Khidmat dan Meriah, HARBA PII ke-79 Dihadiri Pelajar hingga OKP Cipayung

Detik Aceh

- Writer

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:36 WIB

50134 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional | Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) RI, Nezar Patria, secara resmi membuka kegiatan Hari Bangkit (HARBA) Pelajar Islam Indonesia (PII) ke-79. Acara tersebut digelar di Auditorium Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Komdigi, Jakarta Barat, pada Sabtu (23/5/2026).

Mengusung semangat transformasi digital dalam pengembangan kepemimpinan pelajar di era teknologi, rangkaian peringatan HARBA PII ke-79 ini juga diisi dengan Simposium Pendidikan bertajuk “Sinergi Pelajar Islam, Katalisator Pendidikan Transformatif, Literasi Digital, dan Ketahanan Bangsa Menuju Indonesia Berdaya.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Simposium menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi dan tokoh pendidikan, di antaranya Yusuf Salam, M.Si., Wawan Purwanto, S.Pd., M.T., Ph.D., serta Dr. M. Adli Abdullah, S.H., M.C.L., dengan dipandu oleh moderator Atqiya Fadhil Rahman Tiga Pilar “PII Bangkit untuk Indonesia Maju”.

Peringatan milad ke-79 ini menjadi momentum krusial bagi PII dalam merespons tantangan zaman. Merujuk pada pidato resmi Hari Bangkit PII ke-79, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PII Periode 2026-2028, Amsal, menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya kini berhadapan dengan disrupsi teknologi, persaingan global yang kompetitif, serta tantangan moralitas di era digital.

Oleh karena itu, PB PII mengusung tema besar “PII Bangkit untuk Indonesia Maju”. Amsal memaparkan tiga komitmen ideologis dan praktis yang harus dijalankan oleh seluruh kader.

Bangkit Secara Intelektual: PII berkomitmen menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya intelektual Muslim progresif yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi memiliki kedalaman spiritual.

Kader PII didorong untuk menguasai sains, teknologi, dan ekonomi tanpa kehilangan identitas sebagai hamba Allah.

Bangkit Secara Transformatif. Menghadapi perubahan dunia yang cepat, kader PII diinstruksikan untuk tidak gagap teknologi dan berada di garda terdepan dalam inovasi. PII yang dahulu melawan kebodohan lewat kursus manual, kini wajib bangkit melalui digitalisasi dakwah, literasi finansial, dan penguatan ekonomi kreatif di kalangan pelajar.


Bangkit untuk Kepemimpinan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045, PII berkomitmen menyiapkan kader sebagai calon pemimpin bangsa yang jujur, berintegritas, mencintai rakyat, serta mampu membawa Indonesia menjadi pemain utama di kancah dunia.

Menjaga Persatuan dan Relevansi Zaman
Dalam pernyataan tertulisnya, Ketua Umum PB PII juga mengajak seluruh elemen organisasi dari tingkat pusat hingga komisariat terkecil untuk merapatkan barisan.

“Jangan biarkan perbedaan teknis melemahkan gerak kita. Ingatlah bahwa kekuatan PII terletak pada keikhlasan dalam berkhidmat. Mari kita jadikan peringatan ke-79 tahun ini sebagai batu loncatan,” ujar Amsal.

Ia menambahkan bahwa PII harus terus relevan dengan zaman, menjadi jawaban atas keresahan pelajar, serta menjadi pelopor moderasi beragama yang membawa rahmat bagi semesta alam.

“Indonesia yang maju adalah Indonesia yang pelajarnya berakhlak mulia dan berwawasan luas. Dan PII ada di sini untuk mewujudkan itu,” tegasnya.

Acara peringatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh pelajar dari berbagai daerah serta sejumlah pimpinan Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung.

Sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi yang didirikan sejak 4 Mei 1947 ini, dilakukan prosesi pemotongan tumpeng.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para pemateri sebagai apresiasi atas kontribusi mereka dalam penguatan literasi digital dan pendidikan kebangsaan, dilanjutkan dengan sesi foto bersama di Auditorium Kantor Pusat Diklat Komdigi.(*)

Berita Terkait

Pakar Hukum Internasional, Prof Sutan Nasomal Menyakini Menkeu Baru RI Mampu Mengalahkan Dollar Selamat Menkeu Baru!!
Bola Panas Pilkades Lae Mbersih: Pelanggaran Diakui, Sanksi Masih Abu-Abu
Sanggahan Belum Final, Berita Sudah Terbit! Tim Suryadi Pertanyakan Transparansi P2K Lae Ikan
Masyarakat Bisa Ajukan Sanggahan bagi Masyarakat yang Terdata di Desil 10
Pajri Manik Buka Suara soal Pilkades Bawan: Khairul Sahri Disebut Sah, Persoalan PAW BPG Dinilai “Salah Kamar
Sosok Unggul Cibro Jadi Perbincangan Warga, Rendah Hati, Murah Senyum, dan Dekat dengan Masyarakat
Sudomo Cibro Nomor Urut 1, Sosok Muda yang Siap Membawa Perubahan untuk Desa Lae Bersih
Sosok Parman Jadi Perbincangan Warga, Usung Semangat Amanah dan Transparansi untuk Kampong Tualang

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 00:43 WIB

Nomor 0811683833 Milik Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Diduga Diretas, Masyarakat Diminta Waspada

Sabtu, 12 September 2026 - 23:51 WIB

Pergantian Inspektur Aceh Disorot, Publik Desak Pemerintah Buka Alasan dan Proses Penunjukan Plt

Kamis, 10 September 2026 - 22:45 WIB

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Sabtu, 5 September 2026 - 20:50 WIB

Aminullah Is Back, Sosok “Bapak UMKM” Kembali Menguat di Panggung Banda Aceh Menuju 2030

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:08 WIB

6. Dugaan Mark-Up Pengadaan Kitab Otsus Aceh Mencuat, 71 Paket Bernilai Rp50,53 Miliar Jadi Sorotan

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:40 WIB

BIN Duga Ada Pihak yang Gerakkan Kerusuhan Saat Hari Damai Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Bulan Bintang Dikibar dan Lambang Garuda Diturunkan, Peringatan 21 Tahun Damai Aceh Berakhir Ricuh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:26 WIB

Ditembaki Gas Air Mata, Peringatan Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman Berakhir Ricuh

Berita Terbaru