Pelabuhan Lhokseumawe Perkuat Posisi Aceh sebagai Pusat Distribusi Energi Nasional, DJBC Dorong Hilirisasi untuk Dongkrak Devisa Ekspor

Detik Aceh

- Writer

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:45 WIB

5039 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Provinsi Aceh, khususnya melalui infrastruktur pelabuhan di Lhokseumawe, kini memegang peranan strategis sebagai pusat distribusi (hub) energi nasional. Wilayah ini menjadi gerbang utama lalu lintas importasi komoditas propana dan butana oleh PT Pertamina Patra Niaga guna menjamin ketahanan pasokan gas elpiji (LPG) untuk regional Sumatera Bagian Utara. Cakupan distribusi dari hub Aceh ini melayani skala kebutuhan energi untuk area Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, hingga Kepulauan Riau.

Posisi strategis sebagai hub distribusi ini tak pelak berdampak langsung pada postur neraca perdagangan daerah. Berdasarkan data kepabeanan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh, nilai devisa impor komoditas energi yang didominasi oleh negara asal Amerika Serikat (United States) ini mencatatkan angka yang tinggi. Sepanjang tahun 2025, importasi propana dan butana menembus angka USD 528 juta (92% dari total devisa impor Provinsi Aceh). Importasi pada periode Januari hingga Mei 2026 tercatat sebesar USD 231 juta (83% dari keseluruhan nilai impor daerah).

Kepala Kantor Wilayah DJBC Aceh menyampaikan bahwa transparansi data kepabeanan ini penting untuk memotret dinamika riil perekonomian daerah. “Menjadi hub jalur distribusi logistik regional adalah sebuah keunggulan infrastruktur. Namun, hal ini tidak bisa dihindari membawa tantangan tersendiri bagi Aceh untuk menciptakan dan mempertahankan neraca perdagangan yang surplus. Tingginya angka impor energi ini menuntut kita untuk memiliki strategi khusus guna mengakselerasi kinerja ekspor, sehingga devisa yang masuk tetap lebih tinggi daripada devisa yang keluar,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tantangan untuk mengimbangi tingginya nilai impor tersebut tergambar dari struktur ekspor daerah. Catatan kinerja ekspor Provinsi Aceh selama tahun 2025 menunjukkan bahwa pundi-pundi devisa daerah masih sangat bergantung pada sektor komoditas ekstraktif dan agrikultur primer. Batubara memegang kendali sebagai penyumbang tertinggi sebesar 67%, disusul oleh kopi (11%), Crude Palm Oil/CPO dan produk turunannya (10%), rempah dan produk tanaman (5%), produk kimia (2,6%) dan komoditas lainnya. Mayoritas produk ekspor tersebut saat ini masih didominasi oleh pengiriman bahan mentah (raw material).

Menilik fenomena data tersebut, sajian informasi kepabeanan ini diharapkan dapat menjadi referensi objektif dan bahan atensi bersama. Mendorong langkah konkret menuju hilirisasi industri dinilai dapat menjadi salah satu jawaban strategis. Transformasi dari ekspor bahan mentah menuju produk olahan bernilai tambah tidak hanya krusial untuk melipatgandakan devisa ekspor, tetapi juga diproyeksikan akan menciptakan multiplier effect yang memicu pertumbuhan industri pengolahan serta perluasan lapangan kerja lokal. (*)

Berita Terkait

Bea Cukai Aceh Gagalkan Dugaan Penyelundupan 2,9 Kg Emas ke Malaysia
IPAU Lantik Pengurus IPEMAPA Banda Aceh, Ketum Soroti Nilai Positif Feodal dalam Organisasi
Pastikan Struktur Enang-Enang Diperkuat, Kaposwil Satgas PRR Aceh: Boleh tapi Keselamatan Warga di Atas Segalanya
Porsi Pembagian Blok Andaman Dinilai Tak Adil, Senat Mahasiswa UIN Ar-Raniry: Koalisi Gubernur Aceh Jangan Loyo
TTI Soroti Dugaan Pemodal Besar di Balik Tambang Ilegal, Alat Berat Miliaran Rupiah Beroperasi
Pasca-Penerbitan SP3, Tim Kuasa Hukum Muhammad Amin dkk Layangkan Somasi Terbuka Terkait Dugaan ‘Trial by the Press’
Misteri Mess Sabang Kembali Mencuat, Mengapa Proyek Mangkrak Bernilai Puluhan Miliar Kembali Dilelang?
Mangkrak Bertahun-Tahun, Proyek Lanjutan Mess Sabang Bernilai Puluhan Miliar Kembali Ditender, Pergantian Kepala UKPBJ Picu Tanda Tanya

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:22 WIB

Jadi Sorotan! H. Affan Alfian Bintang dan Ketua DPRK Subulussalam Ade Fadly Pranata Bintang Hadiri Pelantikan Ketua DPD I Partai Golkar Aceh

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:40 WIB

Rp134 Juta Dana Ketahanan Pangan Lembah Haji Diduga Tak Jelas Penggunaannya

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:55 WIB

Profesor Sutan Nasomal Penanggungnawab Timpas Indonesia Minta Kapolri Perintahkan Kapolda Aceh Sidik PT..Alis!!

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:34 WIB

Didampingi Tim dan Keluarga, Ruslan Pardosi Resmi Daftar Calon Kepala Kampong Dah, Disambut Hangat Panitia P2K

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:33 WIB

SAH! Syukran Alias Gunung Resmi Daftar Calon Kepala Kampong Subulussalam Barat, Diantar Pendukung ke Sekretariat P2K

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:30 WIB

Bupati TRK Instruksikan Gerakan Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah di Nagan Raya

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:04 WIB

Sosok Suykran (Gunung), Bakal Calon Kepala Kampong Subulussalam Barat: Dikenal Pendiam, Rendah Hati, dan Aktif Bermasyarakat

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:52 WIB

Bea Cukai Aceh Gagalkan Dugaan Penyelundupan 2,9 Kg Emas ke Malaysia

Berita Terbaru