SUBULUSSALAM— detikaceh.com Dalam rangka memperingati Hari Damai Aceh, keluarga besar SMK Negeri 1 Simpang Kiri turut menyampaikan pesan penting tentang menjaga perdamaian, persatuan, dan keharmonisan di Tanah Rencong.
Kepala SMK Negeri 1 Simpang Kiri, Sukri, menyampaikan bahwa perdamaian Aceh bukan sekadar sejarah yang diperingati setiap tahun, tetapi merupakan anugerah yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.
“Perdamaian adalah tanggung jawab kita bersama. Generasi muda harus memahami bahwa kedamaian yang kita rasakan hari ini lahir dari perjalanan panjang dan perjuangan yang tidak mudah. Karena itu, tugas kita adalah menjaga persaudaraan, menghargai perbedaan, serta mengisi perdamaian dengan pendidikan, karya dan prestasi,” ujar Sukri.
Menurutnya, lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai perdamaian kepada para siswa. Melalui pendidikan karakter, kedisiplinan, kebersamaan, dan kegiatan positif di sekolah, para pelajar diharapkan tumbuh menjadi generasi yang mampu menjaga persatuan dan membangun Aceh ke arah yang lebih baik.
“Anak-anak kita adalah generasi penerus Aceh. Mari kita bekali mereka dengan ilmu, akhlak, keterampilan dan semangat persaudaraan. Jangan sampai perdamaian yang telah diwariskan kepada kita terputus di generasi berikutnya,” tambahnya.
Peringatan Hari Damai Aceh menjadi momentum untuk kembali mengingat pentingnya merawat persatuan serta menjadikan perdamaian sebagai kekuatan untuk membangun masa depan.
Lewat disiplin, karya dan prestasi, generasi muda SMK Negeri 1 Simpang Kiri siap meneruskan estafet perdamaian demi Aceh yang semakin maju, aman, bersatu dan sejahtera.
Indahnya Perdamaian, Semangat Memupuk Persatuan.



































