Transparansi Bukan Sekedar Angka di Atas Kertas, Tapi Fakta Nyata di Lapangan yang Diakui Masyarakat

Detik Aceh

- Writer

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:50 WIB

5099 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH, 8 AGUSTUS 2026 — arri nazari,Presiden Mahasiswa Universitas Abulyatama menyampaikan sikap resmi kepada Pemerintah. Setelah sekian lama menunggu penjelasan yang tidak kunjung datang, justru yang muncul adalah perbedaan data dan penjelasan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh. Hari ini kami menuntut satu hal yang paling mendasar: BUKA SELURUH DANA BENCANA SECARA LENGKAP DAN SESUAI DENGAN FAKTA DI LAPANGAN.

Rakyat tidak meminta-minta. Rakyat menuntut HAK YANG SUDAH DILINDUNGI OLEH UNDANG-UNDANG.

Perlu kami tegaskan: Yang kami tuntut BUKAN sekadar angka di atas kertas, bukan hitungan yang disusun dari jarak jauh, dan bukan laporan yang hanya terlihat rapi di atas meja. Yang kami minta adalah KEBENARAN SESUAI FAKTA DI LAPANGAN yang diakui masyarakat, sejak masa tanggap darurat, masa transisi, hingga alokasi untuk rehabilitasi dan rekonstruksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak cukup hanya mengetahui berapa uang masuk, berapa uang keluar, dan berapa sisanya. Yang dibutuhkan adalah bukti nyata: berapa kerusakan yang telah diperbaiki, berapa pembangunan yang telah selesai, dan berapa yang dapat digunakan masyarakat sebagaimana mestinya.

Angka di atas kertas tidak berarti apa-apa jika tidak terbukti di lapangan. Perhitungan dari kantor tidak berarti apa-apa jika tidak sesuai kenyataan yang dirasakan langsung oleh korban bencana. Yang kami minta adalah bukti yang dapat dilihat, diperiksa, dan diakui kebenarannya oleh rakyat. Bukan sekadar angka atau laporan persentase tanpa bukti pendukung.

Desakan ini kami sampaikan agar masyarakat tidak menduga-duga melebihi kenyataan. Dengan terbukanya seluruh data beserta bukti nyatanya, maka akan terlihat jelas: yang salah tetap salah, dan yang benar tetap benar.

Sejatinya, apabila pengelolaannya benar dan pembangunannya berkualitas, rakyat akan melihat dan menghargainya. Jika sebaliknya, maka kesalahan wajib dikritisi dan dikenakan konsekuensi sesuai ketentuan yang berlaku.

Yang benar akan berdiri tegak dengan bukti nyata. Yang salah akan terlihat dan wajib diperbaiki serta menerima konsekuensi. Karena itu, jangan hanya menunjukkan angka. Tunjukkan bukti lengkapnya: siapa yang menerima bantuan, bukti kualitas pembangunannya, dan perencanaan resmi kelanjutannya.

Jika data yang disampaikan tidak lengkap dan tidak sesuai fakta lapangan yang diakui masyarakat, maka secara sah rakyat beranggapan ada hal yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Itulah yang kami maksud dengan transparansi sesungguhnya: bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan fakta nyata, bukti yang dapat dipertanggungjawabkan, dan kebenaran yang dirasakan langsung oleh rakyat Aceh yang terdampak bencana.

Berita Terkait

BIN Duga Ada Pihak yang Gerakkan Kerusuhan Saat Hari Damai Aceh
Bulan Bintang Dikibar dan Lambang Garuda Diturunkan, Peringatan 21 Tahun Damai Aceh Berakhir Ricuh
Ditembaki Gas Air Mata, Peringatan Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman Berakhir Ricuh
Lambang Garuda Pancasila Dirusak dalam Rangkaian Kericuhan Hari Damai Aceh
Fast Respon Nusantara Counter Polri Aceh Tegaskan Komitmen Awasi Tambang Ilegal, BBM Ilegal, Dan Narkoba
21 DPC Merapat, Sayuti Abubakar Jadi Kandidat Kuat Ketua Demokrat Aceh
Resmi! Ketua DPD LSM Trinusa Aceh Berhentikan Adi Saputra dari Jabatan Kadiv Pengamanan
Bupati Abdya Dinilai Panik dan Lempar Bola, Mahasiswa: Sibuk Urus DPRA Tapi Kinerja Sendiri Bobrok!

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Bola Panas Pilkades Lae Mbersih: Pelanggaran Diakui, Sanksi Masih Abu-Abu

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:06 WIB

Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf, S.I.K. Bangun Sinergi dengan Wartawan Lewat Ngopi Bersama

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Masyarakat Bisa Ajukan Sanggahan bagi Masyarakat yang Terdata di Desil 10

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Pers Jangan Dibungkam! Pemerintah Harus Siap Dikritik, Kapolsek Simpang Kiri Damaikan SWI dan Pj Kepala Desa Buluh Dori

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Semarak Hari Damai Aceh ke-21, SMA Negeri 1 Simpang Kiri Gelar Dzikir, Doa dan Aksi Bersih Masjid

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:02 WIB

Sebut Oknum TNI Backing Galian C, Wadandenintel Kodam XIX/Tuanku Tambusai Siapkan Langkah Hukum

Kamis, 13 Agustus 2026 - 01:21 WIB

Dedi Armansyah B. Manalu Serahkan Bantuan Semen untuk Dukung Pembangunan Jalan Lorong Belakang MIN 1 Subulussalam

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Dedi Armansyah B. Manalu, Sosok Calon Pemimpin Desa yang Bawa Gagasan Perubahan

Berita Terbaru