Lambang Garuda Pancasila Dirusak dalam Rangkaian Kericuhan Hari Damai Aceh

Detik Aceh

- Writer

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:04 WIB

50190 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Peristiwa perusakan lambang Garuda Pancasila terjadi di Banda Aceh pada Sabtu, 15 Agustus 2026, bersamaan dengan memanasnya rangkaian peringatan Hari Damai Aceh ke-21. Insiden ini bermula dari bentrokan di kompleks Masjid Raya Baiturrahman dan berlanjut hingga memicu kericuhan saat massa bergerak ke Pendopo Gubernur Aceh.

Kericuhan bermula usai salat Zuhur, ketika aparat melarang aksi pengibaran bendera Bulan Bintang oleh sejumlah peserta aksi di kompleks masjid. Teguran aparat itu berujung gesekan, saling lempar batu, hingga aparat membalas dengan beberapa kali tembakan peringatan dan gas air mata untuk membubarkan massa yang semakin tidak terkendali.

Sebagian massa kemudian bergerak menuju Pendopo Gubernur Aceh dengan membawa bendera Bulan Bintang. Ketika tiba di area pendopo, massa memasuki halaman, menurunkan bendera Merah Putih yang terpasang, dan mengganti dengan bendera Bulan Bintang. Aksi tersebut tidak berhenti di situ. Massa juga mencopot lambang Garuda Pancasila dari salah satu bagian bangunan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Simbol negara itu kemudian diseret di jalanan, diikat bersama bendera Merah Putih, dan diinjak-injak oleh sejumlah peserta aksi di kawasan sekitar pendopo, bahkan hingga melewati depan Kodim saat massa kembali melanjutkan arak-arakan menuju Gedung DPR Aceh.

Peristiwa ini mencoreng peringatan dua dekade lebih perdamaian Aceh, dan menimbulkan keprihatinan luas atas tindakan perusakan simbol negara yang selama ini menjadi pemersatu bangsa. Hingga malam, aparat gabungan masih melakukan penjagaan ketat di sejumlah titik strategis untuk mencegah meluasnya ketegangan di ibukota Provinsi Aceh.

Berita Terkait

6. Dugaan Mark-Up Pengadaan Kitab Otsus Aceh Mencuat, 71 Paket Bernilai Rp50,53 Miliar Jadi Sorotan
BIN Duga Ada Pihak yang Gerakkan Kerusuhan Saat Hari Damai Aceh
Bulan Bintang Dikibar dan Lambang Garuda Diturunkan, Peringatan 21 Tahun Damai Aceh Berakhir Ricuh
Ditembaki Gas Air Mata, Peringatan Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman Berakhir Ricuh
Fast Respon Nusantara Counter Polri Aceh Tegaskan Komitmen Awasi Tambang Ilegal, BBM Ilegal, Dan Narkoba
21 DPC Merapat, Sayuti Abubakar Jadi Kandidat Kuat Ketua Demokrat Aceh
Resmi! Ketua DPD LSM Trinusa Aceh Berhentikan Adi Saputra dari Jabatan Kadiv Pengamanan
Transparansi Bukan Sekedar Angka di Atas Kertas, Tapi Fakta Nyata di Lapangan yang Diakui Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 14:58 WIB

Sinergi Berkelanjutan Ditekankan Kapolres Bireuen dalam Setiap Agenda Penanganan Karhutla

Selasa, 1 September 2026 - 20:58 WIB

Sistem Buka Tutup Jembatan Krueng Tingkeum Kutablang Segera Berakhir

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Polres Bireuen Tebar Berkah di Kota Juang, Warga Membutuhkan Mendapat Paket Sembako

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:53 WIB

Profesor Sutan Nasomal Minta Presiden Prabowo Perintahkan Wapres Gibran Audit 32 Ribu korban BB

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:41 WIB

Kapolres Bireuen Terima Penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 02:08 WIB

Panitia SPMB UNIKI Gelar Rapat Persiapan Ujian CAT Mahasiswa Baru

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:55 WIB

Terdata Desil 8, Balita Korban Kecelakaan di Bireuen Sulit Berobat, Bupati Turun Tangan

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:10 WIB

25 Korban Banjir di Bireuen Diduga Setor Rp500 Ribu Usai Terima Bantuan, Keuchik Klaim Inisiatif Warga

Berita Terbaru