Tragedi Maut di Jalur Lintas Sumatera: 10 Orang Rombongan Asal Aceh Tewas dalam Kecelakaan Toyota Hiace

Detik Aceh

- Writer

Senin, 29 Juni 2026 - 17:21 WIB

50194 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH |  Perjalanan tak berujung bahagia dialami rombongan asal Aceh yang hendak menyeberang ke Malaysia. Sebuah kecelakaan maut mengakhiri perjalanan mereka di ruas Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di kawasan antara Bagan Batu dan Medan, Minggu (28/6/2026) dini hari. Satu unit minibus Toyota Hiace yang membawa 14 orang penumpang itu mengalami kecelakaan hingga menewaskan 10 jiwa. Empat penumpang lainnya dilaporkan selamat, meski harus dirawat intensif akibat luka-luka.

Informasi yang diperoleh dari keterangan aparat di lapangan menyebutkan, perjalanan tragis tersebut berawal dari keberangkatan rombongan dari Aceh menuju Dumai. Dari Dumai, mereka berencana menyeberang ke Malaysia. Namun, maut justru menghadang di jalur lintas Sumatera yang terkenal padat dan rawan kecelakaan. Hingga kini, identitas korban baik yang meninggal maupun yang selamat masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang. Tim evakuasi dan kepolisian terlihat sibuk di lokasi kejadian, mengevakuasi korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait penyebab kecelakaan. Kronologi detil juga masih simpang siur lantaran saksi-saksi kunci masih menjalani perawatan dan sejumlah prosedur pendataan berlangsung alot karena minimnya identitas yang dibawa para korban. Aparat masih mendalami kemungkinan apakah insiden ini merupakan kecelakaan tunggal atau melibatkan kendaraan lain. Yang pasti, skala tragedi ini menorehkan duka mendalam. Suasana haru menyelimuti rumah sakit tempat para korban dirawat dan diidentifikasi. Tim medis bekerja ekstra melakukan penanganan terhadap para korban selamat yang mengalami luka serius.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Insiden ini menjadi potret nyata masih tingginya risiko kecelakaan di jalur antarprovinsi Sumatera, terlebih bagi kendaraan membawa rombongan dalam perjalanan panjang. Jalur ini diketahui kerap menghadirkan tantangan tersendiri—baik dari segi kelayakan jalan, intensitas kendaraan berat, hingga faktor kelelahan sopir. Pemerintah dan aparat diharapkan segera mengumumkan perkembangan terbaru, termasuk identitas para korban agar keluarga di kampung halaman bisa mendapatkan kepastian.

Sementara proses investigasi masih berjalan, tragedi ini kembali mengingatkan pentingnya keselamatan dalam setiap perjalanan, apalagi dalam rute antarprovinsi yang sering memakan waktu lama dan melewati jalur-jalur rawan. Duka mendalam bagi keluarga korban, sembari harapan besar agar penanganan peristiwa ini berlangsung transparan, tuntas, serta menjadi bahan evaluasi sistem keselamatan lalu lintas di Indonesia. Penantian informasi resmi dari pihak kepolisian Dumai dan otoritas terkait masih terus berlangsung, meninggalkan banyak pertanyaan dan keprihatinan masyarakat luas. (*)

Berita Terkait

SEMPAT VIRAL! Polisi Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Handphone di RSUD Subulussalam, Terduga Pelaku Diamankan
Izin Dicabut Tapi Cerobong Masih Berasap, Publik Pertanyakan Ketegasan Hukum terhadap PT Ensem Lestari
Jeritan Wartawan di Hari Pers Nasional: Syahbudin Padang Mengaku Diteror OTK dan Ditekan Saat Kawal Kasus Sawit Warga
Jalan Maut Aceh-Sumut Kembali Memakan Korban, Buluh Didi dan Tanjakan Kedabuhan Diteror Jurang Tanpa Pembatas

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Dengan Total Sekitar 1.300 PPPK Paruh Waktu di Gayo Lues, Audiensi ke DPRK Tekankan Urgensi Kejelasan Status, Kesejahteraan, dan Perpanjangan Kontrak yang Konsisten

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:26 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:33 WIB

13 Ekskavator Bantuan Presiden Dikerahkan untuk Normalisasi Sungai Aih Bobo, Pemerintah Tinjau Efektivitas Pekerjaan di Blangkejeren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:19 WIB

16 Unit Alat Berat Dikerahkan ke Gayo Lues untuk Dukung Percepatan Rehabilitasi, Rekonstruksi, dan Pembangunan Huntap Pascabanjir

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Satgas TMMD ke-130 Pasang Gorong-gorong pada Pembukaan Jalan Menuju Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Program TMMD, Jalan Utama Menuju Huntara Kampung Pepelah Dibuka

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:05 WIB

Bupati Gayo Lues Kunjungi Desa Ume Lah Blang Pegayon, Dialog Penuh Keakraban Bahas Masa Depan Kopi Gayo Lues

Berita Terbaru