Porsi Pembagian Blok Andaman Dinilai Tak Adil, Senat Mahasiswa UIN Ar-Raniry: Koalisi Gubernur Aceh Jangan Loyo

Detik Aceh

- Writer

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:40 WIB

50143 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh | Senat Mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh menyoroti permasalahan Blok Andaman yang hingga kini belum menemukan titik temu. Menurutnya, pengelolaan Blok Andaman telah mencederai prinsip keadilan bagi Aceh. Seharusnya Blok Andaman, yang notabene merupakan wilayah geografis Aceh, memberikan hasil sesuai dengan yang telah tertuang dalam Perjanjian Damai MoU Helsinki. Indonesia juga tidak boleh menutup mata seolah-olah perjanjian damai tersebut tidak memiliki kekuatan hukum sehingga dapat dikesampingkan oleh Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2015. Oleh karena itu, mereka menilai kekuatan hukum Perjanjian Damai Aceh–Indonesia harus dihormati.

Zuhari Alvinda Haris, Ketua Senat Mahasiswa UIN Ar-Raniry, dengan tegas menyampaikan bahwa Mualem jangan bersandiwara seolah-olah semua yang dilakukan demi kepentingan rakyat.

“Permasalahan Blok Andaman harus menjadi perhatian serius Gubernur Aceh. Jangan membuat sandiwara di hadapan publik seolah-olah membela rakyat Aceh. Kami khawatir ada permainan yang terjadi dalam pengelolaan Blok Andaman ini. Dengan tegas kami sampaikan bahwa Mualem jangan mencoba memanipulasi rakyat Aceh melalui langkah-langkah yang berkedok untuk rakyat,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga meminta transparansi dokumen mengenai hal-hal yang sedang diperjuangkan. Jangan sampai lobi yang dilakukan Pemerintah Aceh berkedok untuk rakyat padahal kepentingan diri sendiri dan kelompok tertentu.

“Kami juga meminta Pemerintah Aceh membuka seluruh dokumen yang berkaitan dengan Blok Andaman. Jangan sampai terjadi pembohongan publik. Jangan sampai proses lobi pada akhirnya hanya menguntungkan diri sendiri maupun kelompok tertentu,” sambungnya.

Zuhari Alvinda Haris juga menyampaikan bahwa hingga hari ini belum ada koalisi politik Gubernur Aceh yang efektif dalam menciptakan kebijakan berbasis energi yang menguntungkan rakyat Aceh.

“Kami menilai hingga hari ini koalisi politik Gubernur Aceh belum efektif dalam menciptakan kebijakan berbasis energi. Kami sangat menyayangkan hal tersebut. Seharusnya, dengan berbagai sumber daya alam yang dimiliki, Aceh mampu mengelola sendiri kebutuhan energinya tanpa bergantung pada daerah lain. Hal ini juga menjadi salah satu bentuk kegagalan pemerintah dalam mengelola sumber daya alam di Aceh. Kami melihat ada korelasi mengapa Aceh selalu kalah dalam proses lobi dengan pemerintah pusat terkait Blok Andaman,” ujarnya.

Terakhir, Zuhari juga menilai Pemerintah Aceh selama ini hanya mengedepankan spirit perjuangan sementara dalam praktiknya dinilai belum menunjukkan sikap yang tegas terhadap pemerintah pusat.

“Pemerintah Aceh jangan hanya pandai menggertak pemerintah pusat dengan semangat perjuangan. Buktikan melalui tindakan bahwa Aceh benar-benar mampu menjalankan kewenangan khususnya tanpa intervensi pemerintah pusat. Jangan sampai Pemerintah Aceh menjadi boneka yang dimainkan oleh pemerintah pusat,” tutupnya.

Berita Terkait

Taruna Poltekpel Malahayati Meninggal, Kampus Bungkam Tanpa Penjelasan Resmi
Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Ucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kapolda Aceh
Bea Cukai Aceh Turut Bahas Sekuritas Bandara Sultan Iskandar Muda
Bea Cukai Aceh Musnahkan Barang Hasil Penindakan Senilai Rp1,83 Miliar
Nomor 0811683833 Milik Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Diduga Diretas, Masyarakat Diminta Waspada
Getar Desak APH Usut Tuntas Administrasi Pengangkatan Irban Inspektorat Aceh
Pergantian Inspektur Aceh Disorot, Publik Desak Pemerintah Buka Alasan dan Proses Penunjukan Plt
MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:35 WIB

Uji Keabsahan Pencalonan Nasti! Syarat Domisili dan Dokumen Kependudukan Jadi Pokok Keberatan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Bola Panas Pilkades Lae Mbersih: Pelanggaran Diakui, Sanksi Masih Abu-Abu

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:13 WIB

Sanggahan Belum Final, Berita Sudah Terbit! Tim Suryadi Pertanyakan Transparansi P2K Lae Ikan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Pers Jangan Dibungkam! Pemerintah Harus Siap Dikritik, Kapolsek Simpang Kiri Damaikan SWI dan Pj Kepala Desa Buluh Dori

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Pajri Manik Buka Suara soal Pilkades Bawan: Khairul Sahri Disebut Sah, Persoalan PAW BPG Dinilai “Salah Kamar

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:18 WIB

Kejar Jaringan Pemasok Ganja, Bea Cukai Lhokseumawe dan Bareskrim Polri Tangkap Kurir di Nagan Raya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Polres Lhokseumawe Tangkap Dua Pelaku Penculikan Warga Kaltim diduga Akibat Utang Rp124 Juta

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Kuasa Hukum Yakarim Munir Tegaskan Kliennya Tempuh PK, Dodi Candra: “Perkara Ini Lebih Tepat Ranah Perdata

Berita Terbaru