Demo Hari Ketiga Tolak Pergub JKA Makin Memanas, Massa Dorong Barikade Polisi Meski Diguyur Hujan

Detik Aceh

- Writer

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:19 WIB

50195 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH |  Aksi penolakan terhadap Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) kembali memanas di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Rabu (13/5/2026). Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Aceh nekat memaksa masuk ke pekarangan kantor gubernur meski hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Situasi memanas terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Massa mulai memadati gerbang utama Kantor Gubernur Aceh sambil melakukan orasi menuntut pencabutan Pergub JKA dan memperjuangkan hak masyarakat Aceh atas layanan kesehatan. Di tengah guyuran hujan, sorakan dan teriakan tuntutan terus menggema, membuat suasana semakin tegang.

Lima menit kemudian, tepat pukul 15.35 WIB, massa mulai bergerak maju dan langsung menekan barikade polisi serta Satpol PP yang bersiaga di depan gerbang utama. Dorongan ratusan demonstran membuat petugas kewalahan menahan laju massa yang terus berupaya mendekat ke kawasan kantor gubernur. “Hari ini kita duduki Kantor Gubernur Aceh, hidup rakyat Aceh!” teriak orator, membakar semangat massa aksi yang tetap bertahan di tengah cuaca buruk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat aksi yang makin membludak, arus lalu lintas di sekitar Kantor Gubernur Aceh sempat ditutup sementara. Jalan utama dipenuhi peserta aksi yang membawa spanduk, poster tuntutan, dan meneriakkan berbagai slogan perlawanan meski kondisi hujan tak kunjung reda.

Sementara itu, aparat keamanan terus berupaya menjaga situasi tetap terkendali dan meminta massa aksi untuk tetap tertib. Namun, hingga sore ini, belum ada keputusan konkret dari pemerintah terkait tuntutan pencabutan Pergub JKA, sehingga eskalasi protes justru makin meningkat. Hari ketiga aksi ini menjadi penanda tekanan publik terhadap Pemerintah Aceh kian besar dan belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda. (*)

Berita Terkait

Sorotan Pengadaan Distanbun Aceh: Temuan BPK Rp614,9 Juta, Paket Bibit, hingga Genset Rp320 Juta
Taruna Poltekpel Malahayati Meninggal, Kampus Bungkam Tanpa Penjelasan Resmi
Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Ucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kapolda Aceh
Bea Cukai Aceh Turut Bahas Sekuritas Bandara Sultan Iskandar Muda
Bea Cukai Aceh Musnahkan Barang Hasil Penindakan Senilai Rp1,83 Miliar
Nomor 0811683833 Milik Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Diduga Diretas, Masyarakat Diminta Waspada
Getar Desak APH Usut Tuntas Administrasi Pengangkatan Irban Inspektorat Aceh
Pergantian Inspektur Aceh Disorot, Publik Desak Pemerintah Buka Alasan dan Proses Penunjukan Plt

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Dengan Total Sekitar 1.300 PPPK Paruh Waktu di Gayo Lues, Audiensi ke DPRK Tekankan Urgensi Kejelasan Status, Kesejahteraan, dan Perpanjangan Kontrak yang Konsisten

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Pembangunan Gorong-gorong Titik 1 Siap 90 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:26 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:33 WIB

13 Ekskavator Bantuan Presiden Dikerahkan untuk Normalisasi Sungai Aih Bobo, Pemerintah Tinjau Efektivitas Pekerjaan di Blangkejeren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:19 WIB

16 Unit Alat Berat Dikerahkan ke Gayo Lues untuk Dukung Percepatan Rehabilitasi, Rekonstruksi, dan Pembangunan Huntap Pascabanjir

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Satgas TMMD ke-130 Pasang Gorong-gorong pada Pembukaan Jalan Menuju Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Program TMMD, Jalan Utama Menuju Huntara Kampung Pepelah Dibuka

Berita Terbaru

GAYO LUES

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Minggu, 25 Okt 2026 - 11:43 WIB