Gelar Konferensi Pers, Pemkab Nagan Raya Luruskan Isu Tunjangan Pegawai RSUD SIM

REDAKSI NAGAN RAYA - ACEH BARAT

- Writer

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:25 WIB

50126 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKA MAKMUE :  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya menggelar konferensi pers bersama insan pers guna mengklarifikasi tata kelola keuangan terkait isu pembayaran tunjangan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta menegaskan komitmen peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Iskandar Muda (RSUD SIM).

Kegiatan yang berlangsung di Aula RSUD SIM, Ujong Fatihah, Kecamatan Kuala, pada Selasa (30/6/2026) ini dipandu langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Nagan Raya, Arafik Karim, S.Sos.I., MPA.

Dalam arahannya, Plt. Sekda Nagan Raya, Ir. H. Hizbulwatan, menyampaikan bahwa konferensi pers ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk membuka ruang komunikasi publik serta meluruskan berbagai isu yang berkembang demi penyampaian informasi yang benar dan berimbang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hizbulwatan mengungkapkan bahwa mulai tahun 2026, Pemkab Nagan Raya tidak lagi mengalokasikan Pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN—termasuk tenaga kesehatan—di lingkungan RSUD SIM. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas rekomendasi resmi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Aceh.

“Penghentian pembayaran TPP bagi ASN tersebut merupakan tindak lanjut atas rekomendasi dari BPK RI Perwakilan Aceh,” tegas Plt. Sekda.

Meski demikian, Hizbulwatan menekankan bahwa RSUD SIM tetap berkomitmen penuh menerapkan tata kelola rumah sakit yang baik, transparan, dan akuntabel. Ia juga meminta manajemen rumah sakit menjadikan pers sebagai mitra strategis dalam memberikan informasi kepada masyarakat.

“Silakan ditanggapi jika ada wartawan melakukan konfirmasi. Hal ini penting agar pemberitaan yang disampaikan kepada masyarakat bersifat lengkap dan berimbang. Apabila ada masukan, mohon disampaikan kepada kami sebagai bahan evaluasi,” imbuh Hizbulwatan.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Direktur RSUD SIM melalui Kepala Tata Usaha, dr. Cut Meirisha Putri, merincikan regulasi terbaru mengenai skema kesejahteraan ASN (PNS maupun PPPK) di rumah sakit tersebut. Ia membenarkan bahwa per tahun 2026, pejabat dan nakes di RSUD SIM tidak menerima TPP seperti halnya di Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) lainnya.

Namun, dr. Cut Meirisha memastikan bahwa dukungan kesejahteraan bagi para pegawai tetap diberikan secara optimal melalui skema remunerasi jasa pelayanan, tunjangan kelangkaan profesi, serta tunjangan kondisi kerja.

“Remunerasi periode Januari hingga Maret 2026 telah selesai dibayarkan. Adapun untuk bulan April 2026, akan segera dicarikan pada pekan pertama Juli 2026 ini,” jelas dr. Cut Meirisha.

Ia menambahkan, tunjangan khusus berdasarkan kelangkaan profesi (bagi dokter umum, dokter gigi, dokter spesialis, ners, dan apoteker) serta tambahan penghasilan berdasarkan kondisi kerja (seperti tunjangan bahaya radiasi dan petugas proteksi radiasi) juga telah dibayarkan secara lancar hingga Mei 2026.

Konferensi pers yang berlangsung interaktif dan penuh keakraban tersebut turut menjadi ruang bagi para jurnalis untuk menyalurkan aspirasi dan saran. Menanggapi hal itu, Kadiskominfo Nagan Raya, Arafik Karim, memastikan seluruh masukan dari rekan-rekan media akan menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah.

“Pembenahan menyeluruh terus dilakukan, mulai dari aspek pelayanan medis, pengelolaan parkir, hingga sistem pengamanan (security). Terima kasih atas seluruh saran dan masukan dari para insan pers. Semua kami terima sebagai bahan evaluasi demi kebaikan RSUD SIM yang kita cintai bersama,” pungkas Arafik . (*)

Berita Terkait

Tambang Ilegal Nagan Raya Bukan Kejahatan Kecil, Ratusan Ekskavator Diduga Jadi Bukti Pembiaran Lama
Aris Wandi Sampaikan Selamat dan Sukses untuk Kapolri Baru Jenderal Suyudi Ario Seto
Jumat Berkah, Polres Nagan Raya Dekatkan Polri dengan Masyarakat Seunagan Timur
Keberanian Warga, Arogansi PT AJB: Sengketa Tanah Geunang Jadi Alarm Penyalahgunaan Izin Tambang
Listrik Sering Padam Pengolahan Gabah Terganggu Di Nagan Raya Petani Minta PLN Serius Tanganinya 
Pemindahan Dapur MBG ke Sekolah Dinilai Perlu Dikaji, Efisiensi Anggaran Harus Jadi Pertimbangan
Saleh Ali PJ Keuchik Gampong Blang Baro Rambong Serahkan Stempel Keuchik Kepada Mustafa
Pendaki Hilang di Gunung, Keselamatan Harus Jadi Prioritas Setiap Petualang Alam

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 18:57 WIB

Mualem Dicerca di Tengah Banjir Aceh, Siapa Sebenarnya yang Memimpin?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:52 WIB

Aktivis Nasional Kombes Reza Chairul Sosok Tepat Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara

Senin, 13 Juli 2026 - 15:52 WIB

GP Al Washliyah DKI Jakarta Apresiasi Ketegasan Presiden Prabowo Berantas Korupsi Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:10 WIB

PW GP Al Washliyah Jakarta: Stop Sebarkan Hoaks, Jangan Ganggu Fokus Kinerja Kepala BGN Nanik S. Deyang

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:22 WIB

PMAKI Gelar Bimbingan Teknis Pencegahan Korupsi, KPK dan Komisi II DPR RI Tekankan Penguatan Integritas Pendidikan serta Kepemimpinan Berintegritas

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:53 WIB

HIMLAB RAYA Jakarta: Pilkades Labusel Mengikuti Regulasi Nasional, Hentikan Tendensius yang Tidak Berdasarkan Fakta

Senin, 15 Juni 2026 - 04:56 WIB

Profesor Sutan Nasomal Acungi Jempol Atas Upaya Presiden Prabowo Menekan Berkembangbiak Tikus Ekonomi Grogoti Jalur Eksport Import !!

Senin, 15 Juni 2026 - 04:47 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Tetapkan Hukuman Mati Bagi LGBT

Berita Terbaru