“Petani Kelapa Menjerit” Harga Tak Kunjung Membaik, ADT Si Anak Parit Minta Presiden Prabowo Bangun Pabrik Hilirisasi Kelapa di Inhil

Detik Aceh

- Writer

Senin, 11 Mei 2026 - 01:02 WIB

50134 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indragiri Hilir (Inhil): Pemerintah Presiden Prabowo Subianto berkomitmen penuh untuk mendorong hilirisasi sektor perkebunan, termasuk komoditas kelapa. Kementerian Pertanian telah mengucurkan anggaran untuk pengembangan kelapa secara menyeluruh, yang menjadi langkah awal strategis sebelum hilirisasi skala besar direalisasikan.

Terkait hal tersebut, Anggota DPRD Provinsi Riau, Andi Dharma Taufik (ADT), Dapil Inhil ikut angkat suara, beliau mendesak Pemerintah Pusat, Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian pertanian segera membangun pabrik hilirisasi kelapa di Kabupaten Inhil. Senin (11/5/2026)

Kalau Hilirisasi tak dipercepat Petani akan terus menjadi pihak yang paling lemah, buah melimpah, penampungan terbatas, pabrik besar cuma sedikit, akibatnya harga gampang oleng dan kalau petani kelapa di Inhil terus mengirim bahan mentah, diibaratkan kita ini punya sapi tapi orang lain yang sibuk jual susunya, kata ADT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Puluhan tahun harga Kelapa tidak kunjung membaik, sedangkan potensi buah kelapa di Inhil sangat besar, oleh karena itu pembangunan fasilitas hilirisasi harus segera dilakukan, Hari ini mungkin harga mencapai Rp. 3700 sebutir, besok kalau panen membludak yang goyang bukan cuma harga Petanipun ikut goyang kepala,” ungkapnya.

Lebih lanjut ADT menerangkan bahwa sudah puluhan tahun para petani kelapa di Inhil menghadapi persoalan yang tak kunjung tuntas. Harga kelapa terus berfluktuasi dan kerap jatuh, sementara solusi nyata dinilai belum mampu menjawab keluhan masyarakat.

” Kami juga meminta dukungan semua pihak untuk sama-sama menyuarakan dan mempresentasikan potensi ekonomi kelapa lokal kepada pemerintah pusat, khususnya kepada Presiden Prabowo,” imbuh ADT yang kerap disapa dengan julukan si anak parit.

Dirinya juga menyebutkan bahwa kalau pabrik hilirisasi berdiri kelapa tak lagi sekedar buah tapi jadi sumber kerja dan ekonomi serta menjadi semangat ekonomi petani kampung. Anak muda bisa kerja didaerah nya sendiri, UMKM hidup, harga lebih stabil, dan kesejahteraan petani lokal kelapa meningkat.

Sebenarnya, Inhil sudah tak pantas lagi menjadi penghasil bahan baku. Kita harus menjadi pemain besar kelapa, tegas ADT.

Hilirisasi Industri termasuk dalam Program-program prioritas nasional, yang harus kita suarakan dan kita dukung bersama-sama, hal ini demi meningkatkan kesejahteraan ekonomi petani kelapa khususnya yang ada di Kabupaten Inhil, tandas ADT.

(Red/Tim)
‎

Berita Terkait

BPK Sumsel Bantah Larang Sekolah Berlangganan Media, Lalu Siapa yang Hentikan Kemitraan di Ogan Ilir?
VIRAL! Aksi Sederhana Mantan Wali Kota Subulussalam H. Affan Alfian Bintang SE Hadir di Pesta Masyarakat Penanggalan
Uji Keabsahan Pencalonan Nasti! Syarat Domisili dan Dokumen Kependudukan Jadi Pokok Keberatan
Bola Panas Pilkades Lae Mbersih: Pelanggaran Diakui, Sanksi Masih Abu-Abu
Sanggahan Belum Final, Berita Sudah Terbit! Tim Suryadi Pertanyakan Transparansi P2K Lae Ikan
Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf, S.I.K. Bangun Sinergi dengan Wartawan Lewat Ngopi Bersama
Pers Jangan Dibungkam! Pemerintah Harus Siap Dikritik, Kapolsek Simpang Kiri Damaikan SWI dan Pj Kepala Desa Buluh Dori
Semarak Hari Damai Aceh ke-21, SMA Negeri 1 Simpang Kiri Gelar Dzikir, Doa dan Aksi Bersih Masjid

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 00:18 WIB

Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Ucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kapolda Aceh

Kamis, 24 September 2026 - 00:17 WIB

Bea Cukai Aceh Turut Bahas Sekuritas Bandara Sultan Iskandar Muda

Selasa, 22 September 2026 - 00:43 WIB

Nomor 0811683833 Milik Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Diduga Diretas, Masyarakat Diminta Waspada

Senin, 21 September 2026 - 23:12 WIB

Getar Desak APH Usut Tuntas Administrasi Pengangkatan Irban Inspektorat Aceh

Sabtu, 12 September 2026 - 23:51 WIB

Pergantian Inspektur Aceh Disorot, Publik Desak Pemerintah Buka Alasan dan Proses Penunjukan Plt

Kamis, 10 September 2026 - 22:45 WIB

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Sabtu, 5 September 2026 - 20:50 WIB

Aminullah Is Back, Sosok “Bapak UMKM” Kembali Menguat di Panggung Banda Aceh Menuju 2030

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:08 WIB

6. Dugaan Mark-Up Pengadaan Kitab Otsus Aceh Mencuat, 71 Paket Bernilai Rp50,53 Miliar Jadi Sorotan

Berita Terbaru