Target swasembada pangan, Polri & BUMDes Desa Kita Baru tanam 30 ribu jagung pipil Betras 1 Ha metode tumpang sari. Polsek Tapung Hilir kawal panen Agustus 2026.

Detik Aceh

- Writer

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:37 WIB

50120 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAMPAR, – Komitmen wujudkan swasembada pangan Asta Cita digerakkan dari Tapung Hilir. Polsek Tapung Hilir bersama BUMDes Berkah Bersama Desa Kota Baru melaksanakan tanam perdana 30.000 bibit jagung pipil varietas Betras di lahan seluas 1 hektar, Senin (8/6/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB di RT 008 RW 006, Jalan Baru, Desa Kota Baru, Kecamatan Tapung Hilir itu dipimpin Bhabinkamtibmas AIPDA Suhendra Wijaya mewakili Kapolsek Tapung Hilir AKP Khairil, S.H., Hadir dalam giat tersebut Kepala Desa Kota Baru Imam Nawawi dan perwakilan BUMDes Berkah Bersama Aan Kurniawan Syam.

Optimalkan Lahan 1 Hektar untuk Ketahanan Pangan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lahan milik warga yang dikelola BUMDes Berkah Bersama telah dipagar jaring untuk keamanan tanaman. Pemilihan metode tumpang sari bertujuan memaksimalkan hasil panen dari 1 hektar lahan serta menjaga struktur dan kesuburan tanah.

“Target kita jelas, swasembada pangan. Hari ini 30 ribu bibit Betras kita tanam bersama. Kita kawal sampai panen Agustus 2026,” ujar AIPDA Suhendra Wijaya di lokasi.

Kapolsek Tapung Hilir AKP Khairil menegaskan Polsek akan melakukan pendampingan berkelanjutan.

“Ini bentuk nyata Polri Presisi mendukung program pangan nasional. Commander Wish Kapolri kita laksanakan di tingkat desa,” sebutnya.

BUMDes Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa

Kades Kota Baru Imam Nawawi mengapresiasi kolaborasi lintas sektor ini. “Lewat BUMDes, kegiatan tanam ini jadi penggerak roda ekonomi. Hasilnya nanti untuk ketahanan pangan desa dan nasional,” kata Imam.

Aan Kurniawan Syam dari BUMDes Berkah Bersama menambahkan, varietas Betras dipilih karena adaptif dengan kondisi tanah di Desa Kota Baru. “Tumpang sari bikin 1 hektar ini produktivitasnya naik. Ini langkah mandiri pangan,” jelasnya.

Sejumlah petani yang ikut menanam berharap hasil melimpah.

“Semoga jagungnya subur. Kalau panen sukses, stok pangan desa aman,” ungkap salah seorang warga.

Sinergi antara Polri, Pemerintah Desa, dan BUMDes ini berjalan lancar dan kondusif sebagai wujud nyata pengawalan program prioritas pemerintah.

Sumber: Humas Polres Kampar
Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

GP Al Washliyah DKI Jakarta Apresiasi Ketegasan Presiden Prabowo Berantas Korupsi Tanpa Pandang Bulu
PW GP Al Washliyah Jakarta: Stop Sebarkan Hoaks, Jangan Ganggu Fokus Kinerja Kepala BGN Nanik S. Deyang
PMAKI Gelar Bimbingan Teknis Pencegahan Korupsi, KPK dan Komisi II DPR RI Tekankan Penguatan Integritas Pendidikan serta Kepemimpinan Berintegritas
HIMLAB RAYA Jakarta: Pilkades Labusel Mengikuti Regulasi Nasional, Hentikan Tendensius yang Tidak Berdasarkan Fakta
Profesor Sutan Nasomal Acungi Jempol Atas Upaya Presiden Prabowo Menekan Berkembangbiak Tikus Ekonomi Grogoti Jalur Eksport Import !!
Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Tetapkan Hukuman Mati Bagi LGBT
Demi Aceh Utara dan Amanah Mualem, Ayah Wa Temui Menteri Agama: Perjuangkan MTQ Nasional hingga Fasilitas Ibadah Pascabanjir
Ekonomi RI Dikabarkan Lemah, Ketum AKPERSI: Kita Punya Fondasi Kuat

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 02:08 WIB

Panitia SPMB UNIKI Gelar Rapat Persiapan Ujian CAT Mahasiswa Baru

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:55 WIB

Terdata Desil 8, Balita Korban Kecelakaan di Bireuen Sulit Berobat, Bupati Turun Tangan

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:10 WIB

25 Korban Banjir di Bireuen Diduga Setor Rp500 Ribu Usai Terima Bantuan, Keuchik Klaim Inisiatif Warga

Berita Terbaru