Tolak Investasi Tambang, DPD LSM Trinusa Aceh Dukung Penuh Perjuangan Masyarakat Beutong Ateuh

REDAKSI NAGAN RAYA - ACEH BARAT

- Writer

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:04 WIB

50229 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NAGAN RAYA : Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Swadaya Masyarakat Triga Nusantara Indonesia (DPD LSM Trinusa) Provinsi Aceh menyatakan dukungan penuh terhadap perjuangan masyarakat Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, dalam mempertahankan tanah adat mereka dan menolak izin investasi pertambangan di wilayah tersebut.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Ketua DPD LSM Trinusa Provinsi Aceh sekaligus Ketua DPC LSM Trinusa Nagan Raya, Yusri Mahendra (yang akrab disapa Abu Laot), melalui pesan tertulis pada Kamis (11/6/2026). Ia mengajak seluruh elemen masyarakat Beutong Ateuh untuk tetap solid dan bersatu.

“Masyarakat Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, harus tetap bersatu mempertahankan tanah leluhurnya dan dengan tegas menolak segala bentuk perizinan investasi tambang di sana,” ujar Abu Laot.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Potensi Dampak Ekologis dan Bencana yang Meluas. Menurut Abu Laot, jika kawasan pegunungan dan lembah Beutong Ateuh dipaksakan untuk dibuka bagi investasi pertambangan, dapat dipastikan akan terjadi kerusakan lingkungan yang parah dan memicu bencana geologi. Dampak destruktif ini tidak hanya dirasakan oleh warga lokal, tetapi juga akan meluas ke wilayah sekitarnya seperti Aceh Barat, Aceh Jaya, dan Gayo Lues.

LSM Trinusa memetakan beberapa ancaman krusial jika eksploitasi tambang tersebut tetap berjalan:

Ancaman Bencana Hidrologis Masif (Banjir & Longsor): Beutong Ateuh diapit oleh dua ekosistem terbesar di Aceh, yaitu Ulu Masen dan Leuser, serta dibelah oleh Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Meureubo yang sangat besar. Kerusakan di wilayah hulu dipastikan akan memicu banjir bandang, tanah longsor, dan kiriman material lumpur/kayu dalam skala masif yang bermuara hingga ke Aceh Barat (Meulaboh), Aceh Jaya, hingga berpotensi menenggelamkan wilayah Kabupaten Nagan Raya secara keseluruhan.

Lumpuhnya Akses Vital Antar-Wilayah:
Pegunungan Beutong Ateuh, yang dilalui oleh jalur lintas tengah (termasuk kawasan Gunung Singgah Mata), merupakan urat nadi penghubung utama ke pedalaman Aceh. Jika jalur darat ini hancur akibat aktivitas pertambangan, akses yang menghubungkan Pantai Barat Aceh dengan dataran tinggi Gayo (Aceh Tengah dan Gayo Lues) akan lumpuh total, sehingga daerah-daerah tersebut terancam terisolasi secara ekstrem.

Kerusakan Ekosistem dan Krisis Ketahanan Pangan: Kawasan ini adalah benteng pertahanan ekologis dan daerah resapan air. Hancurnya Beutong Ateuh akan menghilangkan fungsi hidrologis dan klimatologisnya. Dampak jangka panjangnya adalah kekeringan ekstrem di satu sisi, dan ancaman gagal panen massal di wilayah penyangga akibat terganggunya siklus iklim lokal.

Di akhir pernyataannya, Abu Laot kembali mengingatkan semua pihak bahwa pesona alam dan keseimbangan ekosistem Beutong Ateuh adalah warisan yang harus dijaga demi keselamatan generasi Aceh di masa depan. (*)

Berita Terkait

Pemindahan Dapur MBG ke Sekolah Dinilai Perlu Dikaji, Efisiensi Anggaran Harus Jadi Pertimbangan
Saleh Ali PJ Keuchik Gampong Blang Baro Rambong Serahkan Stempel Keuchik Kepada Mustafa
Pendaki Hilang di Gunung, Keselamatan Harus Jadi Prioritas Setiap Petualang Alam
Maulid Nabi di Keude Seumot Diwarnai Khanduri dan Berbagi Santunan untuk Anak Yatim
Penuh Keceriaan, SDN Babah Krung Tutup Rangkaian Lomba HUT ke-81 RI dengan Pembagian Hadiah
Bola Panas Pilkades Lae Mbersih: Pelanggaran Diakui, Sanksi Masih Abu-Abu
Panen Jagung 0,5 Hektare, Yonif TP 856/SBS Beutong Raup Hasil Sekitar 1 Ton
Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW, Brimob Batalyon C Pelopor Hadirkan Ustadz Habibi An Nawawi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:28 WIB

Brimob Polda Aceh Gelar Bhakti Sosial di Masjid Ar-Rahman dalam Rangka Menyambut HUT Pasukan Pelopor ke-67

Jumat, 11 September 2026 - 15:54 WIB

Ardian Bongkar Dugaan “Permainan Kotor” Leasing dan Pemilik Mobil di Gayo Lues, STNK Masih di Tangan Penggadai

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Temu Ramah Kapolres Gayo Lues Bersama Insan Pers, Ajak Perkuat Sinergi, Tegaskan Komitmen “SIGAP”

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:45 WIB

Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Ikuti Penanaman Bawang Putih Serentak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 04:33 WIB

Penyedia Jasa Mengeluh, Pembayaran Sewa Alat Berat Pascabencana di Gayo Lues Tersendat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 02:10 WIB

Dana Desa Kutereje Disorot: Balai Desa Dianggarkan Berulang, Program Covid-19 2025 dan Drainase Rp 126 Juta Dipertanyakan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pemuda Bawa 2 Kg Ganja

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:40 WIB

Soroti Tren Belanja E-Purchasing, APH Diminta Awasi Ketat Dinas Pertanian Gayo Lues

Berita Terbaru