Tolak Investasi Tambang, DPD LSM Trinusa Aceh Dukung Penuh Perjuangan Masyarakat Beutong Ateuh

REDAKSI NAGAN RAYA - ACEH BARAT

- Writer

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:04 WIB

50185 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NAGAN RAYA : Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Swadaya Masyarakat Triga Nusantara Indonesia (DPD LSM Trinusa) Provinsi Aceh menyatakan dukungan penuh terhadap perjuangan masyarakat Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, dalam mempertahankan tanah adat mereka dan menolak izin investasi pertambangan di wilayah tersebut.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Ketua DPD LSM Trinusa Provinsi Aceh sekaligus Ketua DPC LSM Trinusa Nagan Raya, Yusri Mahendra (yang akrab disapa Abu Laot), melalui pesan tertulis pada Kamis (11/6/2026). Ia mengajak seluruh elemen masyarakat Beutong Ateuh untuk tetap solid dan bersatu.

“Masyarakat Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, harus tetap bersatu mempertahankan tanah leluhurnya dan dengan tegas menolak segala bentuk perizinan investasi tambang di sana,” ujar Abu Laot.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Potensi Dampak Ekologis dan Bencana yang Meluas. Menurut Abu Laot, jika kawasan pegunungan dan lembah Beutong Ateuh dipaksakan untuk dibuka bagi investasi pertambangan, dapat dipastikan akan terjadi kerusakan lingkungan yang parah dan memicu bencana geologi. Dampak destruktif ini tidak hanya dirasakan oleh warga lokal, tetapi juga akan meluas ke wilayah sekitarnya seperti Aceh Barat, Aceh Jaya, dan Gayo Lues.

LSM Trinusa memetakan beberapa ancaman krusial jika eksploitasi tambang tersebut tetap berjalan:

Ancaman Bencana Hidrologis Masif (Banjir & Longsor): Beutong Ateuh diapit oleh dua ekosistem terbesar di Aceh, yaitu Ulu Masen dan Leuser, serta dibelah oleh Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Meureubo yang sangat besar. Kerusakan di wilayah hulu dipastikan akan memicu banjir bandang, tanah longsor, dan kiriman material lumpur/kayu dalam skala masif yang bermuara hingga ke Aceh Barat (Meulaboh), Aceh Jaya, hingga berpotensi menenggelamkan wilayah Kabupaten Nagan Raya secara keseluruhan.

Lumpuhnya Akses Vital Antar-Wilayah:
Pegunungan Beutong Ateuh, yang dilalui oleh jalur lintas tengah (termasuk kawasan Gunung Singgah Mata), merupakan urat nadi penghubung utama ke pedalaman Aceh. Jika jalur darat ini hancur akibat aktivitas pertambangan, akses yang menghubungkan Pantai Barat Aceh dengan dataran tinggi Gayo (Aceh Tengah dan Gayo Lues) akan lumpuh total, sehingga daerah-daerah tersebut terancam terisolasi secara ekstrem.

Kerusakan Ekosistem dan Krisis Ketahanan Pangan: Kawasan ini adalah benteng pertahanan ekologis dan daerah resapan air. Hancurnya Beutong Ateuh akan menghilangkan fungsi hidrologis dan klimatologisnya. Dampak jangka panjangnya adalah kekeringan ekstrem di satu sisi, dan ancaman gagal panen massal di wilayah penyangga akibat terganggunya siklus iklim lokal.

Di akhir pernyataannya, Abu Laot kembali mengingatkan semua pihak bahwa pesona alam dan keseimbangan ekosistem Beutong Ateuh adalah warisan yang harus dijaga demi keselamatan generasi Aceh di masa depan. (*)

Berita Terkait

Bupati TRK Instruksikan Gerakan Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah di Nagan Raya
Kasus BBM Bersubsidi di Nagan Raya Berkembang, Dua Operator SPBU Resmi Ditahan
Genderang Perang Terhadap Mafia BBM: Polres Nagan Raya Amankan 2 Ton Bio Solar Ilegal
Gelar Konferensi Pers, Pemkab Nagan Raya Luruskan Isu Tunjangan Pegawai RSUD SIM
20 Anggota Brimob Batalyon C Pelopor Polda Aceh Terima Kenaikan Pangkat Periode 1 Juli 2026
PT Ryanda Utama Aceh Beri Ucapan Selamat atas Grand Opening Cek Lan Kupi di Nagan Raya
Hari Bhayangkara Ke-80: Polsek Seunagan Gelar Aksi Bersih-Bersih Rumah Ibadah Bersama Warga
Ahmad Zusrizal Dominasi Kategori Pro, Ini Daftar Juara Umum Kejurprov Grasstrack Kapolres Nagan Raya Cup 2026

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:22 WIB

Jadi Sorotan! H. Affan Alfian Bintang dan Ketua DPRK Subulussalam Ade Fadly Pranata Bintang Hadiri Pelantikan Ketua DPD I Partai Golkar Aceh

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:40 WIB

Rp134 Juta Dana Ketahanan Pangan Lembah Haji Diduga Tak Jelas Penggunaannya

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:55 WIB

Profesor Sutan Nasomal Penanggungnawab Timpas Indonesia Minta Kapolri Perintahkan Kapolda Aceh Sidik PT..Alis!!

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:34 WIB

Didampingi Tim dan Keluarga, Ruslan Pardosi Resmi Daftar Calon Kepala Kampong Dah, Disambut Hangat Panitia P2K

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:33 WIB

SAH! Syukran Alias Gunung Resmi Daftar Calon Kepala Kampong Subulussalam Barat, Diantar Pendukung ke Sekretariat P2K

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:30 WIB

Bupati TRK Instruksikan Gerakan Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah di Nagan Raya

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:04 WIB

Sosok Suykran (Gunung), Bakal Calon Kepala Kampong Subulussalam Barat: Dikenal Pendiam, Rendah Hati, dan Aktif Bermasyarakat

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:52 WIB

Bea Cukai Aceh Gagalkan Dugaan Penyelundupan 2,9 Kg Emas ke Malaysia

Berita Terbaru