Prof Dr Sutan Nasomal Harapkan Presiden Tinjau Ulang Kenaikan Pajak Yang Mengancam Ekonomi Kerakyatan Di Indonesia!!!

Detik Aceh

- Writer

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:22 WIB

50168 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Kenaikan pajak hanya akan memperburuk perekonomian di Indonesia saja bahkan akibat pajak dinaikan akan banyak lagi. Proyek yang mengarah kebutuhan Rakyat seperti apertemen perimahan yang mangkrak dengan arti kata di berbagai sektor akan terkendala perusahaan yang gulung tikar pembuangan yang mangkat dllnya

Presiden mestinya diberikan masukan oleh para penasehat negara yang bertugas di sisi yth Bapak Haji Prabowo Subianto jangan menang wae diam beribasa sangat disayangkan segala sesutu pikirkan dapat dari apa yang akan diwajibkan kepada masyarakat maupun pengusaha ” Ujar Prof Dr Sutan Nasomal Pakar hukum Internasional Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia menjawab pertanyaan para pemimpin redaksi media cetak onlen dalam luar negeri dikantornya markas pusat partai Koalisi Rakyat Indonesia di bilangan Cijantung jakarta 3/6/2026 via telpon selulernya.

Prof Dr Sutan Nasomal : Rakyat Bangkrut Di Tengah Kenaikan Pajak Exstrem Kebijakan Presiden. Desakan untuk bisa bertahan hidup dan mendapatkan alur usaha sangat langka saat ini menurut Rakyat Indonesia. Lemahnya daya beli menimbulkan dampak pengurangan tenaga kerja secara meluas di semua provinsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ini persoalan perut warga negara Indonesia yang terancam dan kehilangan harapan bisa tercipta jutaan lapangan pekerjaan dan bernaung di bawah kendali sang Presiden yang berkuasa serta bijaksana

Menuju dua tahun kepemimpinan Presiden RI yang mulia Jendral Haji Prabowo Subiyanto menekankan Ekonomi Pancasila adalah harapan seluruh masyarakat. Dalam kutipan Berita
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Pancasila harus menjadi fondasi utama dalam pembangunan nasional, termasuk dalam membangun sistem ekonomi yang berpihak kepada rakyat.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam amanatnya saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Jakarta, Senin (4/6/2026).

Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH menyampaikan kepada media. Para pemerhati masyarakat telah mencermati kebijakan Pajak 22% saat ini yang tentu berdampak kepada kebangkrutan besar pada usaha masyarakat dan melemahkan sendi sendi jaringan nasional serta internasional di sektor ekonomi di wilayah Indonesia.

Ketentuan nilai pajak saat ini akan mempengaruhi semua bidang usaha yang masih terpuruk dan akan terus terpuruk. Apalagi nilai rupiah semakin kandas jatuh nilainya yang jelas berdampak naiknya atau berganti harga kepada puluhan ribu item jenis barang.

Harapan masyarakat menengah kebawah bahwa ada solusi jelas bahwa masyarakat menengah kebawah mendapatkan ruang untuk mampu mandiri menjalankan usahanya dengan meningkatnya daya beli masyarakat.

Kini persoalan bertambah lagi dengan kebijakan pajak 22% yang memberatkan. Apalagi pemerintah tidak berhasil mendorong meningkatkan daya beli masyarakat.

Sejarah Indonesia mencatat bahwa hanya satu Presiden yang mampu meningkatkan nilai rupiah dan kekuatan daya beli masyarakat di saat terpuruk nyaitu PROF BJ HABIBI. Kemudian hal selanjutnya tidak ada lagi Presiden yang mampu mengurangi beban di pundak masyarakat.

Apakah persoalan perut masyarakat tidak penting diperjuangkan.

Apakah persoalan daya beli masyarakat agar kembali kuat tidak penting diperjuangkan.

Prof Sutan Nasomal menghimbau kepada Pemerintah Indonesia agar lebih berani hadir membela masyarakat luas dari pada membela kepentingan para penari di atas penderitaan rakyatnya. Suara masyarakat ini mewakili 280 juta penduduk. Agar Presiden RI lebih mengutamakan kepentingan masyarakat.
Jangan dijadikan tumbal nafas masyarakat atas kepentingan sekelompok orang yang serakah dan tak perduli dengan rakyat yang tertindas

Narasumber : Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia Pengasuh Ponpes ASS SAQWA SAQWA PLUS Call Center 087719021960

Berita Terkait

Prof Dr Sutan Nasomal : Edukasi Keluarga Indonesia Bila Terjadi Perang, Apa yang Harus di Lakukan Sangat Penting
Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Syahbudin Padang: Ini Ancaman Kebebasan Pers Dunia
Tak Mudah Raih Istana Merdeka, Siswa SMAN 1 Simpang Kiri Buktikan Prestasi Nasional
Heboh! Siswa SMAN 1 Simpang Kiri Lolos Seleksi Nasional, Warga Subulussalam Bangga
Jalan Maut Aceh-Sumut Kembali Memakan Korban, Buluh Didi dan Tanjakan Kedabuhan Diteror Jurang Tanpa Pembatas
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah
Barack Obama: A Legacy of Progress and Change

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Kuasa Hukum Yakarim Munir Tegaskan Kliennya Tempuh PK, Dodi Candra: “Perkara Ini Lebih Tepat Ranah Perdata

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:31 WIB

Profesor Dr KH Suran Nasomal Penjab Timpas Sambut Hangat “PGRI Aceh Singkil Memulai Babak Baru, Bupati Ajak Perkuat Kolaborasi Membangun Pendidikan Berkualitas”

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:27 WIB

*Rawan Kecelakaan, Ketua IWOI Subulussalam Desak BPJN dan Pemerintah Perlebar Jalan Nasional Barsela

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:40 WIB

Prof Sutan Nasomal, Harapkan Presiden Prabowo Kabulkan Aspirasi Kader Pengurus Partai Kab. Aceh Singkil dan Kota Subulussalam Satu Dapil Mudahkan Pemilih!!!

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:41 WIB

Kampus dan Polri Bersatu! STAISAR Aceh Singkil Siap Jadi Benteng Edukasi Hukum dan Anti Narkoba

Berita Terbaru

GAYO LUES

Pembangunan Gorong-gorong Titik 1 Siap 90 Persen

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:01 WIB