budi Afrizal.
Atas nama Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Mualem–Dek Fadh, ia turut menyampaikan belasungkawa dan rasa prihatin kepada seluruh keluarga terdampak. Pemerintah mendoakan agar masyarakat diberikan kesabaran, kekuatan, serta dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh Tengah untuk memperkuat semangat gotong royong dalam membantu para korban, baik melalui doa, tenaga maupun bantuan materi. Pemerintah Aceh menegaskan penanganan pascakebakaran akan terus dikoordinasikan bersama pemerintah kabupaten dan pihak terkait agar kebutuhan masyarakat dapat ditangani secara cepat, tepat, dan berkelanjutan. (*)



































