Tolak Investasi Tambang, DPD LSM Trinusa Aceh Dukung Penuh Perjuangan Masyarakat Beutong Ateuh

REDAKSI NAGAN RAYA - ACEH BARAT

- Writer

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:04 WIB

50196 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NAGAN RAYA : Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Swadaya Masyarakat Triga Nusantara Indonesia (DPD LSM Trinusa) Provinsi Aceh menyatakan dukungan penuh terhadap perjuangan masyarakat Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, dalam mempertahankan tanah adat mereka dan menolak izin investasi pertambangan di wilayah tersebut.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Ketua DPD LSM Trinusa Provinsi Aceh sekaligus Ketua DPC LSM Trinusa Nagan Raya, Yusri Mahendra (yang akrab disapa Abu Laot), melalui pesan tertulis pada Kamis (11/6/2026). Ia mengajak seluruh elemen masyarakat Beutong Ateuh untuk tetap solid dan bersatu.

“Masyarakat Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, harus tetap bersatu mempertahankan tanah leluhurnya dan dengan tegas menolak segala bentuk perizinan investasi tambang di sana,” ujar Abu Laot.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Potensi Dampak Ekologis dan Bencana yang Meluas. Menurut Abu Laot, jika kawasan pegunungan dan lembah Beutong Ateuh dipaksakan untuk dibuka bagi investasi pertambangan, dapat dipastikan akan terjadi kerusakan lingkungan yang parah dan memicu bencana geologi. Dampak destruktif ini tidak hanya dirasakan oleh warga lokal, tetapi juga akan meluas ke wilayah sekitarnya seperti Aceh Barat, Aceh Jaya, dan Gayo Lues.

LSM Trinusa memetakan beberapa ancaman krusial jika eksploitasi tambang tersebut tetap berjalan:

Ancaman Bencana Hidrologis Masif (Banjir & Longsor): Beutong Ateuh diapit oleh dua ekosistem terbesar di Aceh, yaitu Ulu Masen dan Leuser, serta dibelah oleh Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Meureubo yang sangat besar. Kerusakan di wilayah hulu dipastikan akan memicu banjir bandang, tanah longsor, dan kiriman material lumpur/kayu dalam skala masif yang bermuara hingga ke Aceh Barat (Meulaboh), Aceh Jaya, hingga berpotensi menenggelamkan wilayah Kabupaten Nagan Raya secara keseluruhan.

Lumpuhnya Akses Vital Antar-Wilayah:
Pegunungan Beutong Ateuh, yang dilalui oleh jalur lintas tengah (termasuk kawasan Gunung Singgah Mata), merupakan urat nadi penghubung utama ke pedalaman Aceh. Jika jalur darat ini hancur akibat aktivitas pertambangan, akses yang menghubungkan Pantai Barat Aceh dengan dataran tinggi Gayo (Aceh Tengah dan Gayo Lues) akan lumpuh total, sehingga daerah-daerah tersebut terancam terisolasi secara ekstrem.

Kerusakan Ekosistem dan Krisis Ketahanan Pangan: Kawasan ini adalah benteng pertahanan ekologis dan daerah resapan air. Hancurnya Beutong Ateuh akan menghilangkan fungsi hidrologis dan klimatologisnya. Dampak jangka panjangnya adalah kekeringan ekstrem di satu sisi, dan ancaman gagal panen massal di wilayah penyangga akibat terganggunya siklus iklim lokal.

Di akhir pernyataannya, Abu Laot kembali mengingatkan semua pihak bahwa pesona alam dan keseimbangan ekosistem Beutong Ateuh adalah warisan yang harus dijaga demi keselamatan generasi Aceh di masa depan. (*)

Berita Terkait

Gotong Royong Brimob dan Warga Bangun Akses Harapan di Desa Sikundo Aceh Barat
Kepala Bappeda Nagan Raya, Siddiqi Abdul Rahman Apresiasi BSI, OJK, dan FKIJK Perkuat Literasi Keuangan Syariah ASN
Peringati Hari Anak Nasional 2026, SDN Babah Krung Tanamkan Semangat Disiplin dan Cinta Anak
Semarak HUT ke-24 Nagan Raya: Ribuan Warga Padati Alun-Alun Suka Makmue, Siswi MIN Raih Hadiah Umrah
Nagan Raya Berusia 24 Tahun: Momentum Membakar Semangat Kebersamaan Seluruh Lapisan Masyarakat
Bupati TRK Instruksikan Gerakan Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah di Nagan Raya
Kasus BBM Bersubsidi di Nagan Raya Berkembang, Dua Operator SPBU Resmi Ditahan
Genderang Perang Terhadap Mafia BBM: Polres Nagan Raya Amankan 2 Ton Bio Solar Ilegal

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:15 WIB

Gotong Royong Brimob dan Warga Bangun Akses Harapan di Desa Sikundo Aceh Barat

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:41 WIB

Kepala Bappeda Nagan Raya, Siddiqi Abdul Rahman Apresiasi BSI, OJK, dan FKIJK Perkuat Literasi Keuangan Syariah ASN

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:19 WIB

Peringati Hari Anak Nasional 2026, SDN Babah Krung Tanamkan Semangat Disiplin dan Cinta Anak

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:11 WIB

Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:53 WIB

Seluruh Personel Polsek Blangkejeren dan Pospol Blangpegayon Lulus Tes Urine dalam Kegiatan Gaktibplin

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:26 WIB

Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:16 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Senin, 20 Juli 2026 - 16:50 WIB

Kajari Subulussalam Pendampingan Hukum Dana Desa untuk Cegah Penyimpangan dan Wujudkan Tata Kelola yang Akuntabel

Berita Terbaru