Bencana Belom Selesai Hadiah Izin Tambang Kembali Ke Beutong Ateuh Banggala

Detik Aceh

- Writer

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:33 WIB

50187 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, Kamis 14 Mei 2026, Ali Hasyimi presiden Mahasiswa universitas Al Washliyah Darussalam (UNADA) Banda Aceh, sekaligus putra beutong Sangat kecewa kebijakan yang di ambil Oleh pemerintah Aceh dan Pemerintah daerah terhadap izin tambang yang beroprasi di kecamatan beutong banggala, kabupaten nagan Raya.

Penolakan demi penolakan terus di suarakan Oleh Masyarakat beutong ateuh banggala agar tambang jangan beroprasi di tanah kelahiran mereka, penolakan itu jelas, bukan tidak ada sebabnya mengingat beutong ateuh banggala hari ini belom pulih total Dari bencana hidrometeorologi beberapa bulan yang lalu.

Saya Sebagai putra beutong Sangat kecewa Terhadap kebijak Pemerintah Aceh Dan Pemerintah daerah hari ini, padahal mereka memikirkan solutif terhadap pemulihan bencana yang Sudah terjadi berapa bulan yang lalu bukan izin tambang yang di persembahkan kepada Masyarakat beutong ateuh banggala, ” Guna utak geuyu seumike, Guna hate geuyu peurasa” itu kalimat yang cocok saya ucapkan kepada Pemerintah Aceh Dan Pemerintah daerah hari ini, sadis Dengen ucapan saya.? Lebih sadis lagi kebijakan Pemerintah kepada Rakyat nya sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Belom genap satu tahun bencana yang melanda beutong ateuh banggala Dan kondisi di lapangan pun belom begitu pulih tapih Pemerintah menghadiahkan izin tambang ke beutong ateuh banggala.

Seharusnya Pemerintahan Aceh Dan Pemerintah nagan Raya berkalaborasi untuk memikirkan bagaimana solusi yang konkret untuk menumbuhkan perekonomian Masyarakat di beutong ateuh banggala karena bencana hidrometeorologi kemarin, bukan izin tambang yang di berikan.

Menurut camat beutong ateuh banggala (zulkifli) alue badeuk masuk wilayah administratif beutong ateuh banggala, kami berharap Pemerintahan nagan Raya segera menyelesaikan porsoalan batas wilayah Dengen Pemerintah Aceh tengah jangan sampai klaim mengklaim wilayah tersebut. (*)

Berita Terkait

Bea Cukai Aceh Gagalkan Dugaan Penyelundupan 2,9 Kg Emas ke Malaysia
IPAU Lantik Pengurus IPEMAPA Banda Aceh, Ketum Soroti Nilai Positif Feodal dalam Organisasi
Pastikan Struktur Enang-Enang Diperkuat, Kaposwil Satgas PRR Aceh: Boleh tapi Keselamatan Warga di Atas Segalanya
Porsi Pembagian Blok Andaman Dinilai Tak Adil, Senat Mahasiswa UIN Ar-Raniry: Koalisi Gubernur Aceh Jangan Loyo
TTI Soroti Dugaan Pemodal Besar di Balik Tambang Ilegal, Alat Berat Miliaran Rupiah Beroperasi
Pasca-Penerbitan SP3, Tim Kuasa Hukum Muhammad Amin dkk Layangkan Somasi Terbuka Terkait Dugaan ‘Trial by the Press’
Misteri Mess Sabang Kembali Mencuat, Mengapa Proyek Mangkrak Bernilai Puluhan Miliar Kembali Dilelang?
Mangkrak Bertahun-Tahun, Proyek Lanjutan Mess Sabang Bernilai Puluhan Miliar Kembali Ditender, Pergantian Kepala UKPBJ Picu Tanda Tanya

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 00:02 WIB

Gaungkan Sportivitas di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tenggara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:00 WIB

Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:13 WIB

Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:05 WIB

Aksi Curat Berakhir di Tangan URC Sat Reskrim Polres Agara, Dua Pelaku Berhasil Dibekuk

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:36 WIB

80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:27 WIB

Senyum Anak Yatim Menghiasi Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Penuh Kasih

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:43 WIB

Kapolres Agara Lepas Karnaval Budaya, Warna-Warni Tradisi Semarakkan Hari Jadi Ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:26 WIB

Menyigi Dana Kapitasi Puskesmas Lawe Dua: Tinggi Angka, Rendah Layanan, Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terbaru