Transparansi Bukan Sekedar Angka di Atas Kertas, Tapi Fakta Nyata di Lapangan yang Diakui Masyarakat

Detik Aceh

- Writer

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:50 WIB

5046 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH, 8 AGUSTUS 2026 — arri nazari,Presiden Mahasiswa Universitas Abulyatama menyampaikan sikap resmi kepada Pemerintah. Setelah sekian lama menunggu penjelasan yang tidak kunjung datang, justru yang muncul adalah perbedaan data dan penjelasan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh. Hari ini kami menuntut satu hal yang paling mendasar: BUKA SELURUH DANA BENCANA SECARA LENGKAP DAN SESUAI DENGAN FAKTA DI LAPANGAN.

Rakyat tidak meminta-minta. Rakyat menuntut HAK YANG SUDAH DILINDUNGI OLEH UNDANG-UNDANG.

Perlu kami tegaskan: Yang kami tuntut BUKAN sekadar angka di atas kertas, bukan hitungan yang disusun dari jarak jauh, dan bukan laporan yang hanya terlihat rapi di atas meja. Yang kami minta adalah KEBENARAN SESUAI FAKTA DI LAPANGAN yang diakui masyarakat, sejak masa tanggap darurat, masa transisi, hingga alokasi untuk rehabilitasi dan rekonstruksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak cukup hanya mengetahui berapa uang masuk, berapa uang keluar, dan berapa sisanya. Yang dibutuhkan adalah bukti nyata: berapa kerusakan yang telah diperbaiki, berapa pembangunan yang telah selesai, dan berapa yang dapat digunakan masyarakat sebagaimana mestinya.

Angka di atas kertas tidak berarti apa-apa jika tidak terbukti di lapangan. Perhitungan dari kantor tidak berarti apa-apa jika tidak sesuai kenyataan yang dirasakan langsung oleh korban bencana. Yang kami minta adalah bukti yang dapat dilihat, diperiksa, dan diakui kebenarannya oleh rakyat. Bukan sekadar angka atau laporan persentase tanpa bukti pendukung.

Desakan ini kami sampaikan agar masyarakat tidak menduga-duga melebihi kenyataan. Dengan terbukanya seluruh data beserta bukti nyatanya, maka akan terlihat jelas: yang salah tetap salah, dan yang benar tetap benar.

Sejatinya, apabila pengelolaannya benar dan pembangunannya berkualitas, rakyat akan melihat dan menghargainya. Jika sebaliknya, maka kesalahan wajib dikritisi dan dikenakan konsekuensi sesuai ketentuan yang berlaku.

Yang benar akan berdiri tegak dengan bukti nyata. Yang salah akan terlihat dan wajib diperbaiki serta menerima konsekuensi. Karena itu, jangan hanya menunjukkan angka. Tunjukkan bukti lengkapnya: siapa yang menerima bantuan, bukti kualitas pembangunannya, dan perencanaan resmi kelanjutannya.

Jika data yang disampaikan tidak lengkap dan tidak sesuai fakta lapangan yang diakui masyarakat, maka secara sah rakyat beranggapan ada hal yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Itulah yang kami maksud dengan transparansi sesungguhnya: bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan fakta nyata, bukti yang dapat dipertanggungjawabkan, dan kebenaran yang dirasakan langsung oleh rakyat Aceh yang terdampak bencana.

Berita Terkait

Bupati Abdya Dinilai Panik dan Lempar Bola, Mahasiswa: Sibuk Urus DPRA Tapi Kinerja Sendiri Bobrok!
Sekolah Rakyat Hadir di Aceh, Wujud Nyata Dukungan Mualem–Dek Fadh untuk Pendidikan Anak
Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika
Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan
Kapolda Aceh Pimpin Sertijab 7 Pejabat Utama dan 9 Kapolres Jajaran Polda Aceh
Bea Cukai Aceh Gagalkan Dugaan Penyelundupan 2,9 Kg Emas ke Malaysia
IPAU Lantik Pengurus IPEMAPA Banda Aceh, Ketum Soroti Nilai Positif Feodal dalam Organisasi
Pastikan Struktur Enang-Enang Diperkuat, Kaposwil Satgas PRR Aceh: Boleh tapi Keselamatan Warga di Atas Segalanya

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:59 WIB

Ketua DPW Fast Respon Counter Polri Nusantara Aceh Apresiasi Kepedulian Sosial Medco kepada Masyarakat Aceh Timur

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pemuda Bawa 2 Kg Ganja

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Transparansi Bukan Sekedar Angka di Atas Kertas, Tapi Fakta Nyata di Lapangan yang Diakui Masyarakat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Pajri Manik Buka Suara soal Pilkades Bawan: Khairul Sahri Disebut Sah, Persoalan PAW BPG Dinilai “Salah Kamar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:09 WIB

222 Gampong Terima Dana Desa Tahap II, Nagan Raya Jadi Kabupaten Tercepat di Aceh

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:40 WIB

Soroti Tren Belanja E-Purchasing, APH Diminta Awasi Ketat Dinas Pertanian Gayo Lues

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Polres Lhokseumawe Tangkap Dua Pelaku Penculikan Warga Kaltim diduga Akibat Utang Rp124 Juta

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Sudomo Cibro Nomor Urut 1, Sosok Muda yang Siap Membawa Perubahan untuk Desa Lae Bersih

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pemuda Bawa 2 Kg Ganja

Sabtu, 8 Agu 2026 - 19:05 WIB